icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jangan Pernah Menyentuh Anakku

Bab 2 siapa sebenarnya kau

Jumlah Kata:1782    |    Dirilis Pada: 21/10/2025

ra pulang hamp

yang memantulkan cahaya lampu kota. Mobil taksi online yang ia t

pat itu-tapi bagi Aurora, di sinilah satu-s

men terbuka, suara

am

angannya, dan seorang bocah laki-laki b

gin tahu, dan alasan terbesar mengapa

malam, kenapa

u sambil memeluk erat pinggangnya

i membuatnya selalu teringat pada satu hal yang ia sembunyikan-mata kela

? Hari ini kerja

udah makan sam

tu Aurora sejak ia kembali ke Jakarta-muncul dari

segini terus, nant

"Ini baru permulaan, Sin

ngan cemas. "Kaelan

engganti baju. "Tapi dia punya insting tajam. Sediki

ak mau bilang soal Ravi? Enam tahun dia hidup

g Aurora cepat, suaranya serak. "Ak

dah terlelap. Aurora menatap wajah polos anak itu lama, lalu be

antor masih sepi. Sebagian besar staf datang pukul delapan, tapi ia sengaja lebih awal u

kebetul

gin tahu, kenapa nama yang dulu ia pakai untuk impian mereka b

ng sudah ia pelajari dalam waktu singkat. Tangan rampingnya

er bertanda "Confidentia

kan," b

iq, lalu menunggu loading bar berjalan

uh, suara langkah mendekat. Aurora cepat

i," suara Kaelan terde

iri sopan. "Selamat

belum dipasang, rambutnya sedikit acak-acakan-pemandangan yang terlalu f

," ucapnya sambil

terbias

a Aurora, alisnya sediki

iapkan laporan in

isik layar komputer. "Kau terlihat tegang. J

Hanya butuh waktu menyesua

-senyum yang jarang ia keluarkan. "Ritme saya me

a kasi

adwal padat. Rapat dengan kementerian, lalu makan siang deng

k, P

menoleh, "aku ingin kau siapkan draft

egang. "Au

menatapnya. "Kenapa? Ada

dak, Pak. Hanya... belum sempat

li ke komputer. "Kau akan tahu. Tapi proyek it

itu justru menambah rasa

rna-dingin, rasional, dan tanpa cela. Aurora mencatat setiap poi

u restoran hotel bintang lima untuk

g, Kaelan memesan kopi hitam tanpa melihat menu-ke

engan Pak Kaelan?" tanya salah satu in

"Baru dua hari, tapi say

ta pada investor itu, "Dia cepat tang

t sederhana itu memb

Namun di sela percakapan bisnis, Aurora mena

Tech terlalu lama tertunda. Ada da

il. Kaelan menjawab dengan tenang bahwa audit akan diselesaikan dalam wak

berkata tanpa menoleh, "Jangan terlalu banyak men

a sadar Kaelan tahu ia mendengar. "S

m. "Kau memang cepat belajar. Tapi ingat, di d

ak mundur. "Saya tidak

ma, kemudian berbalik tanp

esai, Aurora kembali ke mejanya dan me

kembali membuka sistem. Kali ini, ia berhasil menyal

ir selesai, suara pintu

di sana-lagi-la

i sini?" tan

h dokumen. "Hampir selesai, Pak. Saya ingin m

nar berdedikasi. Tapi aku tida

aat pria itu berdiri h

sama seperti dulu-maskul

ayar laptopnya. "Pr

. "Hanya memastikan tangg

tahu apa artinya 'Auro

enggelen

u yang muncul setelah malam panjang. Proyek

a itu-Aurora bukan sekadar nama proyek. Itu nama yang dulu ia pili

s tak terdengar, "Kau benar-benar mengingatkanku

"Mungkin saya cuma k

ekali lagi sebelum

t. Jantungnya berdebar cepat, tapi bukan karena rasa taku

pun. Dan ia berniat me

engan Sinta. Flashdisk itu kini terhubung ke lap

uar negeri atas nama perusahaan bayangan. Nominalnya besar sekali. Proye

ap kaget. "

