icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ipar adalah Maut Pernikahan

Bab 2 cahaya matahari menerobos tirai yang setengah tertutup

Jumlah Kata:497    |    Dirilis Pada: 22/11/2024

ka matanya perlahan, merasakan tubuhnya yang lelah setelah malam panjang penuh dos

kirnya, menggigit bibir bawahnya untuk menahan rasa bersalah yang kini menyergap. Ia ingin

ian yang masih terbaring di sampingnya, ia tersenyum kecil. "Pa

ta nggak boleh terus begini," ucapnya dengan nada gemetar, men

salah. Tapi apa kamu bisa bilang kamu nggak merasa apa-apa

ya mulai meninggi. "Aku nggak mau ini terus terjadi.

ujar Raihan, suaranya rendah namun penuh emosi. "A

a. "Tapi itu nggak berarti kita bisa begini, Mas

ahunya dengan lembut, memaksa Dian untuk menatapnya. "Dian, aku janji aku nggak akan

-kata itu. "Mas, jangan gila! Kamu

u nggak peduli dengan apa yang orang lain

langkah kaki terdengar mendekat dari luar ka

Laras memanggil dari lua

an bergegas menuju jendela untuk memastikan keadaan aman. "Aku di sini, Kak

ras yang duduk di kursi rodanya. Wajahnya terli

ak sarapan bareng," ucap Laras pelan, tak

ku... aku akan segera keluar

galkan mereka. Begitu pintu tertutup, Dian menole

," pinta Dian dengan suara pelan namun penuh teka

ia mengangguk perlahan, meski dalam hatinya, ia tahu ba

yang terasa berat. Ia tahu, malam itu hanyalah a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ipar adalah Maut Pernikahan
Ipar adalah Maut Pernikahan
“Dian, seorang istri yang tampak menjalani kehidupan harmonis, menyembunyikan luka batin dan rahasia kelam yang mulai menguasai hidupnya. Hubungan terlarangnya dengan Raihan, pria yang juga terjebak dalam pernikahan tanpa cinta, semakin membawa keduanya ke dalam pusaran dosa. Pagi itu, setelah malam panjang yang penuh kesalahan, Dian diliputi rasa bersalah yang mendalam. Ia menyadari bahwa perbuatannya bukan hanya melukai suaminya, Galih, tetapi juga Laras, istri Raihan, yang selama ini menganggapnya sebagai sahabat sekaligus saudara. Saat Dian berusaha menjauh dari Raihan dan menghentikan hubungan mereka, Raihan justru semakin menunjukkan cintanya yang obsesif. Namun, konflik semakin memuncak ketika Laras tiba-tiba muncul di depan kamar Dian tanpa menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Di tengah dilema moral dan tekanan emosional, Dian merasa semakin terjebak dalam bayangan kelam yang mengancam untuk menghancurkan segalanya-pernikahan, persahabatan, dan masa depannya. Akankah ia mampu keluar dari jeratan ini sebelum semuanya terlambat?”