icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mimpi Kelam Lilian

Bab 2 Mencari Gara-gara

Jumlah Kata:1528    |    Dirilis Pada: 07/08/2022

yiapkan ruangan dan materi yang sekiranya sesuai dengan profil Jaden, i

maaf saya sedi

ri ikut bergabung beberapa m

an kali ini. Selain dirinya, perwakilan dari divisi Media Planner, Creative Director, se

abung, Tuan." Greg ter

terkenal yang sedang naik daun. Greg tentu saja akan memberikan

adi magnet yang bagus untuk perusahaan agensi periklanan milik Gr

n. Akan kami pastikan, semua yang Anda inginkan akan kami sediakan dan

kerjasama pada perusahaannya, nantinya akan menarik leb

tu yang mungkin Anda inginkan untuk proyek iklan komersial atau apa pun it

lui Lilian. Dan Lilian yang kemudian akan mengurus segala kebu

sabar ingin segera memulai proyek

nanti. Ditambah, Anda memiliki begitu banyak karyawan muda yang energik dan ca

kemampuan mereka semua layak untuk diperhitungkan. Aku dengar Anda begitu kewalaha

ku tak sanggup untuk melayani mereka semua, Tuan!" Jaden memut

ryawan kami yang merupakan penggemar Anda. Terima kasih juga untuk acara sesi foto dan tanda tangan

n akan memuaskan keinginan Anda, Tuan." Greg menjabat t

formal padaku." Jaden menerima ulu

u juga dapat melakukan hal

reg! Teri

untuk mengikuti Greg dari belakang. Jade

pekerjaan kalian pada Lilian, agar ia dapat memeriksanya." Greg memerintahkan para karyawan dibidangny

an dan utarakan hal-hal yang mungkin belum tersampaikan pada meeting kita t

ima kasih Greg,"

serahkan padamu." Greg menepuk ringan bah

kan menemani Anda. Semua jadwal Anda

an berlalu meninggalkan Li

ak dan menjelaskan isinya agar dapat segera Anda tanda tangani" Li

ilian dengan formal. Lilian hanya mengangguk dan

ng dan terlihat sangat profesional. Kekurangannya adalah tak ada sedikit pun senyum darinya.

terpesona oleh ketampanan Jaden saat ia melewati banyak meja kerja para karyawan perusahaan tersebut. Bahkan tak se

hatlah, itu Ja

amar di sana-sini saat mereka menyusuri selasar yang penu

gitu menikmati momen-momen itu. Ia telah terbiasa menerima

jelas kemana pun ia pergi, para wanita pasti akan selalu mengerumuninya. Bahkan

ampak tak terpengaruh dengan kehadirannya sejak ia datang tadi. Wan

kantor Tu

t Lilian mempersilakan merek

Saya akan mengantar kalian ke

ini cukup nyaman." Jaden mulai berkelil

kan mempersiapkan kontrak kalian." Lilian mempersilakan

anya dan bergegas memeriksa tump

aman, Lilian." Jaden

ndekati meja Lilian. Dengan natural ia mulai meliha

erik Jaden. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan yang mungkin

menatap Jaden sejenak dan h

saat ini. Lilian masih sibuk mencari berkas yang

kahan di sini. Aku penasaran seperti apa calonmu nanti." Jaden mulai usi

erasa sedikit menyesal karena

ona Lilian untuk mempersiapkan kontrak kita?" Seth mu

h." Jaden tersenyum lebar sembari meleta

an kembali Jaden dan Seth untuk duduk setel

embacakan isinya untuk kalian." Lilian membuka berkas-be

bisa memeriksa itu

datanganinya sekarang," Lilian menyodorkan ber

da kopi tadi?" tanya Jaden tiba-tiba. Ia men

Lilian?" Jaden tersenyum sembari mempe

apannya karena teringat kejadian yang kurang mengen

tangannya di dadanya. "Lilian, bisakah kau tak terlalu formal dan kaku pad

g suka bercanda, mungkin maksudnya adalah ia tak terlalu suka dengan

jak aku datang ke kantor ini," keluh Jaden tiba-tiba. Seth yang terkej

berusaha bersikap profesional," ia menjawa

ofesional di sini. Bukankah karyawan periklanan

belalak gemas den

kau tak berbicara formal padaku." Ja

engan kelakuan Jaden yang tampak jelas sedang mencari gara-gara

an menandatangani kontraknya, aku akan mempersiapkan minuman untuk kalian." Kali ini

tadi terkesan begitu menyeramkan di mata mereka. Mereka hanya menatap kepergian Lilian dengan

gerikan!" Gumam Jaden sam

****

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mimpi Kelam Lilian
Mimpi Kelam Lilian
“Kisah spin off Lilian (Mera dalam Kiss for Prince Kouza). Warning 21+ harap bijak dalam membaca. Lilian Audrey Grey, gadis misterius yang penuh dengan rahasia kelam dan memiliki kemampuan spesial yang unik, mengalami perubahan besar dalam hidupnya. Ia mau tak mau harus berurusan dengan Jaden, pria berengsek yang kasar dan sangat membencinya itu. Jaden selalu mengintimidasinya karena warisan dari neneknya yang Lilian terima tanpa sepengetahuannya, membuat pria itu menganggapnya sebagai penipu yang licik. Pria itu selalu mengganggunya, hingga akhirnya Lilian tak berkutik saat dihadapakan pada sebuah ancaman dan perjanjian kontrak mesum tak bermoral secara sepihak dari pria yang membencinya itu. Kontrak apakah itu? Apakah Lilian akhirnya menyetujui kontrak meresahkan yang sangat menggodanya bagaikan madu tersebut dan menyerah pada Jaden? Lalu bagaimana dengan Jaden sendiri? Apakah ia akhirnya dapat melihat Lilian dengan cara yang berbeda saat mengetahui rahasia kelam dan unik tentangnya? Atau ia akan tetap pada pendiriannya untuk menyiksa wanita itu dan menganggap Lilian sebagai wanita penipu selicik ular seperti sebelumnya?”