icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perangkap Tuan CEO

Bab 2 Jadilah Pacarku!

Jumlah Kata:1332    |    Dirilis Pada: 20/07/2022

dis itu sudah berada di dalam kantor Arthur demi menyerahkan laporan bulanan yang baru selesai dia kerjakan itu. "Apalagi Tuan Ar

Lalu dengan langkah kaki secepat kilat gadis itu segera menuju pada satu-satunya undakan tangga di

di bawahnya. Beberapa kali Eva juga terseok seperti terkena se

al saja bersama Ibu." Akan tetapi itu hanya impian belaka karena saat ini dia harus berhad

ya telah terenggut dari dalam tubuhnya. Rasanya, Eva ingin pingsan di tempat, bersama tubuhnya y

berdiri angkuh di luar pintu. Kedua lengan jatuh bebas di udara, dan mata memandang

a sudah berjalan cepat dengan wajah menunduk demi mendekati Arthur. 'Bersikaplah biasa saja, Eva! Jika kau ingin segera keluar

Gila, bahkan suaranya saja seperti petir

Arthur, tapi justru itulah hal yang paling wajar. Tidak ada

dan tegas milik Arthur, Eva menyerahkan laporan itu di atas meja Arthur. Dorongan p

yaraf wajahnya. Akan tetapi jika memang begitu lalu kenapa Arthur bisa terlihat sangat bengis dan kejam? Be

i tadi tidak bisa ditahan agar tidak tersengal. Pacuan jantungnya semakin menggila apalagi kala dia diam-diam melihat telapak t

esai diperiksa, akan tetapi jemari

tetapi, sial, suaranya terlalu susah untuk dikeluarkan. Bahkan hanya un

aat ini membuat Eva seperti mend

gan napasku?' Eva men

tidak bisa berkonsentrasi. Apa kau sen

A

ya pada sosok CEO yang berada di depannya untuk saat ini. Wajah Eva masih pucat pas

rik sekilas pada Arthur yang duduk tak peduli sembari melihatnya. 'Apa dia gila

ebagai konsekuensinya tenggorokannya kini serasa perih. Sembari memegang tenggorokanny

g kem

perusahaan ini. Tidak ada yang lebih masuk akal dari itu, a

an maka dari itu Arthur berusaha me

ah memikirkan barang-barang apa yang akan dia kemas terleb

i itu menyingkirkan laporan itu, menggesernya ke tepi sampai di ujung sikunya.

dan tulang punggungn

i tengah kesenyapan ini, suaranya yang serak dan

ubuhnya yang layu dan gemetar

peray

n, atau perayaan hari nasional negara yang berhubungan dengan kepahlawanan, atau bisa jadi

orang sibuk membeli cokelat da

iya besok adalah perayaan valentine, Tuan." Eva berdeham d

asih tanpa ekspresi CEO itu tidak melepaskan Eva sedikit pun yang sa

ja Eva yang tidak memuaskannya, maka dari itu CEO tersebut menduga bahwa semua ini terjadi karena Eva lebih fokus pada asmaranya? Iya, bisa saja

ekerjaan bergengsi ini maka dia akan melakukan apa pun yang dia bisa. Masih banyak uang yang harus dia tabung, da

waban atau penjelasan lanjutan dari Eva. Kini wajahny

ubuh tinggi semampainya saja seperti penguasa yang mematikan. Eva masih memperta

bagi Eva. Gadis itu beringsut mundur walau dia sama

dalam hati. 'Kenapa Tuan Art

dan kini berada pada jarak sangat dekat dengan Eva. Ujung lutut Ar

i melirik pada sepatu mengkilap milik Arthur. 'Dia tidak

pelan CEO itu mencubit dagu tersebut, memaksa Eva untuk menatap mata Arthur secar

ngak. Akan tetapi karena keputusannya itu, justru membuat Arthur semakin memaksa wajah Eva

at gadis itu melihat langsung pada mat

h senti sebelum dia bisa menyentuhkan kulit wajahnya den

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perangkap Tuan CEO
Perangkap Tuan CEO
“"Menjadi milikku adalah keharusan bagimu, karena aku menginginkan hal itu. Tubuhmu, jiwamu, setiap jengkal kulitmu. Hanya aku yang boleh memilikinya, dan hanya aku."”