icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Derita Seorang Gadis Desa

Bab 2 kesukaan Ibu Ratna

Jumlah Kata:1030    |    Dirilis Pada: 28/09/2025

perti biasanya. Ia menyiapkan sarapan dengan teliti, memasak sup hangat, telur dadar, dan bubur ayam kesuka

seakan ia hanyalah benda asing yang kebetulan mengotori rumah ini. Alya mencoba mengabaikannya,

gar di tangga. Alya menoleh dan mendapati Arka turun dengan kemeja

ng sukses dan berkelas. Namun semua itu tidak

ta apa pun. Ia hanya melirik Alya sekilas, lalu meny

s," ucap Alya pel

r, lalu menatap Alya dengan tata

as," jawab

ata apa-apa, hanya makan dengan ekspresi datar. Aly

engan wajah cerah. "Wah, sarapannya

jawab Alya samb

ampak gembira karena akhirnya bisa maka

anmu di luar negeri?" ta

bisnis di sini juga," jawab Arka singkat

ke gelas atau mengambilkan lauk tambahan. Namun ia bisa merasakan bahwa setiap kal

emu Arka. Lelaki itu jarang berbicara padanya,

rka pulang larut malam. Tubuhnya sedikit sempoyongan, arom

pulang," uc

pintu, menatap Alya dengan sorot mata tajam. Kemudian

ikir rumah ini akan runtuh kalau

bingung haru

lankan tugas, Mas

r setapak, jantungnya berdegup kencang. Namun untunglah,

au mabuk lagi, Nak?" tegur

gkah naik ke lantai dua tanpa me

jemur pakaian di halaman belakang, ia me

na sudah selesai... Jangan khawatir,

Alya gelisah adalah saat ia tanpa sengaja menangkap Arka menoleh ke

unduk, pura-pura s

ki ia tidak pernah merasa nyaman. Ia mencoba fokus bekerja, mengabai

n. Alya ditinggalkan di rumah sendirian bersama

untuk makan malam, ketika tiba-tiba sua

rnah berhenti

Ia menoleh, melihat Arka berdiri bersandar d

apkan makan malam, M

kat perlahan. "Berapa lama

tiga bul

perlakukanmu

na sangat ba

idak semua orang bisa mendapatkan keberuntungan seperti itu. Banyak gadi

an, tapi tatapannya membuat Alya mer

ngkin, Mas," ucap Alya sambil menunduk

i dapur. Namun sebelum pergi, ia sempat berbis

itu terdengar sederhana, tetapi nada Arka

ya resah. Di satu sisi, ia ingin tetap bekerja demi neneknya. Di sisi lain,

doa dalam hati. "Ya Tuhan, lindungi aku.

semakin yakin bahwa badai b

lebih pagi, bekerja lebih cepat, lalu berdiam diri di kamar ketika tidak ada pe

ku-buku di ruang kerja Ibu Ratna.

masuk ke ruangan

Mas. Sesuai perintah Bu

atap Alya. "Kau terlihat... berbeda dari pembantu ruma

us menjawab apa. "Maaf, Mas. Saya harus kembali ke

melewati pintu, suara

noleh

erakannya. "Ingat apa yang kukatakan... tetapl

jalan keluar. Ia tidak ingin kehilangan pekerjaannya, karena itu satu-satunya harapan untuk neneknya. T

, sesuatu akan terjadi. Sesuatu ya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Derita Seorang Gadis Desa
Derita Seorang Gadis Desa
“Alya, seorang gadis cantik berusia 19 tahun, sejak usianya baru menginjak dua tahun sudah menjadi yatim piatu. Sejak saat itu, ia hanya dibesarkan oleh neneknya yang kini sudah tua renta dan sakit-sakitan. Karena keterbatasan biaya, Alya hanya bisa menamatkan sekolah sampai jenjang SMP. Meski demikian, Alya tidak pernah berhenti berharap untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Suatu hari, ia memutuskan meninggalkan desanya dan pergi ke kota untuk mencari pekerjaan. Dengan tekad bulat, ia ingin mengubah nasibnya demi bisa membantu sang nenek. Tak disangka, keberuntungan seperti berpihak kepadanya. Ia bertemu dengan seorang wanita dermawan bernama Ibu Ratna, yang kemudian mempekerjakannya di rumah besar milik keluarganya. Alya pun merasa bersyukur, karena akhirnya ia memiliki tempat tinggal dan pekerjaan tetap. Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Ketika putra sulung Ibu Ratna, bernama Arka, pulang dari luar negeri, kehidupan Alya berubah drastis. Malam itu, sebuah petaka menimpa dirinya-kehormatan Alya direnggut secara paksa oleh Arka. Alih-alih menyesal atau bertanggung jawab, Arka justru bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Bahkan, dengan dingin ia merendahkan Alya dan menyuruhnya pergi dari rumah ibunya. Hati Alya hancur berkeping-keping, namun ia tahu, hidupnya tidak boleh berhenti hanya karena luka ini.”
1 Bab 1 Usianya baru sembilan belas tahun2 Bab 2 kesukaan Ibu Ratna3 Bab 3 Ia sudah berusaha menghindar4 Bab 4 Kenangan5 Bab 5 butik sudah sepi6 Bab 6 mencarinya7 Bab 7 bayangan malam kelam8 Bab 8 seorang perempuan9 Bab 9 teratur10 Bab 10 kita akan selalu bertemu11 Bab 11 membiarkanmu pergi12 Bab 12 pengkhianatan13 Bab 13 membongkar14 Bab 14 menghadapi jebakan yang lebih licik15 Bab 15 ketakutan 30