icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Ketika Hati Yang Tulus Dibalas Dengan Luka Yang Dalam

Ketika Hati Yang Tulus Dibalas Dengan Luka Yang Dalam

icon

Bab 1 pewaris salah satu perusahaan

Jumlah Kata:1622    |    Dirilis Pada: 14/08/2025

Yang ada hanyalah keheningan dingin yang menyelimuti meja makan marmer, memisahkan Arkana dan Rania lebih jauh dari jarak fisik di antara mereka. Rania membolak-

etnya. Garis wajahnya yang tegas dan rahangnya yang kokoh menjadi ukiran patung yang dingin, tidak bergerak, tidak menunjukkan emosi. Arkana adalah prototipe pria idaman dalam novel roman

ingan, suaranya kering seperti kerikil yang bergesekan.

paksa terukir di bibirnya. "Tidak ada. Mungki

"Kakekmu. Iya, aku ingat." Ia kembali fokus pada la

an dan kehormatan keluarga. Perusahaan kakeknya, yang telah dibangun dari nol dengan darah dan keringat, berada di ambang kebangkrutan. Arkana datang sebagai penyelamat, menawarkan modal dan koneksi yang sangat dibutuhkan, dengan sat

seperti jeruji penjara. Rania adalah manekin yang dipajang, istri yang sempurna di depan publik, tetapi di belakang pintu, ia adalah sosok yang tidak ter

isa sarapannya yang dingin. Langkahnya membawanya ke lantai dua, menuju satu-s

riput terlihat damai dalam tidurnya. Usia dan penyakit telah menggerogoti tubuhnya, tetapi tatapan matanya selalu memancarkan kehangatan yang tulus. Tuan Hadi

keknya yang kurus. Kulitnya terasa dingin dan lembut.

rekah di wajahnya. "Kamu tidak pernah terlambat, Nak,"

ngar lebih ceria dari kenyataan. Ia bercerita tentang taman, tentang pelayan yang lucu, tentang hal-hal sepele yang bisa membuat kakeknya ter

pelan. "Aku tahu kamu bahagia

ang Rania lakukan. Sejak awal, kakeknya selalu merasa bersalah. Ia sering meminta Rania untuk mengakhiri pernikahan ini, untuk mencari kebahagiaannya sendiri. Tetapi Rania selalu menolak. Ia tidak bisa. T

mencium tangan kakeknya dengan lembut. "Istirahatlah lagi.

enjaga kakeknya dan membangun kembali perusahaan itu adalah ikatan yang menjerat

nanti. Ia membutuhkan alasan untuk keluar dari rumah ini, meskipun hanya sebentar. Saat di perjalanan, te

Ark

di luar kota," jawab Arkana tanpa basa-basi, sua

Semuanya direncanakan dengan sangat matang. Namun, ia tidak berani ber

jumpa." Sambu

Arkana tidak pernah terburu-buru. Ia selalu mengendalikan segalanya. Ini adalah pertama kalinya ia membatalkan acara penting

, Rania membuka akun media sosial Arkana. Ia menemukan beberapa foto dari acara-acara yang ia datangi bersama Arkana, foto-foto yang dipostin

foto itu, dan jantungnya serasa berhenti berdetak. Foto itu diambil di sebuah restoran mewah. Arkana duduk di sebuah meja, tertawa lepas dengan seorang wanita cantik berambut sebahu. Wajah wanita i

ta. Bukan di rapat. Arkana berbohong. Sebuah kebohongan yang menyakitkan, diumbar terang-terangan di depan matan

ng tertera di unggahan tersebut. Ia tidak tahu apa yang akan ia lakukan, tetapi ia harus melih

erbicara dengan seorang pria. Pria itu adalah Arkana. Mereka tidak hanya berbicara, mereka tertawa. Tawa yang tulus, yang Rania belum pernah dengar dari bibir Arkana.

