icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DINIKAHI KONGLOMERAT

Bab 2 DK2

Jumlah Kata:865    |    Dirilis Pada: 07/12/2021

A

tadi kutinggalkan. Setelah selesai memarut, kuremas hasil parutannya dan kubua

r dan mulai menggoreng ayam ungkep

getar. Beberapa noti

hat nomor baru pada layar ponselku. Segera

guna-guna apa hah?! Cepetan hilangkan ilmu hitam yang kamu kirimkan

ka kamu masih tidak mau mundur dan bercerai dari Ashraf! Jangan sala

ku selalu mendapatkan terror dari nomor yang tidak dikenal. Awalnya aku mengabaikan

ul lagi dengan nomor yang lainnya. Setia

adang mengirimkan gambar orang memegang pistol dengan disertai ancaman-ancaman serupa. Dia mengancam akan membunuhk

kahan dengan tertutup. Hanya beberapa keluarga yang hadir. Aku pun memintanya menunda

apakah Tuan Muda Ashraf sakit hati dengan seorang wanita dan menjadikanku pelarian saja? Na

la pesan-pesan terror dan ancaman selalu kuterima. Aku belum

gannya. Kami menikah tanpa proses pacaran,

ira jika suamiku hanya seorang supir di keluarga

eren! Kalau supirnya sekeren ini, gimana dengan majikannya, ya?" ucapnya

a seorang pembantu juga di sana. Tidak ada satupun keluarga yang hadir pada waktu itu, baik itu kakak-kakak dari

api mereka pun tidak tahu pastinya siapa calon suamiku. Terlebih ayahku yang

g aku meminta jangan membawa banyak orang. Bagaimanapun aku takut dia ak

s kerja g

vi membuatku

matikan kompor. Ayam yang kugoreng

majikanmu gak pecat kamu! Kelas rendahan kayak kamu 'kan bertebaran

g kacau sekarang dengan pesan-pesan terror itu.

m lagi pake duit kamu sendiri, punya gak?" cibirnya sambil menuang air ke da

Lagian emang Teh Selvi mau makan ayam yang dibeli dari hasil kuli rendahan kayak gitu," cibir Teh

ihat kuku cantik kami, kemarin kami habis perawatan," ucap Teh R

ar, harus tampil cantik maksimal iy

a di pojok dapur ada wanita berhati lembut itu. Ketika kum

pa?" Dia

hkan kamu tinggi, mungkin kakak-kakak sepupumu tidak akan merendahkanmu

endengar jika Nabi Muhammad kuliah S1 atau S2, enggak 'kan Bu? Meskipun seluruh dunia merendahkan orang itu, jika Allah meninggikannya semua bisa apa? Ibu hanya pe

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DINIKAHI KONGLOMERAT
DINIKAHI KONGLOMERAT
“[Heyyy! Gadis kampung! Ini peringatan saya yang ke sekian! Kamu pake guna-guna apa, hah?! Cepetan hilangkan ilmu hitam yang kamu kirimkan pada Ashraf! Kamu tidak pantas menjadi menantu di keluarga Adireja!] Aku menghela napas panjang. Sehari setelah aku menerima lamaran Tuan Muda Ashraf, aku selalu mendapatkan terror dari nomor yang tidak dikenal. Pikiranku yang sedang kacau oleh hal itu, bertambah runyam oleh omelan yang keluar dari mulut cabenya Teh Selvi. "Kalau semua ayam yang kamu goreng gosong? Kamu pergi lagi ke pasar beli ayam lagi pake duit kamu sendiri, punya gak?" cibirnya. Dia tak pernah bosan menghinaku karena kastaku yang dianggapnya rendahan. Aku lupa ada sepasang netra yang menatapku sambil berlinang. "Ibu kenapa?" Aku menoleh ke arahnya setelah Teh Selvi berlalu. "Maafin Ibu sama ayah kamu, Ta! Kalau saja kami punya uang dan menyekolahkan kamu tinggi, mungkin kakak-kakak sepupumu tidak akan merendahkanmu seperti ini?" isaknya. Wa' Imah hanya sesekali melirik kearahku dan Ibu. "Bu, sudahlah! Sinta tidak apa-apa! Tuhan tidak akan salah memilih orang yang akan Dia tinggikan, Allah tidak hanya melihat dari pendidikannya. Meskipun seluruh dunia merendahkan orang itu, jika Allah meninggikannya semua bisa apa? Ibu hanya perlu mendoakanku agar tetap menjadi orang yang penuh syukur dan berada di jalan-Nya. Ibu mau kan”