icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Merebutmu Kembali

Merebutmu Kembali

icon

Bab 1 1. Alhamdulillah

Jumlah Kata:1590    |    Dirilis Pada: 02/02/2022

guhan dalam menghadapi masalah pun membuatnya tampak mempesona. Itulah yang disebut kecanti

*

an menjadi sat

h dia men

ihat dengan jelas ke dalam. Matanya nyalang dengan tubuh gemetar. Chandani mengepalkan tangannya kuat hingga buku jarinya memutih.

ang ibu yang selama ini dia banggakan tengah bermesraan dengan seora

tebal mirip "Angelina Jolie". Tinggi badan seratus enam puluh sentimeter dengan berat empat puluh tiga kilogram. Wanita bertubuh tinggi ku

. Masa lalu yang gelap kerap menghantui perjalanan hidupnya, seolah tak rela jika dia lupakan. Bermula dari kejadian pahit di masa silam, kemudian ayahnya sakit keras, dan ki

*

ban berat yang menggelayut di betis. Chandani tak menyangka ibunya akan melakukan hal sekeji ini. Ibunya yang pendiam ternyata

hlah

ketahuinya ini, sama saja dia ingin membunuhnya. Sang ayah tengah sakit keras, tentu Chandan

um." Chandani

," jawab Alia. "Teteh udah pulang? Katanya ba

ntur wajah tak jauh berbeda dari sang kakak. Alia cantik dengan bentuk wajah oval, mata monolid, hidung lurus, dan bibi

sai cepet tadi. Alhamdulillah, Teteh, b

an tadi, sekara

handani memals

uh selidik. Dia melihat mata kakaknya yang

, Teteh, nggak nangis, kok." Mulu

is nangis kan?" Sekali lagi Alia menat

. Kamu pasti cape habis jagain papa seharian." Tangan Cha

akaknya. Dia memang lelah setelah seharian menjaga ayahnya yang lumpuh.

anti kalo makan malam sudah si

a mengacungkan kedua jempoln

nengadah, menatap kosong ke langit-langit rumah. Yang dia lihat di butik tadi sungguh mengejut

erisak.. Dia membekap mulutnya dengan bantal sofa agar dapat meredam su

cengkram kuat kulit sofa. Ingin rasanya dia m

i. Seolah takkan ada cahaya terang. Seolah hidupnya ditakdirkan

*

k berkilauan kala terpapar sinar sang surya. Tak luput pula kabut putih yang mengambang di udara membuat dingin suasana pagi terasa merasuk ciri

nda. Dia mengecup kening

tersenyum manis

a saja meski bayangan pengkhianatan ibu

ngitari sebuah meja bundar

ada investor penting datang ke butik." Miranda

. Dia merasa curiga. 'Investor kok

ain papa lagi, y

ia mematuhi pe

aaf, aku harus berangkat sekarang. Assalamualaikum."

matullahi wabarakatuh,"

" tanya Mirand

ngkat sebelah bahunya s

dengan serius sikap putri sulungnya itu. Mere

yang menyadarkannya C

ongak menatapnya yang du

e perhatiin ngelamun teru

ahnya menampakan keraguan. "Aku cuma lagi mikirin presentasi nanti.

kus. Karena kalo lo gugup, sebagus apa pun proposal yang lo presentasikan, past

ya, Lis, udah ingetin aku. Semoga presentasi nanti berjalan lanca

ungkupkan kedua tela

ng, lalu kembali pusat membaca le

i ngucap Bismilla

syaallah."

a tersenyum puas kala ber

ngar suara pintu diket

mu kita udah datang

ngkit dari duduknya. "Aku

mpolnya. "Awas! jangan gugup

gguk dengan tegas lalu

impin sang ayah. Hari ini merupakan hari penting bagi wanita muda itu. Karena hari ini dia akan k

sapa Chandani dengan seny

rang perempuan yang berada di ruangan te

baran nggak bisa mengikuti rapat lagi. Beliau ada pertemuan penting dengan Pak Menter

mbungan apa, Gmeet atau Zmeet?

