icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian

Bab 2 Kedai Dan Penginapan Andari

Jumlah Kata:883    |    Dirilis Pada: 18/09/2024

n tengah Kerajaan TIMORA jauh dari lokasi ledakan, ak

oleh warga yang melakukan transaksi jual beli. Pedati dan lalu lala

tingkat terbuat dari papan kayu Jati. Berwarna dasar kayu asli yang dihaluskan dengan

bar dengan dua daun pintu masuk bangunan tersebut terdapat papan selebar 2 x 3 meter dengan warna dasar merah maroon, berbi

engan tertawa-tawa. Dari penampilan, terkesan jelas bahwa

edagang tersebut. Bermacam senjata menempel di pinggang atau di punggung m

i satu ruang VIP kedai Andari. Sementara kesembilan pengawal mereka meng

buk mengantar makanan dan minuman yang dipesan. Sebagai pembuka, beberapa kendi b

ga. Mata bundar dengan bulu lentik indah wanita itu sedikit menyipit

encuat mancung terlihat mencium

sedikit keributan di lantai dasar, bibirnya

cm dengan gaun panjang berlengan pendek warna bi

membelah gaun panjang yang memang memiliki mod

ngan berwarna biru senada dengan panjang hampir me

nya gaun sutra yang dia kenakan tidak dapat menyembunyikan lekukan i

smen Andari. Nama yang diambil dari

pir semua pengawal saudagar sontak pasang gaya sok kecakepan dengan bibir ceng

wanita jelita itu terus mel

elangkah ke arah sebelah ruang kasir. Ikatan kain merah pemuda itu memiliki tanda s

h kearah Wulandari. Seolah merasakan ada sesuatu, dari sudut matanya Wulandari

kan pria 45 tahun, dengan kumis dan cambang sedikit panjang. Pria itu membawa cambuk d

ki sanak ini. Nampaknya begitu

melihat lelaki itu, diam tanpa ekspresi.

ke arah dua orang yang tengah berhadapan itu,

mari lek Manto,

ngkir membiarkan pemuda itu lewat menghampiri Wulandari. Wanita jelita itu te

tu berbisik. Wulandari tetap tidak mengubah ekspr

tergesa. Mimik muka Wul

9." tambah

. Pemuda itu pun gegas mengikuti dibelakang sementara ta

, cepat pemuda itu memberikan benda semacam le

dengan ikat kain merah itu gegas melangkah keluar begit

an benda itu di genggaman tangannya dan

ari buluh bambu yang diraut tipis dan dirangkai menyerupai anyaman tik

ersebut biasanya berupa gabungan 3 angka dan

an buluh berdasar urutan kode yang mereka miliki. Jika salah menarik uru

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
“Lintang perlahan menghampiri lelaki yang nafasnya tersengal-sengal menahan gairah. Memegang dada berbulu lelaki itu sebentar kemudian mendorongnya hingga terduduk diatas ranjang. "Sebentar, Tunggu disini ya jangan kemana mana." Lintang menggigit ringan bibir bawahnya diiringi kedipan sebelah matanya. Bernardo tersenyum lebar terlentang diatas ranjang. Membayangkan bagaimana nikmatnya bergumul dengan wanita cantik berkulit seputih susu itu nanti. Ketika berbalik kearah pintu, rona wajah Lintang langsung berubah total. "Hmh... lelaki mesum itu jelas bukan pelaku." Lintang, satu anggota terbaik Telik Sandi 69 ditugaskan oleh Kerajaan untuk menyelidiki kasus besar setelah terjadinya serangkaian teror di seluruh wilayah Benua Swarna Dwipa. Bersama 4 orang rekannya, Lintang memulai petualangan yang membawa mereka masuk ke wilayah misterius. Dimana berbagai macam tindakan kriminal, brutal, amoral, dan segala bentuk kejahatan tumbuh begitu subur. Wilayah tak bertuan itu dikenal sebagai TANAH KEMATIAN Mampukah Lintang Telik Sandi 69 menyingkap konspirasi rumit yang ternyata mengancam seluruh kehidupan manusia di Jagad Mayapada ?.”
1 Bab 1 Empat Kerajaan Benua Swarna Dwipa2 Bab 2 Kedai Dan Penginapan Andari3 Bab 3 Ordo San O4 Bab 4 Rumah Wulandari5 Bab 5 Pertemuan Duta Raja6 Bab 6 Keresahan Bibi Lastri7 Bab 7 Geletar Masa Kecil8 Bab 8 Belati 699 Bab 9 Lek Manto Jangan Sampai Tahu10 Bab 10 LINTANG TELIK SANDI 6911 Bab 11 Pondok 69 Timora12 Bab 12 Perjalanan ke Tanah Kematian13 Bab 13 CALUK Pendekar Pedang Lengkung14 Bab 14 Dukuh Wingit Pitu15 Bab 15 Terjebak di Pertambangan16 Bab 16 Mayat Hidup di Wingit Pitu17 Bab 17 Menghadiri Undangan Layang Buluh18 Bab 18 Ordo San O Perak19 Bab 19 Menyusup ke Markas Pertambangan20 Bab 20 Siapa Tuan Siapa Hamba21 Bab 21 Pertempuran di Lembah Cekung22 Bab 22 Pembunuhan di Malam Undangan23 Bab 23 Pemuda Berkulit Gelap Bermata Hijau24 Bab 24 Pengakuan Bono25 Bab 25 Pertemuan Pertama Undangan26 Bab 26 Tiga Tersangka Utama27 Bab 27 Jelas Bukan Dia Pelakunya28 Bab 28 Utusan Kerajaan Demit Lampor29 Bab 29 Ceruk Tersembunyi di Hutan Belantara30 Bab 30 Kecemasan Di Balai Pertemuan31 Bab 31 Pasukan Elite Kalong Hitam32 Bab 32 Jerangkong33 Bab 33 Duel Melawan Sosok Berkostum Hitam