icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DINIKAHI KONGLOMERAT

Bab 5 DK5

Jumlah Kata:960    |    Dirilis Pada: 07/12/2021

A

akan meninggikan dirinya sendiri. Aku berjalan ke halaman mencari bapak. Terlihat samar

ampirinya. Kutatap

pak seda

mbul dari rumpu

a Wa' Ikah, rokoknya lupa masih bapak kantongin, pas ta

eliin lagi pas pulang! Yang lain udah pada kumpul, ting

bapak nyuciin mobil, eh rokokn

menarik lengan bapak dari rumpun itu.

tarikan lenganku. Dia menu

sumringah menatap bungkus rokok yang terinjaknya. Dia men

ah melambaikan tangan ke arahku. Namun baru saja ak

u'alaiku

lelaki bersarung dengan peci hitam dan kok

nunduk. Tidak terasa tanganku memainkan uj

h, ya?" tanyanya. Entah dia menatapku atau

ndiri gimana, baik? Udah selesai k

a tahun lagi! Kamu kenapa gak nung

E

Aku tidak tahu harus menjawab apa. Berun

ntu Uwa" teriak

mu'alaikum!" Aku bergegas meninggalkan le

apkan untuknya sudah tidak akan berpengaruh lagi. Andai Kang Hafiz tahu ala

mendengar dengan telingaku sendi

fiz sedang dekat dengan Sinta?" celoteh seorang pe

aja reyot kayak gitu, keluarganya serba kekurangan. Nanti yang ada malah anak saya diporotin. Tadinya mau saya jodohin sama Selvi

a saya dengar dari anak saya, Hafiz mau melamarnya

rganya tuh nyuruh cari orang kaya biar mereka bisa numpang hidup, dih amit-amit deh besanan sama mereka! Amit-amit tujuh turunan kalau bisa," ucapnya lagi semakin

ustri Cuma tiga puluh menitan. Tapi mendengar semua fakta itu membuatku akhirnya memutuskan untuk mengubur semua mimpi indah yang sempat terbayan

ke arahnya. Lelaki yang pernah menjadi bagian

ini biasa dilakukan untuk memastikan jika bingkisan yang kami buat adalah cukup untuk merek

ke belakang. Aku sudah memiliki masa depan, tid

skan semuanya. Aku mengangkut gelas-gelas kotor bekas ngop

ya yang baru datang. Selama ini, yang dekat dengan Wa' Ikah adalah W

anya ganteng kayak artis, ya?" ucap Wa' I

aan!" ucapku sambil mengangkut g

rita di tivi saja. Suaminya ganteng kayak itu tuan muda ya

ng kalau kere!" ucapan pe

muda beneran! Dia 'kan CEO di perusahaan tempat Se

dia mah, Vi?" Kuden

tri lebih dari satu, Bi!" u

pur. Malas mendengarkan

akkan tidak jauh dari sana bergetar. Sebuah pesan masuk, dari nomor baru lag

lum jawab pertanyaanku yang ta

pa i

denganmu, kenapa kamu malah menikah d

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DINIKAHI KONGLOMERAT
DINIKAHI KONGLOMERAT
“[Heyyy! Gadis kampung! Ini peringatan saya yang ke sekian! Kamu pake guna-guna apa, hah?! Cepetan hilangkan ilmu hitam yang kamu kirimkan pada Ashraf! Kamu tidak pantas menjadi menantu di keluarga Adireja!] Aku menghela napas panjang. Sehari setelah aku menerima lamaran Tuan Muda Ashraf, aku selalu mendapatkan terror dari nomor yang tidak dikenal. Pikiranku yang sedang kacau oleh hal itu, bertambah runyam oleh omelan yang keluar dari mulut cabenya Teh Selvi. "Kalau semua ayam yang kamu goreng gosong? Kamu pergi lagi ke pasar beli ayam lagi pake duit kamu sendiri, punya gak?" cibirnya. Dia tak pernah bosan menghinaku karena kastaku yang dianggapnya rendahan. Aku lupa ada sepasang netra yang menatapku sambil berlinang. "Ibu kenapa?" Aku menoleh ke arahnya setelah Teh Selvi berlalu. "Maafin Ibu sama ayah kamu, Ta! Kalau saja kami punya uang dan menyekolahkan kamu tinggi, mungkin kakak-kakak sepupumu tidak akan merendahkanmu seperti ini?" isaknya. Wa' Imah hanya sesekali melirik kearahku dan Ibu. "Bu, sudahlah! Sinta tidak apa-apa! Tuhan tidak akan salah memilih orang yang akan Dia tinggikan, Allah tidak hanya melihat dari pendidikannya. Meskipun seluruh dunia merendahkan orang itu, jika Allah meninggikannya semua bisa apa? Ibu hanya perlu mendoakanku agar tetap menjadi orang yang penuh syukur dan berada di jalan-Nya. Ibu mau kan”