Gapapa lewat po

andani paham. "Baiklah, kit

i pendengar di sisi lain menyetel camera off. Sehi

baca proposal yang saya berika

engangguk

un mulai m

itu ingin memasarkan produk kain dari perusahaannya ke luar negeri. Chandani merasa kualitas kain produksi dari perusahaannya cukup baik dan memenuhi syarat sebagai barang untuk ekspor. Target pemasaran produk

gang. Prospek investasi ini akan menguntungkan jika semuanya berjalan sesuai rencana. Saya a

ngguh menjanjikan. Ditambah lagi Direktur Utamanya yang cerdas lagi santun. Seket

dan beberapa saat kemudian, dia pun

ingkat. Beliau mengatakan semakin tertarik un

snis besar seperti Aldebaran akan tertarik berinvestasi di perusahaan kecilny

uk segera membawakan f

aan. "Baik, Pak. Setelah ini saya akan mempersiapkan segalanya

ik,

' Batin Chandan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Merebutmu Kembali
Merebutmu Kembali
“Warning 18+ ! Terdapat unsur kekerasan, kata-kata kasar dan intimidatif serta adegan dewasa lainnya. Blurb : Trauma? Banyak orang yang berusaha untuk sembuh dari trauma, ada juga yang memilih lari dari kenyataan. Masa lalu Chandani yang telah memberikan trauma sangat mendalam, kini muncul kembali. Bahkan sumber trauma tersebut mencoba untuk mempersunting Chandani. *Apakah Chandani akan menyetujui lamaran itu? *Ataukah Chandani akan lari dari kenyataan? Ketika kegelapan menjadi satu-satunya cahaya.”
1 Bab 1 1. Alhamdulillah2 Bab 2 2. Insyaallah3 Bab 3 3. Lamaran4 Bab 4 4. Cobaan5 Bab 5 5. Laku6 Bab 6 6. Kepedihan7 Bab 7 7. Kepedihan 28 Bab 8 8. Pilu9 Bab 9 9. Penyakit hati10 Bab 10 10. Kenakalan Alia11 Bab 11 11. Kerinduan12 Bab 12 12. Ikatan13 Bab 13 13. Egoisku14 Bab 14 14. Gelapku15 Bab 15 15. Gelapku 216 Bab 16 16. Ratapan17 Bab 17 17. Teman Baru18 Bab 18 18. Love Yourself19 Bab 19 19. Takdir20 Bab 20 20. Takdir 221 Bab 21 21. Keberanian22 Bab 22 22. Jatuh sayang23 Bab 23 23. Tinggal bersama24 Bab 24 24. Mimpi buruk25 Bab 25 25. Pesta26 Bab 26 26. Kacau27 Bab 27 27. Kacau 228 Bab 28 28. Penculik29 Bab 29 29. Pencemaran nama baik30 Bab 30 30. Kekhawatiran Chandani31 Bab 31 31. Korupsi32 Bab 32 32. Terciduk33 Bab 33 33. Ragunan34 Bab 34 34. Prasangka35 Bab 35 35. Gundik36 Bab 36 36. CPR37 Bab 37 37. Curang38 Bab 38 38. Wanita hebat39 Bab 39 39. Ketangguhan40 Bab 40 40. Gelisah41 Bab 41 41. Bersadrah42 Bab 42 42. Pertolongan43 Bab 43 43. Pendosa44 Bab 44 44. Geram45 Bab 45 45. Kepala Karang46 Bab 46 46. Siapa anak itu 47 Bab 47 47. Canggung48 Bab 48 48. Tidak berguna49 Bab 49 49. Persidangan50 Bab 50 50. Tikus51 Bab 51 51. Jodohkan kami52 Bab 52 52. Musibah53 Bab 53 53. Tegar54 Bab 54 54. Bahagia55 Bab 55 55. Gamang56 Bab 56 56. Masa lalu57 Bab 57 57. Ikhtiar58 Bab 58 58. Petunjuk59 Bab 59 59. Hampa60 Bab 60 60. Geram61 Bab 61 61. Terakhir62 Bab 62 62. Hidup63 Bab 63 63. Luka64 Bab 64 64. Makna