ih sayang. Ada cinta. Sesuatu yang Arkana tidak pernah berikan padanya. Ia telah melihatnya, dengan mata kepalanya

meskipun tanpa cinta, setidaknya memiliki kehormatan. Ia percaya Arkana adalah pria yang setia, meski hanya dalam perjanjian. Namun, ternyata ia salah. Janji-janji yang Arkana ber

ania telah menyaksikan pengkhianatan ini. Ia kembali ke rumah, ke sangkar emasnya, dengan langkah-langkah y

membuat hati Rania terasa lebih sakit. Mengapa ia harus berkorban begitu banyak

ng yang Rania sering bacakan untuknya. Ia mencari sebuah buku lama yang selalu ia simpan di rak pali

muda dengan wajah yang mirip dengan Rania, tersenyum cerah. Ibunya. Namun, di samping ibunya, ada seorang pria muda. Wajahnya tidak asing. Rambutnya hitam legam dan matanya memancar

gapa ia ada di foto itu bersama kakek dan ibunya? Sebuah perasaan aneh merayap di hatinya. Perasaan yang bercam

yang tak pernah terucap, mulai terungkap. Sebuah perjalanan baru telah dimulai. Dan Rania,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ketika Hati Yang Tulus Dibalas Dengan Luka Yang Dalam
Ketika Hati Yang Tulus Dibalas Dengan Luka Yang Dalam
“Di Bawah Bayang-Bayang Reruntuhan Terperangkap dalam pernikahan yang berlumuran dusta dan luka, Rania mencoba untuk bertahan. Bukan demi suaminya, melainkan demi satu-satunya orang yang ia sayangi: kakeknya yang renta dan terancam. Ketika Rania harus menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana Arkana, pria yang seharusnya menjadi pelindungnya, mengkhianati dirinya, hatinya pun hancur berkeping. Namun, di balik duka dan pengkhianatan itu, sebuah rahasia masa lalu dan perasaan yang selama ini terpendam mulai terungkap. Di Bawah Bayang-Bayang Reruntuhan adalah kisah tentang cinta yang tak pernah sampai, pengorbanan yang tak terlihat, dan kekuatan seorang wanita yang perlahan bangkit dari reruntuhan hati.”
1 Bab 1 pewaris salah satu perusahaan2 Bab 2 sosok pria muda di antara mereka3 Bab 3 Taman Rahasia4 Bab 4 Tawaran5 Bab 5 menyelamatkan kakeknya6 Bab 6 percayalah padaku7 Bab 7 Duka di Pagi Hari8 Bab 8 Malam Pemberontakan9 Bab 9 perusahaan kakeknya10 Bab 10 Sang Dalang11 Bab 11 Mimpi yang Terwujud12 Bab 12 Kebahagiaan memiliki seorang saudara13 Bab 13 Kehidupan pernikahan Rania14 Bab 14 Berita kehamilan15 Bab 15 Waktu yang Menyembuhkan16 Bab 16 kenangan pahit17 Bab 17 surat dari Luna18 Bab 18 Pilihan yang Sulit19 Bab 19 Pernikahan20 Bab 20 Di balik senyum mereka21 Bab 21 mengakhiri22 Bab 22 bukanlah dilandasi oleh cinta23 Bab 23 ada satu musuh24 Bab 24 kediaman25 Bab 25 Surat wasiat26 Bab 26 harapan27 Bab 27 hukuman yang setimpal28 Bab 28 melindungi29 Bab 29 pengorbanannya30 Bab 30 Batin Rania seperti diguncang gempa31 Bab 31 saksi bisu dari pernikahan32 Bab 32 ketenangan33 Bab 33 mereka bertekad untuk menggali kebenaran34 Bab 34 telah berlalu35 Bab 35 cintanya yang tak tergoyahkan36 Bab 36 membesarkannya37 Bab 37 terlihat di depan umum38 Bab 38 Keesokan harinya39 Bab 39 ketenangan yang menenangkan40 Bab 40 kecurigaan41 Bab 41 memilih jalannya sendiri42 Bab 42 menjauh dari kehidupan mereka43 Bab 43 bagaimana dengan anak kita 44 Bab 44 sang ayah kandung45 Bab 45 membebaskan Rania46 Bab 46 menitipkannya47 Bab 47 memiliki bukti48 Bab 48 pengacara49 Bab 49 Surat itu berakhir50 Bab 50 kesedihan