icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dua Takdir, Satu Malam

Bab 2 Beberapa bulan berlalu sejak hari-hari kelam

Jumlah Kata:707    |    Dirilis Pada: 01/02/2025

atkan pekerjaan yang layak, meski selalu berakhir dengan penolakan. Setiap pintu yang ia coba buka selalu tertutup rapat, dan setiap hari

di rumah seorang teman lama yang bisa memberikan sedikit perlindungan, meskipun dalam kondisi yang tak

ya dengan kekuatan yang ia temukan dalam dirinya sendiri. Setiap kali rasa putus asa datang menggerogoti, ia

agi, saat Kyra tengah berjalan menyusuri jalan setapak men

sesuatu, kini berdiri di hadapannya. Tentu saja, ia mengenali Kyra. Meskipun tak melihat Kyra sejak hari itu, wajahnya

eperti ini, di jalan yang sepi, dengan wajah yang tampak berbeda-lebih dewasa, lebih tegar. Kyra yang dulu selalu

tahu betul bahwa pertemuan ini akan mengungkit semua luka yang ia coba

mbuat Kyra berhenti. "Kau

ahkan jika ia mencoba berbicara, kata-kata itu tidak akan cukup untuk menjelaskan penderita

tanya, meskipun nada suaranya terasa seperti

harus ia katakan pada pria yang telah menghancurkan hidupnya? Apa yang

erak, hampir tak ter

nah ia rasakan terhadap Kyra seolah sirna dalam sekejap, digantikan dengan rasa bingung yang mendalam. Ia t

saya tidak tahu apa yang terjadi malam itu, tapi saya tahu sat

dak tahu harus merasa marah atau kasihan. Selama ini, ia hanya melihat Kyra sebagai seorang yang te

a mencari kata yang tepat.

di matanya. "Saya tidak ingin ada masalah lagi, D

eriak, mengutuk, namun di sisi lain, ada bagian dari dirinya yang merasa terluka lebih dalam daripada sebelumnya. Semua yan

awaban yang akan membuat semuanya baik-baik saja. Tidak ada jalan yang

seperti sebuah beban yang berat. "Kau tahu aku tidak bisa mem

apan dan ketakutan. Apa maksud kata-kata D

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dua Takdir, Satu Malam
Dua Takdir, Satu Malam
“Hari sebelum pernikahannya dengan tunangannya, Damar menemukan dirinya terbangun di kamar yang asing, di samping sekretarisnya, Kyra. Bingung dan marah, Damar langsung menuduh Kyra yang sengaja menjebaknya. Tanpa berpikir panjang, Damar memecat Kyra di tempat dan mengancam untuk membuatnya tidak bisa bekerja di mana pun. Keputusan Damar itu menghancurkan hidup Kyra. Ia kehilangan pekerjaan, diusir dari apartemennya, dan yang lebih buruk, tak bisa lagi membiayai perawatan ibunya yang sakit parah. Namun, hidup Kyra semakin berat ketika dia mengetahui bahwa dirinya hamil-dalam keadaan tanpa pekerjaan, tanpa tempat tinggal, dan tanpa dukungan. Hatinya hancur, tapi ia tetap berjuang demi masa depannya dan sang bayi. Berbulan-bulan berlalu, dan tak terduga, Damar dan Kyra bertemu kembali. Tapi kali ini, ada rahasia yang tak pernah mereka ketahui sebelumnya. Kisah ini penuh dengan kebingungan, emosi yang membakar, dan tak terduga yang akan membuat siapapun bertanya-tanya, "Apa yang sebenarnya terjadi?"”