icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian

LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian

icon

Bab 1 Empat Kerajaan Benua Swarna Dwipa

Jumlah Kata:878    |    Dirilis Pada: 18/09/2024

i jagad Mayapada. Sebenarnya di benua tersebut terbagi atas 5 wilay

ilayah pelabuhan sebagai pintu masuk utama kapal-kapal yang membawa barang dagang dari mancanega

berdebu. Meski demikian wilayah Kerajaan AL-BARTA yang dip

r dengan berbagai macam tanaman herbal dan buah unik gurun yang menjadi buah favorit

GA MANIK yang berarti butiran batu sorga sebab banyak

Raja, bagian tengah benua dipimpin oleh seorang wanita canti

dan lembah subur menjadi wilayah paling ramai dikunjungi di seluruh benua Swarna Dwipa. Pus

pegunungan dan hutan bisa dikatakan jauh dari hiruk pikuk keramaian. Namun demikian justru su

subur, tak heran jika Kerajaan TIMORA menjadi pemas

ng buruan yang biasa dikonsumsi manusia semacam Rusa, Babi Hutan, Ayam Hutan, Ke

han yang mampu menguasai wilayah itu. SELATOR terkenal akan struktur teritori alam yang tidak mudah ditaklukkan man

ma para penjahat buronan kerajaan-kerajaan. Akibatnya berbagai macam tindak

k ada hukum di wilayah tersebut. Dengan berlakunya hukum rimba, dimana yang kuat memangsa yang lemah seir

ya masih belum mampu meluruhkan embun yang menetes dari ujung ujung daun. Sepi dan dinginnya

asan wilayah Kerajaan TIMORA dan SELATOR, tiba-tiba suasana dikej

BOOM !!

anah longsor hebat. Longsoran tanah dan batu deras meluncur ke area pemukiman penduduk di

kuh Pepesan sontak ramai terdengar, menyusul banyak

ni rumah yang terletak di samping tebing. Tanpa ampun mereka te

aknya saat terlelap, atau orang tua yang diseret paksa karen

ita yang bahkan tidak sadar mereka hanya sekedar m

n rumah terkubur rata bersama puluhan penghuninya. Jerit tangis pilu tak bisa disembunyikan da

rsamaan, dua ledakan serupa juga terjad

pai radius ratusan meter. Tidak banyak korban jiwa memang, tapi bagaimanapun ke

Kerajaan tersebut dengan Kerajaan AL-BARTA terkena imbas cukup parah akibat ledakan pergudangan yang te

i prajurit tangguh, dan memiliki sistem pengamanan ketat, ledakan dahsyat juga terjadi. Sebagian

ak ramai di seluruh benua Swarna Dwipa. Dari rakyat jelata hingga pucuk pimpinan kerajaan-kerajaa

raja masing-masing untuk membicarakan masalah ini. Untuk tempat pertemua

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
“Lintang perlahan menghampiri lelaki yang nafasnya tersengal-sengal menahan gairah. Memegang dada berbulu lelaki itu sebentar kemudian mendorongnya hingga terduduk diatas ranjang. "Sebentar, Tunggu disini ya jangan kemana mana." Lintang menggigit ringan bibir bawahnya diiringi kedipan sebelah matanya. Bernardo tersenyum lebar terlentang diatas ranjang. Membayangkan bagaimana nikmatnya bergumul dengan wanita cantik berkulit seputih susu itu nanti. Ketika berbalik kearah pintu, rona wajah Lintang langsung berubah total. "Hmh... lelaki mesum itu jelas bukan pelaku." Lintang, satu anggota terbaik Telik Sandi 69 ditugaskan oleh Kerajaan untuk menyelidiki kasus besar setelah terjadinya serangkaian teror di seluruh wilayah Benua Swarna Dwipa. Bersama 4 orang rekannya, Lintang memulai petualangan yang membawa mereka masuk ke wilayah misterius. Dimana berbagai macam tindakan kriminal, brutal, amoral, dan segala bentuk kejahatan tumbuh begitu subur. Wilayah tak bertuan itu dikenal sebagai TANAH KEMATIAN Mampukah Lintang Telik Sandi 69 menyingkap konspirasi rumit yang ternyata mengancam seluruh kehidupan manusia di Jagad Mayapada ?.”
1 Bab 1 Empat Kerajaan Benua Swarna Dwipa2 Bab 2 Kedai Dan Penginapan Andari3 Bab 3 Ordo San O4 Bab 4 Rumah Wulandari5 Bab 5 Pertemuan Duta Raja6 Bab 6 Keresahan Bibi Lastri7 Bab 7 Geletar Masa Kecil8 Bab 8 Belati 699 Bab 9 Lek Manto Jangan Sampai Tahu10 Bab 10 LINTANG TELIK SANDI 6911 Bab 11 Pondok 69 Timora12 Bab 12 Perjalanan ke Tanah Kematian13 Bab 13 CALUK Pendekar Pedang Lengkung14 Bab 14 Dukuh Wingit Pitu15 Bab 15 Terjebak di Pertambangan16 Bab 16 Mayat Hidup di Wingit Pitu17 Bab 17 Menghadiri Undangan Layang Buluh18 Bab 18 Ordo San O Perak19 Bab 19 Menyusup ke Markas Pertambangan20 Bab 20 Siapa Tuan Siapa Hamba21 Bab 21 Pertempuran di Lembah Cekung22 Bab 22 Pembunuhan di Malam Undangan23 Bab 23 Pemuda Berkulit Gelap Bermata Hijau24 Bab 24 Pengakuan Bono25 Bab 25 Pertemuan Pertama Undangan26 Bab 26 Tiga Tersangka Utama27 Bab 27 Jelas Bukan Dia Pelakunya28 Bab 28 Utusan Kerajaan Demit Lampor29 Bab 29 Ceruk Tersembunyi di Hutan Belantara30 Bab 30 Kecemasan Di Balai Pertemuan31 Bab 31 Pasukan Elite Kalong Hitam32 Bab 32 Jerangkong33 Bab 33 Duel Melawan Sosok Berkostum Hitam