nutup transaksi ilegal. Dan lebih parahnya, semua lapo

ra, kalau ini beneran, kam

a butuh bukti konkret. Kalau aku berhasil buka semua ini,

elan. "Kamu masih

diam lama sebelum menjawab, "Aku benci dia... tapi set

n iba. "Hati kamu belu

Tapi kali ini, aku nggak datang un

staf tampak gelisah, beberapa sibuk membicarakan i

atikan, tapi t

ih serius dari biasanya. "Elenna, batalkan semua j

k, P

Kaelan memanggiln

katanya

a men

menatapnya lurus. "Kau pernah be

London, beb

untuk meninjau ulang laporan proyek AuroraTech. Ada keboco

aran itu-adalah kesempata

arena kebetulan, Elenna. Ada sesuatu pada dirim

menatap, menahan

. Saya akan lakuka

terlalu dekat. "Aku harap begitu. Karena kalau sampai

gentar. "Saya tidak punya a

um tipis. "Kit

sementara para direktur berdebat soal kebocoran dana. Nama proyek AuroraTe

a itu tet

," katanya mantap. "Saya sudah menugas

a menoleh

t. "Saya akan memastikan audit

gkat dengan tatapan y

engepal. Ia tahu ini langkah b

engan kepala penuh rencana. Ravi sudah t

sempat duduk, p

i nomor t

i kebenaran soal AuroraTech. Tapi h

atap layar

al pasti: permainan sudah ber

a yang suram, lalu berbisik, "Aku sudah terlanj

-dan di salah satu penthouse tinggi, Kaelan Dirgantara

dokumen audit yang baru

na A

a tangan itu lama,

siapa seben

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jangan Pernah Menyentuh Anakku
Jangan Pernah Menyentuh Anakku
“Aurora Elenna tak pernah menduga pria yang dulu menghancurkan hidupnya-Kaelan Dirgantara, CEO muda yang ambisius dan dingin-akan kembali menemuinya dengan satu tawaran yang tak bisa ia tolak: pernikahan kontrak untuk menyelamatkan reputasi perusahaannya dari skandal. Demi masa depan putranya yang berusia lima tahun, Ravi, Aurora menerima tawaran itu. Tapi Kaelan tidak tahu, bocah kecil yang sering membuatnya penasaran itu adalah darah dagingnya sendiri. Di balik jas dan senyum profesional, Aurora bukan lagi gadis naif enam tahun lalu. Ia kini lulusan universitas ternama di London, bekerja di bawah identitas samaran sebagai sekretaris biasa-menyembunyikan kecerdasan dan koneksi yang bisa mengguncang kerajaan bisnis Kaelan. Ketika Selina Pramudya, mantan istri Kaelan, muncul dengan niat merebut warisan dan menggulingkan kekuasaan, Aurora sadar permainan baru telah dimulai. Antara balas dendam, rahasia besar, dan cinta yang tak pernah padam, Aurora harus memilih: mengungkap kebenaran tentang Ravi, atau tetap melindungi rahasia yang bisa menghancurkan segalanya. Namun Kaelan bukan pria yang mudah ditipu. Dalam dinginnya tatapan dan sentuhan yang masih membuat jantung Aurora bergetar, ia mulai mencurigai satu hal- bahwa wanita yang berdiri di sisinya bukan sekadar istri kontrak, tapi musuh terkuat sekaligus cinta sejatinya yang tak pernah hilang.”
1 Bab 1 gedung 62 lantai2 Bab 2 siapa sebenarnya kau 3 Bab 3 Kantor masih setengah sepi4 Bab 4 Langkah sepatu hak tinggi5 Bab 5 Di balik jendela besar ruang kerja6 Bab 6 meninggalkan aroma basah7 Bab 7 menampilkan ekspresi serius8 Bab 8 menyentuhmu9 Bab 9 tidak akan berhenti hanya dengan mengirim pesan10 Bab 10 menguasai perusahaan demi kepentingan pribadi11 Bab 11 musuh lama12 Bab 12 Aurora berjalan dengan langkah cepat menuju lantai 4213 Bab 13 mengancam akan melakukan balas dendam14 Bab 14 Kau benar-benar melihat itu 15 Bab 15 aku tidak ingin membuatmu khawatir16 Bab 16 ketidakpercayaan17 Bab 17 Istri Sirinya Terkuak18 Bab 18 menghancurkan siapa pun19 Bab 19 Penjagaan diperketat20 Bab 20 Rumah yang dulu menjadi tempat aman21 Bab 21 mengapa Evelyn melakukan semua ini22 Bab 22 menyembunyikan trauma23 Bab 23 tuduhan palsu24 Bab 24 menyerang melalui media25 Bab 25 Aurora di mata publik