icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam

Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam

icon

Bab 1 

Jumlah Kata:1330    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

setahun terakhir, pria yang tidur seranj

aktor, seorang pengganti. Tunanganku yang asli, Brama,

mpat. Mereka akan membiarkanku menikahi si kembaran, lalu merekay

menyerangnya. Brama, pria yang pernah bersumpah akan melindungiku, tega m

menyalahkanku. Tanpa ragu, Brama menjebloskanku

irana. Dia begitu saja membuangku, wanita yang se

uryakancana, pewaris sebuah kerajaan bisnis raksasa. Setelah diselamatkan dari neraka itu, aku memalsukan kemati

a

ang Farah

setahun terakhir, pria yang tidur seranj

ni dari sebuah pesan

ntang. Kamar 302. A

a tahun. Bulan depan kami akan menikah. Ini pasti ulah murahan dari w

elayang di ata

pesan kedua mas

ncang dan berat di dalam da

n Brama-rahang yang tegas, rambut gelap yang selalu ia sisir ke belakang. Tapi pria ini berbeda. Dia membungkuk di atas meja b

rsama orang ya

tanya orang di balik kamera. "Kau akan berp

"Kenapa tidak? Dia membayarku mahal. Lagipula," seringainya, suaranya serak, berbeda jauh dari s

itu be

lantai kayu. Aku tidak bisa bernapas. Rasanya seperti ada

upku, cinta kami, han

uhi badai penyangkalan dan teror yang membara. Aku melaju

nya diperuntukkan bagi klien-klien terpentingnya. Aku belum pernah ke sini.

terbuka. Tanganku gemetar saat mendorong

Bukan suara serak tiruan dari video, tapi suara yang selama

, Kirana. Makan su

hun tidak kudengar. Lembut. Sabar. Penuh kas

tepi tempat tidur, dengan hati-hati menyuapi seorang

agu Kirana dengan ibu jarinya. Sebuah tinda

tahun untuk hadiah ulang tahun ketiga kami. Jam itu terlihat longgar di pergelangan t

mam Kirana, suaranya lemah

h." Dia berbicara tentang kecelakaan mobil yang dialami Kirana setahun lalu, yang katanya menyebabkan

bisa lebih hancur lagi,

memecah keheningan. "Kak... apa

gah jalan menuju bibir Kirana. Kehenin

ya rendah dan tegas.

enging. Menikah. Dia sudah menikah dengan

ahnya yang diperban menoleh ke arahku seolah bisa merasa

itu. "Jangan khawatirkan

tahun hidupku,

cintaiku, dia penurut sekali. Dia tidak akan sadar perbedaannya. Setelah pernikahan, kita akan atur sebuah... kecela

kan hanya berencana menggantikan dirinya dalam hidupku. Dia berencana memb

mataku. "Matamu jernih sekali, Farah," katanya dulu. "Seperti menatap l

ng. Aku mengubah seluruh gaya berpakaianku karena dia lebih suka gaya klasik yang kalem. Aku menjauhi teman-teman yang dianggapnya terlalu berisik atau tid

menjadi donor organ b

ma menoleh ke arah pi

. Aku menahan napas, menemp

i. Selama sedetik yang menakutkan, kupikir dia akan menemukanku. Tapi dia hanya melirik keluar, tatapa

ar suara ku

Danu, sekarang jelas dan berada di dalam ruangan

Brama. "Dia tidak

seolah wanita itu adalah hal paling berharga di dunia, dan

merosot ke dinding, tubuh

rgetar di tanganku. ID pen

metar saa

rannya, Danu, memenuhi telingaku. "Cuma te

mual kar

cah dan parau karena air mat

la, dan dia pasti tidak mendengarku karena suara bising itu. "Ak

nutup

idak mendengarku. Deklarasi kebebasanku, usaha terakhirku yang putus

aku membiarkan air mata jatuh. Aku telah memberikan pria ini hatiku, jiwaku, seluruh duniaku.

dia s

u bukanlah hadiah untuk dibuang. Itu adalah bagi

agi. Pesan lain dar

ingatan. Melainkan

a pilihan. Kau juga. Terta

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam
Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam
“Tunanganku punya saudara kembar. Selama setahun terakhir, pria yang tidur seranjang denganku sama sekali bukan tunanganku. Aku baru tahu kalau pria yang kucintai hanyalah seorang aktor, seorang pengganti. Tunanganku yang asli, Brama, diam-diam sudah menikah dengan adik angkatnya, Kirana. Tapi rencana mereka jauh lebih jahat daripada sekadar bertukar tempat. Mereka akan membiarkanku menikahi si kembaran, lalu merekayasa sebuah "kecelakaan" untuk mengambil kornea mataku untuk Kirana. Saat aku mengetahui rencana busuk mereka, Kirana malah memfitnahku telah menyerangnya. Brama, pria yang pernah bersumpah akan melindungiku, tega menyuruh orang mencambukku sampai aku terkapar berlumuran darah di lantai. Lalu Kirana membunuh kakek Brama dan lagi-lagi menyalahkanku. Tanpa ragu, Brama menjebloskanku ke rumah sakit jiwa agar aku membusuk di sana. Dia tidak pernah sekalipun meragukan kebohongan Kirana. Dia begitu saja membuangku, wanita yang selama lima tahun diakuinya sebagai kekasih hatinya. Tapi mereka lupa satu hal. Aku bukan hanya Farah Maheswari, seorang yatim piatu tak berdaya. Aku adalah Aurora Suryakancana, pewaris sebuah kerajaan bisnis raksasa. Setelah diselamatkan dari neraka itu, aku memalsukan kematianku dan menghilang. Sekarang, aku kembali untuk memulai hidup baru, dan kali ini, aku hidup untuk diriku sendiri.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 20