icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rasa Sakitku, Kesalahanmu

Bab 5 meminta klarifikasi

Jumlah Kata:2190    |    Dirilis Pada: 21/10/2025

ampilkan rangkaian berita terbaru tentang Athaya Corp. Nama Naren dan Selina terus muncul, disertai kritik pedas

ya, menatap foto Alena di me

Nak. Hari ini, bada

faela sebarkan ke media. Setiap kali ia mencoba mengontak investor untuk meminta kl

engan suara bergetar. "Ini tidak bisa dibiarkan. Sem

i, Naren. Tapi sepertinya orang-orang tidak percaya lag

"Siapa yang melakukan ini? Siapa yang bera

Selina lirih. "Tapi rasany

ejak kesalahan yang selama ini mereka buat. Tapi Rafaela s

media dan dokumen. Ia mulai menyusup lebih dalam ke jaringan internal Atha

i frustasi karena kebijakan perusahaan yang menindas staf.

lembut. "Tapi jika kita bekerja sama, kita bisa memas

yakin ini aman? Aku tidak in

api percayalah, dengan strategi yang tepat, kau aman. D

k fiktif yang belum dihapus, dan catatan rapat internal yang menunjukkan keterlibatan la

aela menerima

nonim. Mereka ingin memastikan bahwa semua bukt

an gunakan kesempatan ini. Semakin banya

men itu disebarkan ke beberapa investor kunci, tanpa meninggalkan jejak. Efeknya instan: investor mulai menuntut klari

a untuk meminta klarifikasi atau menghapus berita, tapi semuanya sudah terl

lantai. Wajahnya pucat dan gemetar. "Na

bertindak. Kita tidak bisa membiarkan ini terus berlanjut

"Tapi aku rasa... ini orang yang sa

bukan sembarang orang. Ini adalah seseorang yang tahu kelemahan merek

hujan. Ia menyalakan laptop, meninjau semua data yang masuk: investor, media, karyawan, dan respons

Alena. "Hari ini, besok... semua akan semakin terasa. Badai ini tidak ak

op, pesan mas

enganmu secara rahasia. Mereka in

. Semakin banyak informasi, sem

ltan PR dan pengacara, mencoba membalikkan opini publik. Mereka menyiapkan laporan ya

jejak digital yang menunjukkan dokumen bocor bukan dari internal perusahaan, t

bantahkan, menekankan bahwa Naren dan Selina yang bertanggung jawab. Setiap kali Naren mencoba meny

sah, sering menatap layar dengan wajah pucat, sulit tidur, dan mudah tersulut emosi. Selina, yang dulu angkuh dan penuh strategi, ki

n retakan dalam komunikasi mereka. Rafaela mengamati dari jauh, tersenyum tip

tentang menghancurkan keserakahan, kebohongan, dan pengkhianatan mereka da

i ini, ia hadir sebagai mediator anonim melalui dokumen resmi, menyajikan bukti lengka

n hukum, sementara yang lain menarik dukungan finansial secara terbuka. Naren dan

engarah padanya, dan menarik napas panjang. Kali ini, bukan lagi tent

hilanganmu, Nak," bisiknya pada foto Alena. "Tapi kali ini, aku yang me

ela tahu, badai yang ia ciptakan kini lebih besar dari sebelumnya, dan Athaya Corp, Na

rja. Secangkir kopi panas mengepul di samping foto Alena, putrinya yang tak pernah lepas dari ingatannya. Layar laptop menampilkan rangkaian berita terba

"Ini baru permulaan, Nak. Hari ini, badai akan semakin bes

menatap dokumen yang Rafaela sebarkan ke media beberapa hari terakhir. Setiap kali ia mencoba menghubungi investor untuk memin

a bergetar, mencoba menahan amarah. "Ini tidak bisa dibiark

ba memperbaiki, Naren. Tapi sepertinya orang-orang tidak perc

n diri. "Siapa yang melakukan ini? Siapa yang

a lirih. "Tapi rasanya... ini b

. Setiap langkahnya diatur dengan presisi, seti

perusahaan. Kali ini ia tidak hanya mengandalkan media dan dokumen

oyek yang cerdas namun sering diabaikan oleh Naren dan Selin

lembut. "Tapi jika kita bekerja sama, kita bisa memas

"Kau yakin ini aman? Aku tidak

api percayalah, dengan strategi yang tepat, kau aman. D

kontrak fiktif yang belum dihapus, catatan rapat internal yang menunjukkan keterlibatan

afaela menerima

anonim. Mereka ingin memastikan semua bukti

an gunakan kesempatan ini. Semakin banya

kumen itu disebarkan ke beberapa investor kunci, tanpa meninggalkan jejak. Efeknya instan: investor menuntut klarifi

