icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Sky of Asia

Bab 5 Kopi dan Filosofinya

Jumlah Kata:1003    |    Dirilis Pada: 11/12/2021

seorang muslim, setelah itu ia melakukan aktivitas lainnya seperti joging

ri tugas untuk membuat sebuah laporan dan untungnya Xavier telah selesai membuat laporan tersebut

unya pagi tadi pergi untuk melaksanakan pekerjaan mereka. Ia mengeluarkan kendaraan roda duanya dari garasi, tidak lupa ia membawa buku catatan nya untuk menulis

rkendara ia sampai juga di cafe tersebut. Xavier melihat dalam cafe tersebut a

as?" tanya seora

pelayan tersebut pergi mengambi

di atas meja, terdengar suara mu

ng drinking a

w weeks have

in my i

e thing that i

hrough, throug

e thing that i

come t

..

aan, pelayan wanita itu datang membaw

.." ujar

senyum dan pelayan k

ffe late yang ia pesan dan menggenggam pulpen hitamnya dan ingin merangkai kata-kata yang indah tentang sebuah kopi.

pahit sekali pun masih bisa di ni

u diamkan, dia akan menjadi dingin, sampai dala

kita kembali rileks dan melupakan sejenak permasalaha

es yang ia buat. Xavier meminum coffe late

late nya. Ia hampir menyemburkan coffe latenya, saat i

" Xavier menatap Fidyah den

n duduk di depan Xavier. "Ngapain disini?

n saja" ujar Xavier. "Kamu? Nga

n bertemu

darimana

yang member

kerum

ss b

i naik

ng

temu denganku? Mau di

u cuma pengen

yain

an ia melambaikan tangan ke arah pelayan, hingga

a?" tanya p

offe late satu y

n tersebut pergi men

anya apa?"

coffe lateny

gumam

an membawa secangkir co

dan memberikan coffe late. Pe

i heheh" tawa kecil Fidyah. Ia meminum

tanya

lah!" uja

mau nanya apa

en nanya doang

aku t

liat kamu jalan ama cewek. Ce

cafe hanya nanya hal itu. K

ad

dan Reza. Karena tempat duduk yang terb

git

anita yang lain. Bahkan ia mau berbagi

kainya?" t

hari juga kena

siapa

mu pulang bersama D

jawab

k ada mata kuliah?

siang

a sa

ang juga?" tan

I

eh numpang nih hehe

." ujar Xavi

yang diiringi dengan musik merdu di dalam cafe tersebut. Sampa

vier setelah melihat

ujar

rgi membayar caffe l

ng bayarin"

hari ini aku

nti aku ya

okoknya aku b

ah ter

enyuman, setelah masing-masing membayar coffe late mereka keluar caffe tersebut dan pulang

ka yang biasanya mereka selalu berdebat, mungkin e

i ini sangatlah terik. Dan mere

tungguin lagi!" ujar Fidyah

ah tidur lagi!

yang tidur!" uj

melajukan kendaraan nya. Fidyah melihat

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Sky of Asia
The Sky of Asia
“Pertemuan mereka adalah takdir semesta. Perpisahan mereka pun kehendak semesta Dan, semesta kembali seolah bercanda mempertemukan mereka kembali. Namun, pertemuan tersebut adalah pertemuan yang sama-sama mereka inginkan. Langit dan Benua Asia adalah saksi kisah yang mereka rajut dalam kesederhanaan dengan mengundang kebahagiaan. Kisah Langit Asia adalah kisah cinta dan kehendak semesta.”
1 Bab 1 Perasaan2 Bab 2 Nadia3 Bab 3 Perkenalan4 Bab 4 Senja5 Bab 5 Kopi dan Filosofinya6 Bab 6 Pertemanan dan Perasaan7 Bab 7 Hujan8 Bab 8 Candaan dan Perasaan9 Bab 9 Janji10 Bab 10 Memahami perasaan11 Bab 11 Awan12 Bab 12 Senyum13 Bab 13 Dewasa14 Bab 14 Sebuah Perjalanan15 Bab 15 Waktu dan Keyakinan16 Bab 16 Sedikit Sesak17 Bab 17 Hati-hati dengan perasaan18 Bab 18 Rasa sakit19 Bab 19 Antara rasa sakit dan kebahagiaan20 Bab 20 Tentang kebaikan