icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Pelarian Cinta Yang Terlarang

Pelarian Cinta Yang Terlarang

Penulis: nasir
icon

Bab 1 Rumah yang awalnya bukanlah tempat yang diinginkan

Jumlah Kata:474    |    Dirilis Pada: 29/01/2025

mah ini terasa asing, terlalu besar, dan mengintimidasi. Setiap langkah yang ia ambil, setiap sudut yang ia pandangi, membuat hatinya

ingin berlari. Rumah ini milik Thorne. Thorne, yang seharusnya menjadi pelindung bagi ibunya, ternyata j

coba ia rapikan. Thorne. Saat Elara menoleh, ia mendapati pria itu berdiri di ambang pintu, menatapnya

ta, suaranya tegas namun ada sesuatu yang te

tuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang paling kejam-mengakhiri semuanya dalam sunyi. Elara masih ingat jelas, b

ataan yang tak

tak lebih dari tipu daya. Adopsi itu bukan untuk menyelamatkan Elara, tapi untuk mengekangnya, menjadikannya alat yang bisa ia kontrol

nya yang selalu mengawasi membuat Elara merasa semakin terkurung. Setiap langkah yang ia ambil, setiap kata yang ia ucapkan, selalu diawasi, dan

lagi, Elara," Thorne berkata lagi, sua

agi, tanpa memberi Thorne kesempatan untuk melontarkan kata-kata lain, ia merasakan matanya mula

ndalikan-perasaan Elara. Tidak ada yang bisa menghapus kenangan tentang

a tahu ini baru permulaan. Ada sesuatu dalam dirinya yang terus tumbuh-sesuatu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pelarian Cinta Yang Terlarang
Pelarian Cinta Yang Terlarang
“Saat usianya 10 tahun, Elara diadopsi oleh Thorne, mantan kekasih ibunya, setelah ibunya mengakhiri hidupnya dengan tragis. Tidak hanya itu, Elara juga disadarkan pada kenyataan pahit bahwa Thorne adalah orang yang nyaris meracuni ibunya sebelum tragedi tersebut terjadi. Sejak saat itu, Elara terpaksa hidup bersama Thorne dan keluarganya-paman dan bibi dari pihak ayah angkatnya. Namun, semuanya berubah ketika situasi memaksa Elara untuk tinggal serumah dengan Thorne. Di bawah aturannya yang keras, hidup Elara berubah menjadi mimpi buruk. Keinginan Thorne untuk mengendalikan setiap aspek hidupnya, hingga hal-hal kecil yang seharusnya menjadi haknya, membuat Elara merasa seperti terperangkap dalam cengkeraman besi. Dulu dimanjakan, kini Elara menjadi pemberontak, marah, dan penuh kebencian. Namun, ada satu hal yang sulit diterima oleh Elara: Thorne, lelaki yang telah menghancurkan hidup ibunya, ternyata menyimpan perasaan yang jauh lebih gelap terhadapnya. Perasaan itu membuat Elara bertekad untuk melarikan diri-tapi apakah dia akan berhasil, atau justru jatuh lebih dalam ke dalam cengkraman Thorne yang tak terduga? Apakah Elara bisa menemukan kebebasan dan mengungkapkan kebenaran yang terkubur, atau akan terjebak dalam permainan berbahaya yang tak pernah ia inginkan?”