icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PERTAMA UNTUK NAIMA

Bab 5 MASIH PERTEMUAN

Jumlah Kata:1320    |    Dirilis Pada: 07/12/2021

dan Albe tak dapat dijabarkan dengan kata. Entah apa, seperti dua insan yang menanti begitu lama untuk sebuah

ling canggung, melepask

gat shock dengan kebetulan yang dia alami. Menggigit bibir sambil berp

n belum sadar," kata Naima tak tahu harus bersikap bagaimana. Biasanya dia akan santai, namun le

alau kita ke suatu tempat, izinkan saya menjamu anda sebagai ucapan terima kasih saya," tawar Albe kepada wanita yang ternyata sangat rupawan di mata

kok," tukas Naima, menatap pada sorot

kin lain kali jika anda keberatan pergi dengan saya untuk saat ini," bujuk Albe ta

lbe membukakan pitu penumpang untuk Naima. S

kan tujuan mereka. Naima menggeser badannya menyamankan diri.

mendadak. Informasi yang bapak ojek berikan benar. Suara klakson bersahut sa

k?" tanya Naima keheranan dengan

lu." timpal Albe, Naima hanya mengangguk-anggukkan ke

ya seperti kelu, otaknya mengosong tak ada apapun yang bisa dia temukan di sana. Berduaan dengan seorang perempuan sudah biasanya baginya, tapi dengan perempuan ayu dan rupawan di sampingnya ini. Seolah dunianya berhenti. Dengan cepol k

menunjuk rumah yang sempat beberapa kali Albe dan Viran l

a Albe memberhentikan mobil

kost putri," Naima memb

Aku tidak dapat membalasnya walau dengan hidupku," ucap aA

k menabrakku," beber Naima sambil melepaskan sabuk yang melilit tubuhnya.

melihat tangan dengan jari lentik di depannya, sambil tersenyum penuh arti Albe membalas uluran ta

tikan hingga sosok Naima menghilang di balik pintu pagar yang menjulang. Memerosotkan diri, Albe me

ndapat shift sore. Hari liburnya jatuh pada hari Jum'at untuk ming

ng entahlah Naima tidak begitu paha

a mengakrabkan diri dengan Naima. Dengan pegawai lain Jaka bisa la

pa ada kesulitan?" tanya J

nya," ucap tulus Naima membuat Jaka hanya menghela napas gugup.' Kamarana wae abdi ieu aya awew

ma memperhatikan Jaka yang berkali k

" tutup Jaka berlari menuju tangga ke ruangannya. Naima memperhatikan sikap abs

api yang di lihat dari mata Albe, para pengunjung cafe terlihat lebih nyaman di beri layanan oleh Naima. Albe mengamati dari dalam ruangannya yang sedikit agak jauh, tapi tetap dapat memantau suasana ca

saat Albe bersusah payah mencari ke catatan sipil padahal di kantornya ada data lengkap tentang Naima. Albe tidak mengerti de

ebelum tanda tutup di pasang. Setelah membersihkan dan merapikan Cafe semua pegawai be

likkan badan. Naima celingukan mencari sosok yang meman

ematung. Hampir tengah malam, meilih menerima atau tidak. Naima di ambang kebimbangan. Albe turun dari mobil, dia sen

n lewat ya?" Na

dak baik pulang sendirian. Ayo aku antar, aku pastikan ka

kanmu terus." Naima mengut

ang diutarakannya. Ada makna tersirat dari kata kata Albe bahwa dia senang

lagi kan?" tanya Naima me

sih berhutang padamu," pinta Albe memberanikan diri, Naima menimbang menggigit bibir bagian d

Meminta Naima mengetikkan nomor gadis itu. Naima memencet tombol telpon dan mendial nomo

lbe memberikan sebuah senyuman tulus untuk Naima. Naima te

dan sopan, Albe rupawan tipe wajah yang mudah di ingat walau kemarin Naima sempat melupakan sejenak. Namun sejak pertemuan kedua d

h ia jat

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PERTAMA UNTUK NAIMA
PERTAMA UNTUK NAIMA
“21++ BANYAK ADEGAN BERBAHAYA!!! Naima seorang gadis yatim piatu yang merantau seoranga diri. Kebaikan hatinya dan tanpa pamrih menolong orang membuat Alberico, orang yang Naima tolong jatuh cinta. Mengejar cinta Naima dengan susah payah. Naima tak lantas menerimanya, banyak pertimbangan yang gadis itu pikirkan. Hingga kenekatan membuat Naima menantang Alberico untuk menikahinya secara siri, dan langsung di setujui oleh Alberico. Kehidupan manis dan penuh cinta yang mereka jalani berantakan saat masa lalu Albe bermunculan hingga kesalah pahaman membuat mereka akhirnya terpisah. Apakah penyebab kesalah pahaman itu? Apakah mereka akan bersama kembali?”