icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Penulis: Gavin
icon

Bab 1 

Jumlah Kata:599    |    Dirilis Pada: 12/12/2025

an. Namun, suamiku, Ardy, justru mengurungku

arkanmu berhasil," desis adik iparku,

n, mengatakan aku hanya berpura-p

akan melahirkan, biarkan dia melahirkan

menyerangku. Aku kehilangan bayiku dan nyawak

dibalas dengan pengkhianatan yang begitu kejam? Me

al dari keluarga konglomerat yang kutinggalkan demi cinta. Kali ini, aku akan meng

a

ara

hatan buram. Atap kayu yang sudah lapuk, jaring laba-laba tebal menggantung di setiap sudut, dan debu yang beterbangan d

tajam dan menusuk, berulang kali datang dan pergi. Aku mencengker

ggema. Pintu gudang di dekatku tert

Hampir saja aku terjatuh lagi. Aku bisa merasakan la

u. Ada yang tidak beres. Gerakan janin di dalam sana

ah kontraksi. Aku

rinding. Wajahku memucat, keringat d

in," bisikku, suara

a. Bayiku belum siap. Aku harus teta

. Tidak ada. Aku mencari di sekitarku, di a

Mereka ingin aku terisolasi. Mereka ingin aku

bat dari punggungku ke perut bagian bawah, seperti kawat berduri yang d

menggigil hebat, meskipun keringat membasahi s

pun!" teriakku

mengalir. Aku tidak bisa menyerah. Aku tidak

kat. Jantungku berdebar kencang.

antuan!" seruku, berusaha memberi

melahirkan

enunggu. Aku menunggu mereka membuka pintu. Aku m

adalah suara tawa. Tawa yang si

tidur cantiknya," suara itu terdengar mengejek. "Sud

miliar. Itu adalah

i rasa sakit yang menyerang lagi lebih

u... aku benar-benar.

saja. Agar kau bisa mendapatkan simpati

intu, membuat s

pikir aku akan mem

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
“Di gudang tua yang dingin, aku akan melahirkan. Namun, suamiku, Ardy, justru mengurungku di sini atas hasutan selingkuhannya, Kamila. "Jangan pernah berpikir aku akan membiarkanmu berhasil," desis adik iparku, Astrid, dari balik pintu yang terkunci. Dia berbohong pada Ardy di telepon, mengatakan aku hanya berpura-pura sakit untuk menarik perhatian. "Biarkan dia di sana. Kalau dia memang akan melahirkan, biarkan dia melahirkan di sana," perintah Ardy dengan dingin. Astrid bahkan melepaskan anjing Doberman untuk menyerangku. Aku kehilangan bayiku dan nyawaku sendiri dalam genangan darah dan keputusasaan. Aku tidak mengerti, mengapa cinta yang begitu tulus dibalas dengan pengkhianatan yang begitu kejam? Mengapa dia dan keluarganya ingin aku dan anakku mati? Saat membuka mata lagi, aku terlahir kembali sebagai Zahara Widoretno, putri tunggal dari keluarga konglomerat yang kutinggalkan demi cinta. Kali ini, aku akan mengambil kembali semua yang menjadi milikku dan membuat mereka membayar dengan darah.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10