icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Dignity ( Demi Harga Diri)

Dignity ( Demi Harga Diri)

icon

Bab 1 1. Curiga.

Jumlah Kata:1231    |    Dirilis Pada: 21/08/2022

lang ke rumah. Suri gelisah. Biasanya paling lambat pukul tujuh malam Pras sudah sampai di rumah. Jikalau pun Pras meeting atau sekedar mengobrol dengan c

istri yang cerewet. Bukan pula type istri yang selalu ingin merazia suami sendiri. Hanya saja ia khawatir karena tidak ada kabar d

h di luar rumah. Aku bukan anak kecil yang harus kamu beritahu k

kalau Pras memarahinya. Akhir-akhir ini Pras memang mudah sekali naik darah. Se

ras adalah sosok pemuda yang santun namun memiliki semangat juang yang besar. Mereka berdua berasal dari kamp

berjarak beberapa meter dan satu perusahaan pula. Mereka berdua melamar pekerjaan di PT Adi Busana Eka Cipta. Sebuah pabrik garmen besar di ibukota. Yang berbeda hanya jabatan mereka

ahirlah seorang putra tampan nan cerdas. Prawira Prasojo namanya. Wira,

kerja. Gaji sebagai buruh jahit tidak seberapa kat

a sudah mulai membaik. Begitulah, Suri berhenti bekerja, d

n tertinggi di perusahaan. Pras telah menduduki jabatan sebagai direktur utama PT Adi Busana Eka Cipta. Kedudukan

n tidak diangkat oleh sang empunya ponsel. Hingga nada panggil habis, ponsel juga tidak kunjung diangkat. Suri mengulangi panggilan. Perasaannya tidak tenang

al

sejenak. Berusaha menenangkan hatinya dulu baru berbicara. Terkadang

i mana? Sekarang sudah

i. Kamu pikir aku buta samp

engelu

mimu sedang me

ulang? Setidaknya mengabariku, Mas i

uk ongkang-ongkang kaki sepertimu di rumah. Jadi jangan cer

ik

nsel kala Pras menutup

kamu sekarang sudah tahu

tannya lagi. Saat akan beristirahat ke dalam kamar, motifikasi ponselnya berbunyi. Wanti, rekan kerjanya saat sama-sama bekerja sebagai buruh jahit dulu mengechatn

belum sakit

alau dirinya sedang sakit perut? Namun tak urung Suri membala

kit perut?" Suri membalas chat Wanti semb

perusahaan beserta keluarga. Hanya Mas Pras yang datan

emboho

edikit saja, langsung kumat." Walau dadanya terasa nyeri, Suri mengikuti s

a ingin menceritakan sesuatu. Tapi bagai

irinya dan Wanti sudah saling mengenal lama. Oleh karenanya saat nada suara Wanti bimbang seperti ini, Suri suda

an orang lain saja." Suri sedapat mungkin memperdengarkan nada suara yang biasa-

adap Bu Murni agak-agak terlalu akrab untuk hubungan antara ehm atasan dan bawah

e

gangkan. Berbagai macam syak wasangka berkecamuk di kepalanya. Murni Eka Cipta adalah pemilik perusahaan. Usia Murni

lu Bu Murni 'kan memang selalu dekat dengan sta

Coba kamu bayangin, Bu Murni mengambilkan makanan dan minuman unt

ni pada Mas Pras. Kata Mas Pras, ia bekerja ke

hanya tidak mau suudzon. Ia harus memastikan kebenarannya terlebih dahulu sebelum

kadang terlalu berlebihan, Ri. Aku takut, saat kamu menyadari kebenarannya nanti, semuanya sudah terlambat. Aku mengatakan ini karena aku menyayangimu. Kita sama-sama anak ran

tinya Wanti serius

nti ini tidak benar adanya. Namun apa yang disarankan oleh sahabatnya itu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dignity ( Demi Harga Diri)
Dignity ( Demi Harga Diri)
“Menjelang delapan tahun usia pernikahannya, Suri Hidayah merasa tidak bisa mempertahankan rumah tangganya lagi. Karena Prasetyo Prasojo, suaminya telah berubah menjadi sosok yang tidak lagi ia kenali. Pras berubah setelah karirnya melesat ke puncak. Dari seorang karyawan biasa, Pras kini menjadi seorang direktur pelaksana yang disegani. Pras lupa diri. Pras yang sekarang telah berdasi, kerap merudung Suri, secara fisik dan psikis. Merendahkan pendidikan Suri yang hanya tamatan SMP, serta mencela penampilan Suri yang menurut Pras norak alias kampungan. Dalam pandangan Pras, perempuan sempurna itu haruslah seperti Murni Eka Cipta. Anggun, cerdas, berpendidikan tinggi juga berharta. Murni adalah lady boss perusahaan tempat Pras bekerja. Suri yang sakit hati, dalam diam terus berusaha memperbaiki diri. Ia mencoba mengubah penampilannya menjadi lebih baik, dan juga belajar mencari penghasilan sendiri. Suri secara otodidak belajar memasarkan hasil rajutannya melalui media sosial. Hanya saja Suri terkendala dengan masalah modal. Ia tidak mempunyai cukup dana untuk membeli benang-benang dalam jumlah besar untuk keperluan merajutnya. Adalah seorang Damar Adhiyatna, mantan suami Murni yang kebetulan bertemu dengan Suri secara tidak sengaja. Damar adalah pemilik PT. Karya Tekstil Adhiyatna. Perusahaan yang bergerak dalam bidang benang jahit. Damar yang mengetahui kesulitan Suri bersedia membantu dengan sistem barter. Damar memasok benang, dan Suri memajang hasil rajutannya di toko kerajinan tangan ibunya. Bagaimana perjuangan jatuh bangunnya Suri dalam mengumpulkan serpihan harga diri? Bagaimana juga akhir kisah cinta segitiga antara Suri, Damar, Pras dan juga Murni? Cerita ini akan menjadi saksi betapa kekuatan cinta akan mengubah segalanya. Cinta sejati itu tidak pernah pudar karena rupa, dan tidak padam dimakan usia.”