icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dua Takdir, Satu Malam

Bab 4 Damar dan Kyra tinggal di rumah yang sama

Jumlah Kata:679    |    Dirilis Pada: 01/02/2025

a seperti dua dunia yang saling mengabaikan. Damar tetap keras dan tertutup, berusaha menghindari percakapan tentang perasaan mereka atau ap

yataan bahwa ia masih belum siap menghadapi apa yang akan datang. Namun, ia juga merasa ada sedikit

apa yang dibutuhkan-makanan, tempat tidur yang layak, dan bahkan perawatan medis untuk ibunya. Namun, ada perasaan yang mengambang di udara.

Damar muncul di ruang tamu, matanya memandangny

ya, "Aku tahu ini bukan hal yang mudah bagimu, atau bagiku. Tapi aku

ya dengan nada seperti itu. "Aku tidak meminta untuk diperlakukan seperti ini, Damar," jawab Kyra, suaranya

ras. Aku juga tidak bisa lari dari kenyataan ini. Tapi aku ingin k

ng terjadi pada Damar. Setelah semua yang telah terjadi, apakah ia bis

tanya Kyra hati-hati, menun

h membuat banyak kesalahan. Tapi aku ingin kita mencoba untuk memperbaiki apa yang bisa diperbaiki. Aku akan mendukungmu, terutama dengan kehamilan ini

sedikit rasa harapan yang mulai tumbuh. Harapan bahwa mungkin, hanya mungkin, mereka bisa melewati ini b

a penuh keraguan namun ada keinginan untuk me

tuju pada Kyra. "Tapi kita bisa mencoba. Setidaknya ki

ingan di bahunya. Mungkin, hanya mungkin, ada kesempatan un

aan yang sulit-Damar dengan rasa bersalahnya, Kyra dengan ketakutannya tentang masa depan. Tapi mereka tahu, mereka tidak bisa terus

jaminan bahwa semuanya akan berjalan lancar. Namun, ia memilih untuk bertahan, untuk memberi kesempatan pada diri mereka berdua.

akhir dari semua masalah mereka, tapi mungkin, hanya mungkin, ini adalah awal dari sebuah perubahan. Sebuah perubahan yang dimu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dua Takdir, Satu Malam
Dua Takdir, Satu Malam
“Hari sebelum pernikahannya dengan tunangannya, Damar menemukan dirinya terbangun di kamar yang asing, di samping sekretarisnya, Kyra. Bingung dan marah, Damar langsung menuduh Kyra yang sengaja menjebaknya. Tanpa berpikir panjang, Damar memecat Kyra di tempat dan mengancam untuk membuatnya tidak bisa bekerja di mana pun. Keputusan Damar itu menghancurkan hidup Kyra. Ia kehilangan pekerjaan, diusir dari apartemennya, dan yang lebih buruk, tak bisa lagi membiayai perawatan ibunya yang sakit parah. Namun, hidup Kyra semakin berat ketika dia mengetahui bahwa dirinya hamil-dalam keadaan tanpa pekerjaan, tanpa tempat tinggal, dan tanpa dukungan. Hatinya hancur, tapi ia tetap berjuang demi masa depannya dan sang bayi. Berbulan-bulan berlalu, dan tak terduga, Damar dan Kyra bertemu kembali. Tapi kali ini, ada rahasia yang tak pernah mereka ketahui sebelumnya. Kisah ini penuh dengan kebingungan, emosi yang membakar, dan tak terduga yang akan membuat siapapun bertanya-tanya, "Apa yang sebenarnya terjadi?"”