icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hati Seorang Perempuan

Bab 5 Chapter 5

Jumlah Kata:924    |    Dirilis Pada: 06/01/2022

au ikut Mas secara baik-baik, janga

memanggul tubuh mungil Senja se

. Keadaan Senja yang dipanggul di bahu sukses mengekspose bokong seksinya yang cuma di balut panty putih bere

arah tingkat dewa pada Senja. Dia sungguh berterima kasih pada jaket kulit Elang

Senja nggak? Pagi-pagi sudah

perti ini? Please choose wisely?" Abi menghadirkan senyum smirk nya, tahu

Senja sambil menghentak-hentakk

dianggap merusak property rumah sakit. Kalian bertiga mau ikut Saya ke kost an sama Senja atau mau

sama Senja aj

? Nja kunci mana?" Tita pun segera menyerahkan kunc

k mengambil barang-barang. Gue juga mau ngedrop dia ke rumah ort

saling bersikap bermusuhan seperti Tom and Jerry ini. Walaupun tampak jelas be

dak masuk hari ini?" Sabda tersenyum sambil menatap jenaka Senja.

di rawa-rawa! Sa

dan Elang pun tidak dapat menahan senyum melih

benarnya ada apa? Apa ada sesuatu

tebalnya. Dia tidak suka m

ni dia juga seharusnya mengajar. Tapi karena Gue lihat Adek Lo masih ngantuk

untuk minggat dari rumah?"Abimanyu refleks menjewer telinga Senja kare

n kue cubit!" Senja menepis tangan Abi dan

n perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh Kakak Saya ini? Mas

oleh Abimanyu menuju keparkiran yang diikuti oleh tiga gad

g menarik. "Ujar Sabda ya

professi ini pun

sepanjang koridor rumah sakit sebelum

======

nota bene adalah mantan mertuanya. Sebenarnya Senja merasa sangat tida

ma mereka membuat Senja tidak kuasa untuk menolak. Mereka beralasan tidak menjadi menantu toh bisa menjadi

endiri. Bagaimana mau mengganggap abang kandung sementara dada nduselable

Ntar kalau Gue kangen sama amang dan inangku di kampung sana, si

em mogok siapa lagi yang n

masih available gak modelan kayak Ma

panya susah karena pada nggak bisa manfaatin kebaikan hati Gue yang cantik c

Senja mengira itu chat dari salah

Saya jemput kesekolah tidak Nja

a memanggilnya. Perasaan tadi diruma

Sabda. Saya sudah biasa naik ojek onli

gkungan sekolah panggil saja Saya Bang Sabd

Bapak memang sudah tua?

ini, tidak bisa sediki

notifikasi ponsel yang terus saja saling bersahut-sahutan, yang te

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hati Seorang Perempuan
Hati Seorang Perempuan
“Senjahari Semesta Alam dengan ikhlas merelakan dirinya diceraikan oleh suaminya sendiri demi menikahi Mega Mentari--anak perempuan pemilik perusahaan yang mengaku dihamili oleh suaminya sendiri, Abimanyu Wicaksana. Sementara itu Halilintar Sabda Alam-- kakak sulung Mega Mentari. Pemilik beberapa perusahaan properti raksasa negeri ini, jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Senja, yang diperkenalkan oleh mertuanya sebagai adik bungsu Abimanyu. Abimanyu yang merasa dijebak sebagai kambing hitam dalam masalah hamilnya Tari, terus berusaha mencari kebenaran yang sesungguhnya agar bisa meraih kembali hati Senja. Sementara Sabda yang awalnya jatuh cinta pada Senja, menjadi salah faham saat secara tidak sengaja memergoki Abimanyu memesrai Senja bukan seperti seorang kakak terhadap adiknya, melainkan seperti seorang laki-laki yang tengah mabuk asmara. Sabda yang gelap mata malah akhirnya menjebak Senja dan menanamkan benihnya dirahim Senja. "Saya mohon, jangan memperlakukan Saya seperti ini. Saya punya salah apa pada Bapak? Laki-laki sejati tidak akan menggunakan kekuatannya untuk memaksakan dirinya terhadap seorang perempuan. Saya mohon jangan mengotori saya. Demi Allah saya bersumpah, saya tidak seperti apa yang ada dalam pemikiran, Bapak." (Senjahari Semesta Alam) "Salah kamu adalah, karena kamu telah menjadi duri dalam daging dalam rumah tangga adik saya! Kamu fikir saya tidak tahu akan hubungan terlarang kamu dengan Abimanyu? Kalian berdua itu incest, dan itu amat sangat menjijikkan! Kita lihat saja, setelah ini kamu masih bisa memandang dunia dengan kepala tegak, atau kamu akan melata seperti ular di kaki Saya!" (Halilintar Sabda Alam)”
1 Bab 1 Chapter 12 Bab 2 Chapter 23 Bab 3 Chapter 34 Bab 4 Chapter 45 Bab 5 Chapter 56 Bab 6 Chapter 67 Bab 7 Chapter 78 Bab 8 Chapter 89 Bab 9 Chapter 910 Bab 10 Chapter 1011 Bab 11 Perangkap mulai dipasang.12 Bab 12 Noktah dalam noda13 Bab 13 Salah Paham14 Bab 14 Memulai hari baru.15 Bab 15 Terjebak perangkap sendiri. 16 Bab 16 Dilema17 Bab 17 Dendam salah alamat.18 Bab 18 Benci tapi peduli19 Bab 19 Dipecat tanpa alasan.20 Bab 20 Tidak mengerti perasaan sendiri.21 Bab 21 Masih ada jalan.22 Bab 22 Murid rasa guru.23 Bab 23 Bohong putih.24 Bab 24 Masalah baru.25 Bab 25 Pemaksaan.26 Bab 26 Rahasia telah terkuak.27 Bab 27 Mulai cinta.28 Bab 28 Mengidam.29 Bab 29 Mengidam aneh.30 Bab 30 Cemburu.31 Bab 31 Pandai bersilat kata.32 Bab 32 Laki-laki aneh.33 Bab 33 Kesalahan berujung kebingungan.34 Bab 34 Salah paham (lagi).35 Bab 35 Pertemuan tak terduga.36 Bab 36 Rencana jahat.37 Bab 37 Eksekusi perencanaan jahat.38 Bab 38 Salah sasaran (konten dewasa).39 Bab 39 Terselamatkan.40 Bab 40 Rekonsiliasi dengan calon mertua.41 Bab 41 Cemburu dan drama penculikan.42 Bab 42 Sesal kemudian tiada berguna.43 Bab 43 Mencoba ikhlas.44 Bab 44 Pernikahan.45 Bab 45 Malam panjang (end).46 Bab 46 Langit Sabda Alam dan Bintang Sabda Alam (epilog).47 Bab 47 Penantian panjang (extra part 1).48 Bab 48 Extra Part 2 (the ugly duckling