icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mafia in The Morning

Bab 7 Sariawan desuka

Jumlah Kata:1647    |    Dirilis Pada: 22/03/2022

g bekerja seperti ini. Dia masih jetlag. Dia sudah di foto dan diukur tubuhnya layak

sekali, good! good!" ka

i sudah pening tujuh kelilin

itu senioritasnya sangat kental. Kalau dia tidak nurut yang ada nanti susah hidupnya. Sebelum photographer tadi minta ganti set lagi, d

atang." salam orang-ora

ke sini. Dia pikir laki-laki itu terlalu sibuk dan akan mendiamkannya

malam Mam

a kulitnya yang putih sangat kontras dengan pakaiannya. Hanya kemeja saja sudah bisa membuat seseorang berkali li

ona-nona di sana tidak perlu repot-repot mengukur badan saya. Jika boleh saya tahu apa mungkin saya bisa membuat kostum sendiri? Karena saya biasa

i Mamoru bisa saja membeli kostum jadi at

yum

Y

ud

tawa kecil dan duduk di kursi yang disediakan. Mamoru juga langsung duduk berhadapan dengannya. Mamoru mengangkat tangannya dengan posisi telapaknya terbuka.

E

yumi hanya memegang botol itu tidak melakukan apa-apa. Tapi Mamoru makin menatapnya tajam. Mayumi mau tidak mau menenggak air mineral itu. Rasa dingin da

sih Mamoru-san

an langsung tersenyum padanya karena seingatnya gadis itu masih marah padanya. W

ol

ah

ndiri. Akan bilang ti

a uang untuk membeli perlengkapan. Sa

lu. Akan d

isa begitu.

ingin b

u saja ingin bek

kerja. Mayumi ingin bahan

Rikimaru menjawab. Orang yang sejak tadi

Mamoru tidak mendengarka

baju, p

E

anti baju dan kembali ke pakaian dress lolithanya. Wajahnya memerah saat mengingat bahwa dress ini kiriman Mamor

Mayumi dengan intens lagi. Wajah Mayumi semakin te

kasih atas

nti

a yang memerah. Tapi seluruh tubuh

ajak

orang yang menjemputnya ke sini. Tapi ngomong-ngomong orang berkipa

. Dia kembali lagi ke depan gadis itu dan menarik tangannya agar ikut berjalan bersa

r kalau Mamoru akan membutuhkan bodyguard yang banyak melihat bahwa laki-laki ini sepertinya o

ndaraan di sini atau mencari rute transportasi umum, kau tidak perlu lagi meny

anya mel

pa yang saya katakan? Saya ing

ak b

api saya tidak mau terus merepotkan Mamoru-san. Apalagi jika saya bekerja di

merep

sudah dua puluh tiga tahun. Saya harus

hay

unia? Apa keberadaan saya membahayakan Mamoru-san? atau ada yang menginc

nya dengan tatapan mata. Mayumi mulai frustasi karena orang di sebelahnya

edang sariawan jadi ti

ru semakin menatap tajam Mayumi. Rikimaru di kursi pengemudi ce

an kami hanya tidak banyak bica

engerti kenapa tidak boleh

ah ada seorang pramusaji yang menunggu untuk mengantar mereka ke meja. Restoran ini bukan restoran biasa. Ada ruang privasi untuk maka

. Saya bisa makan di apartemen. Suda

n berhenti be

ru-sa

dan menyodorkannya ke depan mulu

moru menyuruhny

u. Tidak tahu saja jantungnya sudah berdetak dengan kencan

i setelah dia membunuh orang di depa

dulian Mamoru. Tapi tetap saja laki-laki itu adalah idolanya. Hati pengkhianatnya terus berbunga-bunga menikmati

tanya

" jawabnya

Mamoru dan Rikimaru seperti mengabaikan suaranya Masih banyak sekali hal yang perlu ditanyakan seputar pekerjaan. Tetang statusnya jika Mamo

a masuk ke dalam. Mayumi sudah dag dig dug takut apa yang Mamoru inginkan. Ma

mau kau lakukan?

id

ngit kaget m

rumah sendiri? Kenapa kau tidak

H

a dengan mudah. Mayumi panik saat merasa kakinya

an, turun

H

Tidak sakit sih hanya refleks. Mamoru belum selesai. Di

dak boleh M

e

nya marah. Sekarang dia takut karena memukul Mamoru den

u.. aku tidak

memukul kepalanya. Bahkan ayahnya sekalipun tidak

a Mayumi. Dia menyamankan kepalanya di bagian tubuh yang empuk itu. May

mnya dengan

ur. Tidur yang benar. Aku bis

Mayumi langsung kaku. Rasanya dingin sekali. Dia tahu Mamoru-sa

enendangnya, dia

am mencoba menetralkan detak jantungnya. Tidak bakal terdengar

" gumam

inya. Mamoru tidak peduli. Dia menjentikkan jari dan lam

ngar suara napas teratur Mamoru. Mayumi tidak menyangka orang ini sungguhan ti

nyebalkan ini. Jika Mayumi bisa melihat dalam gelap, dia akan melihat kening Mamoru berkeru

enyeba

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mafia in The Morning
Mafia in The Morning
“Mayumi baru saja habis kontrak dari pekerjaan lamanya. Sambil mencari pekerjaan baru, dia ikut sebuah acara Jepang dan menjadi volunteer di sana. Keberuntungan ada dipihaknya saat dia menjadi LO seorang guest cosplayer favoritnya. Mamoru V, seorang cosplayer tampan asal Jepang yang menjadi idolanya dari sejak dia berada di bangku SMA. Sesuatu hal yang tidak terduga terjadi. Saat akan mengantar guest itu untuk pergi ke studio poto, mereka dihadang sekumpulan bersenjata. Mobil mereka dikejar dan ditembaki sampai harus bersembunyi di gedung terbengkalai. "Mamoru-san anoo.. itu properti cosplay kan ya?" tanya Mayumi takut saat melihat idolanya mengeluarkan sebuah pistol dari dalam tas. "Mn." Suara tembakan terdengar.”
1 Bab 1 Volunteering Day2 Bab 2 Studio Photo3 Bab 3 Silent Not Mad4 Bab 4 Surprise5 Bab 5 Move to Japan6 Bab 6 Mamo's Brother7 Bab 7 Sariawan desuka 8 Bab 8 Ask9 Bab 9 Snow White Lick10 Bab 10 His Throat Go Dry11 Bab 11 Keep Mamoru Temper Down12 Bab 12 Meeting an Old Acquitance13 Bab 13 That School Girl Who Got Bullying14 Bab 14 Fujiwara's Challenge, Not for you Mr Mafia15 Bab 15 Aniki, Deathly Weapon and Mom16 Bab 16 Watch Your Back17 Bab 17 Handsome Bodyguard But He18 Bab 18 A Late Night Visit, Ryoushin ni Shikarareta19 Bab 19 Something in The Backstage20 Bab 20 Fujiwara Solve The Problem Mamoru Still Mad21 Bab 21 Just Follow Kaasan, Okey22 Bab 22 Suddenly Becoming Maid23 Bab 23 Help Me Mr Mafia24 Bab 24 A Fear for Love One25 Bab 25 Trapped in Mafia Mansion No!26 Bab 26 Run will be Hard27 Bab 27 Reason Fujiwara Like That