icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mantan Kekasihku CEO Psikopat

Bab 2 Alya membuat janji pada dirinya sendiri

Jumlah Kata:2001    |    Dirilis Pada: 08/12/2024

m hatinya, hanya ada keheningan yang mencekam. Wajah Dira yang penuh misteri masih tertanam dalam benaknya, mengisi ruang kosong yang selama ini ia kira telah mati. Dira Pratama, CEO yang tak h

di. Ia merasakan angin Jakarta yang panas menyapa wajahnya, namun dingin menyelinap di hatinya. Ada perasaan sea

orang-orang kecil, dunia ini berdiri megah, membungkus kenyataan dengan kilauan dan janji yang kosong. Alya merasakan air mata ingin meluncur, tetapi ia menah

da dengan perasaannya. Alya menatap ponselnya, mencoba mencari distraksi, tetapi matanya menatap angka yang menunjukkan puku

taan bahwa ia telah kembali di hadapan Dira, pria yang dulu membuatnya percaya bahwa mereka akan mengarungi hidup bersama, selamanya. Ia menutup matanya sejenak, menging

olah sedang berada di dua dunia berbeda; dunia di mana ia berjuang untuk mendapatkan p

Di sekelilingnya, anak-anak bermain bola, pasangan muda bercengkerama, dan seorang pria tua duduk di bangku, memandangi bunga-bunga yang tumbuh di tam

ada masa-masa di mana mereka berdua berlari di bawah hujan, tertawa hingga perut mereka sakit. Dira, dengan senyumnya yang menenangkan, seolah bisa m

g muncul di layar: Mama. Sambil menekan tombol untuk menjawab, Alya merasa ber

engar khawatir, penuh harap. Alya menutup mata, mencoba

ahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam dirinya. Bagaimana bisa ia menjelaskan perasaan yang tak bisa diungkapkan, rasa sa

i, tapi juga untuk kami," kata Mama, suaranya penuh dengan semangat dan cinta. Alya menatap taman di sekelilingnya, dan

ir dan kesunyian kembali menyelimuti, Alya merasakan ketegangan yang kembali menekan. Ia tahu bahwa langkah perta

dapi kenyataan bahwa ia tak bisa lari dari masa lalunya. Dira, yang dulunya adalah pria yang membuatnya merasa istimewa, kini menjadi penghalang antara

inya penuh dengan semangat yang baru. Di dalam apartemen kecilnya, ia duduk di tepi ranjang, menatap langit Jakarta yang jauh lebih gelap dari langit kampung halamannya. Lampu-lampu dari gedung-gedun

ng tak berbintang. Ia tahu, untuk bisa berdiri di hadapan Dira dan menghad

menenangkan. Alya memejamkan matanya dan membiarkan kesedihan itu datang, hanya untuk merasaka

uang, maka ia akan berjuang hingga titik darah penghabisan. Dan Dira? Biarkan pria itu menjadi bayangan yang sel

membangun kekuatan dalam dirinya, menghadapi kenyataan yang sulit, s

m hatinya, hanya ada keheningan yang mencekam. Wajah Dira yang penuh misteri masih tertanam dalam benaknya, mengisi ruang kosong yang selama ini ia kira telah mati. Dira Pratama, CEO yang tak h

di. Ia merasakan angin Jakarta yang panas menyapa wajahnya, namun dingin menyelinap di hatinya. Ada perasaan sea

orang-orang kecil, dunia ini berdiri megah, membungkus kenyataan dengan kilauan dan janji yang kosong. Alya merasakan air mata ingin meluncur, tetapi ia menah

da dengan perasaannya. Alya menatap ponselnya, mencoba mencari distraksi, tetapi matanya menatap angka yang menunjukkan puku

taan bahwa ia telah kembali di hadapan Dira, pria yang dulu membuatnya percaya bahwa mereka akan mengarungi hidup bersama, selamanya. Ia menutup matanya sejenak, menging

olah sedang berada di dua dunia berbeda; dunia di mana ia berjuang untuk mendapatkan p

*

Di sekelilingnya, anak-anak bermain bola, pasangan muda bercengkerama, dan seorang pria tua duduk di bangku, memandangi bunga-bunga yang tumbuh di tam

ada masa-masa di mana mereka berdua berlari di bawah hujan, tertawa hingga perut mereka sakit. Dira, dengan senyumnya yang menenangkan, seolah bisa m

muncul di layar: *Mama*. Sambil menekan tombol untuk menjawab, Alya merasa ber

engar khawatir, penuh harap. Alya menutup mata, mencoba

ahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam dirinya. Bagaimana bisa ia menjelaskan perasaan yang tak bisa diungkapkan, rasa sa

i, tapi juga untuk kami," kata Mama, suaranya penuh dengan semangat dan cinta. Alya menatap taman di sekelilingnya, dan

ir dan kesunyian kembali menyelimuti, Alya merasakan ketegangan yang kembali menekan. Ia tahu bahwa langkah perta

