icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Tidak Direstui

Bab 3 Pertemuan dengan Ibu Bima

Jumlah Kata:736    |    Dirilis Pada: 04/12/2024

jawaban pasti, namun setidaknya, ia merasa sedikit lebih tenang. Meskipun Ibu Bima belum sepenuhnya menerim

ke kursi mobil dan menatap keluar jendela. Di luar sana, dunia tampak biasa-bia

r, dan hati kecilnya merasa sedikit gugup saat melihat nama Bi

"Halo,

anmu dengan ibuku? Aku khawat

berusaha menenangkan

an siapa aku sebenarnya, dan meskipun dia belum sepenuhn

ah, Risa. Tapi aku bangga banget kamu

meskipun hatinya masih

kita nggak bisa buru-buru. Ibu kamu itu orang yang san

u akan terus berusaha. Aku nggak mau

meski Bima tidak

waktu dan keteguhan hati. Aku yakin se

u akan selalu di sisimu. Kita

enak, lalu berka

Aku benar-benar merasa ber

i, bagaimana kalau kita makan malam nanti?

Aku butuh sedikit w

harus ditempuh masih panjang, setidaknya ada orang yang siap mendukungnya. Bima

makan malam di restoran kecil yang menyajikan masakan favorit

pertemuan dengan ibuku? Kamu nggak per

ipun senyum itu tamp

erkadang, bekerja itu seperti pelarian untukku.

ng Risa deng

merasa ter

inya. Aku nggak bisa terlalu fokus pada

Risa, menggenggam

ut sama kamu. Aku tahu semuanya akan berja

merasakan ketulusan

Aku hanya takut kalau kamu merasa

u apa yang aku inginkan, dan aku ingin kamu di hidup

kan, ada satu pertanyaan yang terus mengganggu pikirannya. Apa yang akan terjadi jika Ibu Bima tetap tidak bisa m

lasnya, menatap Ri

katan. Kita berdua berjuang

an mereka baru saja dimulai. Namun, seti

kembali ke apartemennya. Ketika mereka berdiri di depan pintu apart

u akan selalu ada untuk kamu. Kita akan be

akan ketenangan yang m

mu, Bim. Terima kasih s

nduk sedikit dan mencium

agi, sayang. Jangan te

kipun ia tahu bahwa perjalanan ini tidak akan mudah, setidaknya, ia tahu bahwa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta Tidak Direstui
Cinta Tidak Direstui
“Risa Ayu Cahyaningrum adalah seorang dokter spesialis ternama yang bekerja di rumah sakit besar dan memiliki klinik pribadi yang sukses. Namun, ia direndahkan oleh ibu kekasihnya, seorang perwira TNI berpangkat Mayor, karena latar belakang keluarganya yang sederhana. Sang ibu beranggapan bahwa seorang dokter sekalipun tidak cukup baik untuk anaknya jika berasal dari keluarga petani. Risa bertekad membuktikan bahwa cinta sejati tidak memandang status sosial. Dalam perjalanan itu, ia harus menghadapi tantangan, intrik, dan konflik keluarga yang menguji kesabaran dan cintanya.”
1 Bab 1 Risa Ayu Cahyaningrum menatap pantulan dirinya2 Bab 2 Apa yang tadi terjadi di rumah Bima3 Bab 3 Pertemuan dengan Ibu Bima4 Bab 4 namun ada ketegangan yang masih mengganjal di dalam dirinya5 Bab 5 merasakan sedikit beban yang terangkat,6 Bab 6 saat Risa sedang dalam perjalanan ke rumah sakit7 Bab 7 Pagi yang cerah menyelimuti kota8 Bab 8 ketika Risa sedang menunggu Bima di kafe9 Bab 9 Pikirannya berputar-putar10 Bab 10 Risa berusaha keras untuk melupakan11 Bab 11 Risa mulai merasakan adanya perubahan12 Bab 12 Risa sedang menyiapkan laporan medis13 Bab 13 teman sejawat yang selalu ada untuknya14 Bab 14 Meskipun pertemuan dengan Risa semalam memberi sedikit harapan15 Bab 15 langkah selanjutnya dalam rencana pernikahan16 Bab 16 Setelah memilih gaun pengantin17 Bab 17 seketika perasaan sakit itu datang kembali18 Bab 18 Suasana di rumah sakit19 Bab 19 Acara pernikahan Bima dan Liana berlangsung dengan meriah20 Bab 20 Risa merasa seolah ada ruang kosong dalam hidupnya21 Bab 21 Risa merasa sedikit lebih ringan22 Bab 22 setelah mereka selesai menikmati pasar malam23 Bab 23 Meskipun Risa belum siap untuk menyebutkan apa-apa24 Bab 24 Liburan singkat ke luar kota bersama Adit25 Bab 25 Adit tidak pernah terburu-buru26 Bab 26 memandangi langit sore yang mulai gelap27 Bab 27 hubungan Risa dengan Adit semakin dalam28 Bab 28 Kunjungan yang Membuka Mata