icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kekayaanku, Keluarga Benalunya

Kekayaanku, Keluarga Benalunya

icon

Bab 1 

Jumlah Kata:782    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

ten tentara, dan seluruh keluarga benalunya. Setelah aku menyelamatkan mereka dari kehancuran finansial dengan cek senilai

, suamiku mengumumkan mantan

anita itu. Tiket baruku? Penerbangan komersial dengan transit

iri di sana, tak terlihat. Adik iparku bahkan berbisik pa

genakan gaun tidur sutra milikku. Saat aku menyerangny

am iring-iringan mobil. Aku tersenyum. "Tentu saja." Lalu aku masuk ke ruang kerjaku dan menelepon. "Ya, saya punya se

a

singkat dalam karier militernya yang padat. Aku memutuskan kami butuh liburan keluarg

ncanakan

lanannya mencapai lima miliar Rupiah. Gaji suamiku lima puluh juta. Pe

n untuk mengarungi Mediterania, reservasi di restoran dengan daftar tunggu bertahun-tahun. Jenis perj

adap orang luar. Mendapatkan izin yang tepat untuk rombongan

sama sekali. Mereka hanya berhar

inya, Ratna, tinggal di sayap tamu rumah mewahku di

niversitas ternama di Jakarta. Aku yang membayar biaya kuliahnya yang selangit da

n keluarga yang bahagia dan ramai yang selalu aku inginkan. Praktikku berkembang pes

santai. "Aku belum pernah naik iring-iringan mobil lapis b

adalah hantu da

abungan pribadiku. Aku meningkatkan seluruh paket perjalanan, mengatur iring-iringan mobil lapis baja dengan beberapa kendaraan un

sudah dikemas, berjejer di lobi utama yang meg

suamik

baik. Dahlia ik

kukan. Aku menatapnya, mencoba mempro

pa

ikut liburan. Aku sud

pribadi itu hanya memiliki jumlah kursi tert

ada cukup t

natapku. Dia sedang

Aku sudah m

nyi di ponselku. Itu ad

ngan ko

tu penum

g saat ini berada di bawah peringatan "Jangan Bepergian" Waspada IV dari Ke

nerbangan itu, lalu k

ursiku di jet priba

kepala dari ponselnya,

k bisa begitu saja menolaknya

melingkar di dalam diriku

ang komersial, sendirian, melewati zona perang, agar mant

Ratna, yang mendengarkan de

ng itu 'waktu keluarga' dan tidak ada tempat untuknya di rumah dengan sepul

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kekayaanku, Keluarga Benalunya
Kekayaanku, Keluarga Benalunya
“Aku seorang dokter bedah saraf dengan penghasilan lebih dari lima miliar Rupiah sebulan. Aku menafkahi suamiku, seorang kapten tentara, dan seluruh keluarga benalunya. Setelah aku menyelamatkan mereka dari kehancuran finansial dengan cek senilai 75 miliar Rupiah, aku merencanakan liburan keluarga termewah ke Monako-jet pribadi, kapal pesiar sewaan, semua atas biayaku. Malam sebelum kami berangkat, suamiku mengumumkan mantan pacarnya, Dahlia, akan ikut. Dia sudah memberikan kursi jet pribadiku yang kubayar kepada wanita itu. Tiket baruku? Penerbangan komersial dengan transit di zona perang. "Dahlia itu rapuh," jelasnya. "Kamu kan kuat." Keluarganya setuju, memuja-muja Dahlia sementara aku berdiri di sana, tak terlihat. Adik iparku bahkan berbisik pada Dahlia, "Aku harap kamu kakak iparku yang sebenarnya." Malam itu, aku menemukan Dahlia di tempat tidurku, mengenakan gaun tidur sutra milikku. Saat aku menyerangnya, suamiku merentangkan tangan melindungi Dahlia dariku. Keesokan paginya, sebagai hukuman atas "perilakuku", dia memerintahkanku untuk memasukkan tumpukan koper mereka ke dalam iring-iringan mobil. Aku tersenyum. "Tentu saja." Lalu aku masuk ke ruang kerjaku dan menelepon. "Ya, saya punya sejumlah besar bahan terkontaminasi," kataku pada layanan pembuangan limbah berbahaya. "Saya mau semuanya dibakar habis."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10