icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Bab 3 

Jumlah Kata:511    |    Dirilis Pada: 12/12/2025

ara

eringai, matanya berkilat jahat. "Ardy marah karena kau, Zahara.

Serang dia, Max! Jangan b

ku berdiri. Dia melangkah maju, kakinya yang besar menghentak lantai semen deng

makin parah. Max melompat, kakinya yang besar menekan dadak

asakan ancaman yang datang. Aku mencoba mendorong Max, tapi dia

rasa sakit yang menusuk membuatku meronta. Darah men

kiku gemetar. Max masih menggeram di atasku, napasnya yang pana

yang, kematian terasa begitu dekat. Apakah ini akh

d lagi. Dia menarik

ik saja?" tanyanya,

lemah, suaraku terlalu pilu. Dia mendek

ar. "Hei, lihat aku! Jangan pura-p

banting kepalaku kembali ke lantai

ndai mendramatisir, kan?" Matanya dipenuhi rasa jijik. "

lalu menarik tangannya d

ngarahkannya ke tubuh Max. Darah. Ada

belum aku sempat menjelaskan. Kak

i, rasa sakit it

anjingku?! Max lebih berharga daripad

minta Ardy menceraikanmu! Dan anakmu itu, anak harammu i

ih dulu dariku? Kau pikir itu akan me

lalu menutup jendela keci

gap. Aku mulai terengah-engah lagi, kekurang

lai berhalusinasi. Kude

u... tolo

histeris. "Ba

a, merasakan kehangatan tubuhnya. Tapi itu tida

kejam? Mengapa aku haru

ang semakin sakit. Air

melindungimu. Semoga di kehidupan selanjutnya

erat. Aku merasakan hidupku perl

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
“Di gudang tua yang dingin, aku akan melahirkan. Namun, suamiku, Ardy, justru mengurungku di sini atas hasutan selingkuhannya, Kamila. "Jangan pernah berpikir aku akan membiarkanmu berhasil," desis adik iparku, Astrid, dari balik pintu yang terkunci. Dia berbohong pada Ardy di telepon, mengatakan aku hanya berpura-pura sakit untuk menarik perhatian. "Biarkan dia di sana. Kalau dia memang akan melahirkan, biarkan dia melahirkan di sana," perintah Ardy dengan dingin. Astrid bahkan melepaskan anjing Doberman untuk menyerangku. Aku kehilangan bayiku dan nyawaku sendiri dalam genangan darah dan keputusasaan. Aku tidak mengerti, mengapa cinta yang begitu tulus dibalas dengan pengkhianatan yang begitu kejam? Mengapa dia dan keluarganya ingin aku dan anakku mati? Saat membuka mata lagi, aku terlahir kembali sebagai Zahara Widoretno, putri tunggal dari keluarga konglomerat yang kutinggalkan demi cinta. Kali ini, aku akan mengambil kembali semua yang menjadi milikku dan membuat mereka membayar dengan darah.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10