, sering menatap layar dengan wajah pucat, sulit tidur, dan mudah tersulut emosi. Selina, yang dulu angkuh dan penuh strategi, kin

n retakan dalam komunikasi mereka. Rafaela mengamati dari jauh, tersenyum tip

tentang menghancurkan keserakahan, kebohongan, dan pengkhianatan mereka d

yawan yang sebelumnya takut bersuara, menenangkan mereka, dan menawarkan perlindungan melal

formasi ini," Mira mengaku, menatap

ani menegakkan kebenaran, siapa lagi yang bisa melakukannya? Aku akan

ntrak fiktif untuk proyek yang tidak pernah dijalankan, dan laporan audit internal yang

basah oleh hujan. Laptopnya menampilkan berbagai data investor, media, dan respon

to Alena. "Hari ini, besok... semua akan semakin terasa. Badai ini tidak a

op, pesan mas

enganmu secara rahasia. Mereka in

. Semakin banyak informasi, sem

PR dan pengacara, mencoba membalikkan opini publik. Mereka menyiapkan laporan yang

jejak digital yang menunjukkan dokumen bocor bukan dari internal perusahaan, t

ahkan, menekankan bahwa Naren dan Selina yang bertanggung jawab. Setiap kali Naren mencoba menyeb

i ini, ia hadir sebagai mediator anonim melalui dokumen resmi, menyajikan bukti lengka

n hukum, sementara yang lain menarik dukungan finansial secara terbuka. Naren dan

engarah padanya, dan menarik napas panjang. Kali ini, bukan lagi tent

hilanganmu, Nak," bisiknya pada foto Alena. "Tapi kali ini, aku yang me

ela tahu, badai yang ia ciptakan kini lebih besar dari sebelumnya, dan Athaya Corp, Na

berapa minggu terakhir telah membalikkan keadaan. Ia bukan lagi korban yang lemah, melainkan pengendali per

kan memastikan semua yang menghancurkan hidupku, akan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rasa Sakitku, Kesalahanmu
Rasa Sakitku, Kesalahanmu
“Disaat dunia runtuh di hadapannya, ketika napas terakhir putra kecilnya bergantung pada seutas harapan yang rapuh, Rafaela justru harus menelan kenyataan paling pahit. Suaminya, Naren, memilih pergi-bukan untuk mencari pertolongan, tapi untuk menjemput cinta lamanya, wanita yang dulu pernah ia sebut hanya masa lalu. Ketika monitor rumah sakit berhenti berdetak, menandakan akhir dari kehidupan kecil yang pernah membuat rumah mereka hangat, Naren sedang tersenyum-menyambut kepulangan wanita itu dengan pelukan dan tawa di pesta penyambutan. Rafaela menatap langit-langit kamar putih itu dengan mata kosong. Tak ada air mata tersisa. Yang tersisa hanya hampa. Tiga tahun pernikahan yang ia perjuangkan, sepuluh tahun cinta yang ia yakini tak akan goyah-semuanya musnah bersamaan dengan kepergian anaknya. Perlahan, ia menutup mata. Untuk pertama kalinya, Rafaela tak ingin lagi berjuang. Hatinya membeku, dan seluruh dirinya tenggelam dalam keheningan yang mematikan.”
1 Bab 1 menangis untuk seorang ibu2 Bab 2 Sudah seminggu berlalu sejak pameran3 Bab 3 Hanya ketenangan4 Bab 4 kehidupannya yang hancur5 Bab 5 meminta klarifikasi6 Bab 6 gaya seorang wanita7 Bab 7 Hari ini mereka hancur8 Bab 8 Mama merasakan sesuatu9 Bab 9 menaklukkan badai yang lebih gelap10 Bab 10 memutuskan untuk memulai hari11 Bab 11 Hari ini istimewa12 Bab 12 menyatu dengan wangi kopi13 Bab 13 cahaya yang Mama nyalakan akan selalu menyala14 Bab 14 mengingatkan Rafaela15 Bab 15 membuatnya merasa tak ada yang bisa dipercaya16 Bab 16 menepuk foto Alena17 Bab 17 bayangan masa lalu muncul lagi18 Bab 18 tidak sepenuhnya aman19 Bab 19 tampak tak berujung20 Bab 20 langit Bali21 Bab 21 Semua itu hasil kerja kerasnya22 Bab 22 Semua rencana yang ia susun23 Bab 23 membongkar skandal24 Bab 24 Hujan belum berhenti sejak semalam25 Bab 25 ia jadikan musuh26 Bab 26 menyembunyikan keberadaannya