icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjebak Nostalgia

Bab 4 Empat

Jumlah Kata:1084    |    Dirilis Pada: 04/12/2021

ya pria itu ingin mengajak Marilyn bicara. Tapi ia bingung ingin memulai percak

tidak enak, seolah-olah ia membuat M

tanya pria itu sekadar basa-basi me

an anggukan kepala, enggan

u?" lagi-lagi Marilyn hanya merespon dengan gerakan tu

nya saja yang bersikap dingin. Taunya sosok

a saat merasa tidak nyaman saja? Seperti ini contohnya. K

ngu Marilyn yang tampak sibuk melihat pemandan

Sepuluh tahun sudah berlalu, apakah kota asalnya masih sama seperti

ertidur di mobil cukup lama. Marilyn tersentak bangun,

ereka akan sampai sekitar dua jam lebih lagi. Pria itu ju

g, "aku sudah tid

a juga sama saya." ucap

ndiri. Pasti pria itu menganggapnya wanit

kembali fokus menyetir dan Marilyn juga kembali si

pat. Marilyn panik karena tadi pria itu mengatakan akan samp

saya sangat lapar," pria itu menjelaskan lebih d

menebak jika Marilyn pasti lapar. Tapi Marilyn just

kin tida

pria itu tidak ingin memaksanya. Ia mencoba m

. Tetaplah di mobil jika tidak ingin ikut deng

idak membawa ponselnya agar nanti setelah sampai disana ia bisa menghubungi keluarganya. Ponsel

anggih, mahal-mahal, dan tentu saja keluaran terbaru.

ap bersyukur, setidaknya meskipu

i dan masuk ke dalam mobil. Ia menyer

asa gemas pada Marilyn yang diam s

rilyn keheranan nam

ika Nona p

nanti saja

." kata pria itu tersenyum geli pada

mang apaa

ia itu singkat dan

pria ini membelikannya makanan? Bukankah s

benarnya lapar." Marilyn terdiam mendengarnya, r

a. Dan kalau Nona Marilyn membutuhkan sesuatu bilang saja ke saya. Terma

ya saja aku merasa gugup dan juga malu. Entahlah, memang seperti i

a menger

nya, membawa Marilyn yang tidak lam

karuan seiring cepatnya laju mobil y

lah dulu ji

a membuka bungkusan tersebut

ng ayam, ikan, telur, dan juga berbagai macam o

king merasa tergodanya dengan berbag

hong, tapi tidak dengan perutnya

rilyn yang ingin makan dengan nyaman. Tak lupa juga

mbali melanjutkan perjalanan mereka hing

ah besar nan mewah dihadapannya. T

an rumah?" tanya M

gu kita di dalam." ajak pria itu berjalan lebih du

itu katakan. Hmm, kira-kira seperti apa ya rupa oran

emberi hormat pada pria yang saat

." kata pria itu memberitahukan pada pria

mengenali sosok Feldo, teman dari pri

ti Marilyn. "Apa kabar Marilyn?" sapanya h

menatapnya saja. Cukup lama sampai Feldo berdeham barulah Marily

do, kamu sendi

tmu lagi hari ini." Marilyn merasa tersipu mendengarnya.

dulu, rupanya sedari tadi tang

n sudah di bawain masuk?"

um T

taruh di kamarnya." titah Feldo y

at rumah ini. Dengan senang hati Marilyn mau, karena ia

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjebak Nostalgia
Terjebak Nostalgia
“Blurb : Bertemu dengan pria di masa lalunya bukanlah keinginan Marilyn. Namun keadaan yang memaksa mempertemukannya lagi dengan pria di masa lalunya. Alvaro adalah cinta pertamanya, pria yang sudah berhasil mencuri dan meluluhkan hatinya. Tapi secepat itu pula Alvaro membuatnya patah hati dan hancur saat sebuah fakta terungkap. Sebuah fakta yang sangat menyakiti Marilyn hingga memutuskan untuk pergi dari hidup Alvaro. Kini, sepuluh tahun sudah dan takdir mempertemukan mereka lagi. Mungkinkah ini hanya permainan takdir ataukah cinta sejati yang memang tak bisa terpisahkan?”