icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pelarian Cinta Yang Terlarang

Bab 4 Elara menghabiskan malam itu dengan rasa gelisah

Jumlah Kata:635    |    Dirilis Pada: 29/01/2025

enindih dadanya. Pikiran-pikiran tentang Thorne, tentang kata-kata yang dia ucapkan, dan tentang rasa terperangkap yang semakin membelenggu dirinya te

ia berjalan menuju jendela, menatap kegelapan di luar. Angin malam yang dingin menyapu wajahnya, m

rung dalam kehidupan yang tidak ia pilih, dikelilingi oleh tembok-tembok tinggi yang tak bisa dihancurkan. Thorne selalu ada di

mua ini

orne berdiri di pintu kamar, matanya yang tajam menatapnya. Wajahnya tak terlihat marah, ha

dengan suara lembut, namun setiap kat

suaranya dipenuhi kebencian yang ia co

pan yang memusatkan perhatian padanya. "Aku hanya ingin m

tak pernah tahu apa yang aku inginkan!" Elara hampir berteriak

kata pun. Elara merasa darahnya mendidih, tetapi ia tidak mundur. Dia tahu bahwa ini adalah b

Kamu terlalu keras kepala," katanya pelan, hampir seperti bisikan. "Kamu berpikir bisa

a menantangnya, meskipun hatinya b

orang, Elara. Itu bukan caraku. Tapi jika kamu terus melawan, aku akan membuatmu m

yang sering ia dengar, kata-kata yang selalu digunakan untuk mengekangnya, untuk membuatnya merasa seolah-ola

besar," Elara berkata, suaranya lebih tenang meskipun hati b

lawan, Elara. Tapi ingat, ketika kamu melawan, akan ada konsekuen

menunjukkan kelemahannya. "Kamu tidak bisa menghancurkanku, Thorne.

itu dingin, penuh dengan kepercayaan diri ya

nggantung di udara. Elara berdiri di sana, menatap pintu yang tertutup, merasa semakin terperangk

mengendalikan segalanya, dia tahu-suatu hari nanti, dia a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pelarian Cinta Yang Terlarang
Pelarian Cinta Yang Terlarang
“Saat usianya 10 tahun, Elara diadopsi oleh Thorne, mantan kekasih ibunya, setelah ibunya mengakhiri hidupnya dengan tragis. Tidak hanya itu, Elara juga disadarkan pada kenyataan pahit bahwa Thorne adalah orang yang nyaris meracuni ibunya sebelum tragedi tersebut terjadi. Sejak saat itu, Elara terpaksa hidup bersama Thorne dan keluarganya-paman dan bibi dari pihak ayah angkatnya. Namun, semuanya berubah ketika situasi memaksa Elara untuk tinggal serumah dengan Thorne. Di bawah aturannya yang keras, hidup Elara berubah menjadi mimpi buruk. Keinginan Thorne untuk mengendalikan setiap aspek hidupnya, hingga hal-hal kecil yang seharusnya menjadi haknya, membuat Elara merasa seperti terperangkap dalam cengkeraman besi. Dulu dimanjakan, kini Elara menjadi pemberontak, marah, dan penuh kebencian. Namun, ada satu hal yang sulit diterima oleh Elara: Thorne, lelaki yang telah menghancurkan hidup ibunya, ternyata menyimpan perasaan yang jauh lebih gelap terhadapnya. Perasaan itu membuat Elara bertekad untuk melarikan diri-tapi apakah dia akan berhasil, atau justru jatuh lebih dalam ke dalam cengkraman Thorne yang tak terduga? Apakah Elara bisa menemukan kebebasan dan mengungkapkan kebenaran yang terkubur, atau akan terjebak dalam permainan berbahaya yang tak pernah ia inginkan?”