*

dapi kenyataan bahwa ia tak bisa lari dari masa lalunya. Dira, yang dulunya adalah pria yang membuatnya merasa istimewa, kini menjadi penghalang antara

inya penuh dengan semangat yang baru. Di dalam apartemen kecilnya, ia duduk di tepi ranjang, menatap langit Jakarta yang jauh lebih gelap dari langit kampung halamannya. Lampu-lampu dari gedung-gedun

ng tak berbintang. Ia tahu, untuk bisa berdiri di hadapan Dira dan menghad

menenangkan. Alya memejamkan matanya dan membiarkan kesedihan itu datang, hanya untuk merasaka

uang, maka ia akan berjuang hingga titik darah penghabisan. Dan Dira? Biarkan pria itu menjadi bayangan yang sel

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mantan Kekasihku CEO Psikopat
Mantan Kekasihku CEO Psikopat
“Alya Rahayu adalah seorang wanita berusia 23 tahun, dengan kecantikan yang memancarkan kehangatan dan kelembutan. Meskipun hidup di tengah keluarga yang penuh kasih, Alya merasa ada yang kurang, seolah ada sisi dirinya yang hilang di kota kecil tempat ia dibesarkan. Lulus dengan gelar di bidang Hubungan Masyarakat, Alya memutuskan untuk pindah ke Jakarta demi mewujudkan impiannya yang sudah lama terpendam-menjadi seorang profesional di dunia industri. Namun, saat tiba di Jakarta, nasibnya tak sebaik yang dibayangkan. Di tengah hiruk-pikuk ibukota, dompetnya dicopet, semua dokumen penting hilang, dan uang sewa bulan pertama belum ada. Kegelisahan semakin memburuk ketika ia mendapati diri di depan gedung perusahaan impian, hanya untuk menemui sosok yang tak asing. Pria itu, Dira Pratama, CEO muda yang sukses dan disegani, adalah mantan kekasihnya yang hilang tanpa jejak lima tahun lalu. Dira yang sekarang, jauh lebih dingin dan penuh rahasia, membangkitkan rasa takut dan rindu yang terpendam dalam hati Alya. "Alya, kamu di sini?" Suara Dira, yang dulu lembut dan penuh kasih, kini terasa seperti bisikan angin dingin. Wajahnya yang tampan, dengan mata tajam dan senyum yang menyimpan banyak misteri, membuat jantung Alya terhenti sejenak. Di balik kepiawaiannya dalam dunia bisnis, ada sisi gelap yang sulit dipahami-kekuasaan yang mengendalikan, dan obsesi yang menggerogoti. Di balik kilauan kesuksesan Dira, ada jejak kelam yang tak pernah Alya ketahui. Dira memiliki ambisi yang lebih besar dari sekadar uang dan popularitas; dia ingin membuktikan pada dunia bahwa dia tak pernah gagal, dan Alya adalah bagian dari masa lalu yang tidak akan pernah dia maafkan. Saat Alya mulai bekerja di perusahaan itu, perasaan lama dan trauma yang sudah lama disimpan mulai bangkit, berbaur dengan kenyataan bahwa sekarang, Dira adalah atasan yang harus dihadapinya. Namun, seiring berjalannya waktu, Alya menyadari bahwa perasaan cinta dan kebencian itu saling bertautan dalam benaknya, seperti utas yang tak bisa terlepas. Dira, dengan segala kegelapan dan keangkuhannya, mulai melihat sisi lain dari Alya-sisi yang tidak ia kenal di masa lalu. Apakah Alya bisa menjaga hatinya tetap utuh di tengah kekuasaan dan rahasia Dira? Dan yang paling penting, apakah ia mampu menghadapi kebenaran mengapa Dira meninggalkannya lima tahun lalu, dan apa arti cinta mereka yang sebenarnya?”
1 Bab 1 Alya tahu satu hal-dalam permainan ini2 Bab 2 Alya membuat janji pada dirinya sendiri3 Bab 3 Alya tahu bahwa ia berhak mendapatkan kebahagiaan4 Bab 4 apakah itu cukup untuk membuatnya kembali percaya 5 Bab 5 masih menjadi misteri yang sulit dipecahkan6 Bab 6 Alya menutup jurnalnya7 Bab 7 saat Alya kembali ke apartemennya8 Bab 8 di tengah keramaian kantor yang sibuk9 Bab 9 Hari-hari semakin penuh dengan tantangan10 Bab 10 malam yang dingin terasa seperti siraman air11 Bab 11 Pertaruhan Cinta12 Bab 12 menerima kenyataan13 Bab 13 menuntutnya untuk memilih14 Bab 14 Pandangannya penuh harapan dan penyesalan15 Bab 15 Hanya keheningan yang menjawab pertanyaannya16 Bab 16 Hatinya terasa kosong17 Bab 17 akhirnya menyimpannya di laci18 Bab 18 Dalam Bayang Luka dan Cinta19 Bab 19 Dira tahu bahwa untuk melindungi Alya20 Bab 20 rasa sakit itu begitu dalam21 Bab 21 segalanya meledak dalam kekacauan22 Bab 22 membuat keputusan yang benar23 Bab 23 hidupnya tidak akan pernah sama lagi24 Bab 24 meninggalkan Dira di tengah hujan malam25 Bab 25 dunia yang gelap dan penuh ancaman26 Bab 26 Cinta yang Tertahan27 Bab 27 Matahari mulai terbit di balik gedung-gedung28 Bab 28 untuk masa depan mereka29 Bab 29 Dengan Dira di sisinya30 Bab 30 pertarungan ini belum berakhir