icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Asmara Mendendam

Bab 5 Pagi yang Menakjubkan

Jumlah Kata:1059    |    Dirilis Pada: 04/01/2022

sama pria dingin bin aneh bin ajaib itu. Seberapa pun menyebalkannya Ari, di relung hati terdalam sebetulnya N

eh seorang security wanita ke ruang resepsionis. Nez

HRD, Mbak," ujar resepsi

Han Manajer HRD, Nezza diwawancara sejenak. Pertanyaan yang diajukan ringan-ringan saja. Bahkan diselingi

si. Menghadap Bu Nuni Supervisor Admin Produksi. Sebelumnya, Nezza

juga. Rania sudah lima tahun di sini. Kalau Dyah, ba

mperkenalkan diri. Usia Rania sepertinya di atas Nezza beberapa tahun sedangkan usia D

ania kalau dia sudah tidak begitu sibuk. Sekarang ka

u," samb

Nezza sudah plonga-plongo tanpa kerjaan. Jika sudah begitu, rasanya gerak jarum jam menjadi lambat sekali. Jenuh dan mengant

biar bisa melihat-lihat cara kamu input bagaimana? Ka

!" jawab Rania tanpa men

e sana Nez!" in

enonton sebuah film dengan bahasa asing yang tampak monoton dan membingungkan. Di mana Rania sama sekali tidak memb

ntang pekerjaan selama istirahat. Waktu istirahatnya ia khususkan untuk benar-benar istirahat. Sel

suatu yang belum pasti. Ia kemudian teringat bahwa sedari pagi, belum memberi kabar apa-apa kepada ayahnya. Semalam ia hendak menelepon tetapi tidak jadi karena ketiduran. N

a, Mbak? Pak Han atau Pak Umar?" tanya sebua

i aku tidak tahu pastinya," jawab sebuah su

udah tidak membutuhkan tenaga lagi, kenapa tiba-tiba dipaksakan ada penerimaan

gkhawatir

ni demi kebaikannya. Kelihatannya saja ak

h hati ke Nezza. Aku tahu betul watak

kontrak berapa

u. Kita lihat tiga bulan ke depan, apa yang terja

h kalau

ruang kerja. Sesampainya di mejanya, Nezza duduk sembari mengatur napasnya. Ia mesti bersikap biasa saja

Nuni dan sesosok berperawakan tinggi Rania muncul.

juga kursimu,"

ntungnya berdetak lebih cepat tet

" kata Ne

tu dua jam. Kalau ada yang belum kamu mengerti, tan

" jawab Ne

n menghadiri meeting dengan para manajerial perusahaan. Sebagai admin senior, Rania

belum dimengerti, ia mencatatnya di buku. Supaya ia bisa langsung menanyakannya kepada Bu Nuni nanti. Ia tengah asyik mem

n. Sekian detik berlalu, Nezza baru sadar bahwa ia tadi lupa men-silent ponselnya

ponselnya," ketus R

" ucap Nezz

sentrasi pada pekerjaannya. D

aku kena teguran. Lagian ada apa sih, pagi-pagi Anisa telepon.

kupingnya yang kepanasan. Entah bagaimana, Annisa mengaku kupingnya sangat peka. B

esai kamu pelajari, N

pir selesai, Mbak," ja

arik napas lega. Tanpa menunggu ditegur lagi oleh seniornya yang belum bisa ramah kepadanya itu, Nezza serius mempelajari laporan sampai selesai. Ia

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Asmara Mendendam
Asmara Mendendam
“Nezza kesulitan mencari kos yang dekat dengan tempat kerjanya. Melalui sepasang suami istri pemilik sebuah warung, Nezza mendapatkan kos yang konon berhantu. Arwah gentayangan itu diduga jelmaan dari mahasiswi yang terbunuh 2 tahun silam. Nezza berkenalan dengan Ari, mahasiswa Teknik UGM yang merupakan anak dari pemilik kos. Nezza kesal setengah mati pada Ari. Meski begitu Nezza tak dapat memungkiri ada yang bergetar di hatinya. Jessy yang dewasa dan mengemong bercerita banyak tentang sosok Ari. Diam-diam Nezza menaruh kagum pada pria dingin itu. Adelina dan Putri adalah duet penghuni kos yang agresif memburu cinta dari Ari sedangkan Rahma penghuni kos yang pendiam dan tertutup. Tidak terpengaruh pesona Ari. Semua penghuni kos mengaku pernah mendapat teror menyeramkan. Namun sedari awal Ari yakin bahwa pelaku dari kejadian aneh tersebut bukanlah hantu. Ari berupaya membongkar misteri ini tetapi tidak kunjung berhasil. Hingga suatu malam, Nezza mendapatkan gangguan kembali. Pintu kamarnya digedor-gedor, kaca jendelanya pecah dengan lumuran darah. Rahma tiba-tiba muncul dan menuduh Jessy sebagai pelaku dari semua kejadian aneh yang terjadi di kos tersebut. Bahkan Rahma menuduh Jessy sebagai pembunuh Sarah, mahasiswi yang terbunuh dua tahun silam. Akankah berbagai misteri yang terjadi di kos itu tersingkap?”
1 Bab 1 Berteduh2 Bab 2 Pria Bernama Ari3 Bab 3 Malam Pertama4 Bab 4 Di Atas Dua Roda5 Bab 5 Pagi yang Menakjubkan6 Bab 6 Jessy yang Manis7 Bab 7 Rahasia Sebuah Nama8 Bab 8 Cemburu 9 Bab 9 Menyapa Rahma10 Bab 10 Tangisan Misterius11 Bab 11 Pertanyaan Bersifat Pribadi12 Bab 12 Ember Bocor13 Bab 13 Jujur Saja14 Bab 14 Sobekan Kertas15 Bab 15 Ada yang Datang, Ada yang Pergi16 Bab 16 Penghuni Baru17 Bab 17 Peringatan Rahma18 Bab 18 Orang Ketiga