icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tuan, Aku Hamil!

Bab 2 Hari Pertama

Jumlah Kata:763    |    Dirilis Pada: 16/08/2024

para undangan mulai pulang, Tali

di sini, aku kira Ratih orangnya bersih jadi ya

ntorku itu? Oooh boleh saja," jaw

l menunduk. Aku merasa sedikit leg

a di sini. Jika ada apa-apa, jangan ragu u

rima kasih," jawa

un perasaan cemas masih ada, aku merasa lebih yakin bahwa aku bisa me

g melengkapi, dengan chemistry yang kuat terlihat dalam cara mereka berinteraksi satu sama lain. Talith

ihat mereka bersama membuatku menyadari betapa pentingnya komunikasi dan kepercayaan dalam sebuah hubungan. Keduanya se

s, serta rambut hitam yang selalu tampak rapi. Wajahnya tampan d

amun, saat aku melihat Devan dengan tatapan seriusnya, hatiku berdebar kencang. Namun, aku juga menyad

dan Talitha pun beristirahat. Ketiga anak mereka telah ditangani oleh para s

peralatan pesta, piring kotor, dan sisa makanan sudah dibereskan. Setelah semuanya sele

nya. Ada tiga ART termasuk aku: Mbok Yanti yang berusia 57 tahun,

edang duduk di kursinya, terlihat lel

ama lagi Mbok akan pulang kampung mau pensiun. Mbok sudah 20 tahun

usnya saya juga betah," jawabku sambil

Ratih. Keluarga ini baik sekali. Kamu beruntung bisa bekerja di s

erusaha keras," kataku

t. Hari ini sangat melelahkan, tapi juga penuh pelajaran. Aku berbar

ela. Aku mencoba memejamkan mata, tapi bayangan wajah Tuan Devan dengan tatapan seriusnya terus mun

u. Aku terkejut dan membuka mata lebar-lebar, berusaha mendengarkan

ah tertutup rapat, menunjukkan bahwa Mbok Yanti dan Mbak Tuti sudah beristirahat. Aku kembali ke

oba untuk tidur, namun s

an dengan apa yang sebenarnya terjadi di lantai ata

dan mendengar suara lain yang

esss ba

eyakinkan diriku bahwa ini bukan urusank

erlanjut, kali

ng pap, ahhh," suara Ta

makin jelas bahwa Devan dan Talitha sedang berhubungan intim. Pikiran nakal mulai muncu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tuan, Aku Hamil!
Tuan, Aku Hamil!
“Warning!!!!! 21++ Aku datang ke rumah mereka dengan niat yang tersembunyi. Dengan identitas yang kupalsukan, aku menjadi seorang pembantu, hanyalah bayang-bayang di antara kemewahan keluarga Hartanta. Mereka tidak pernah tahu siapa aku sebenarnya, dan itulah kekuatanku. Aku tak peduli dengan hinaan, tak peduli dengan tatapan merendahkan. Yang aku inginkan hanya satu: merebut kembali tahta yang seharusnya menjadi milikku. Devan, suami Talitha, melihatku dengan mata penuh hasrat, tak menyadari bahwa aku adalah ancaman bagi dunianya. Talitha, istri yang begitu anggun, justru menyimpan ketertarikan yang tak pernah kubayangkan. Dan Gavin, adik Devan yang kembali dari luar negeri, menyeretku lebih jauh ke dalam pusaran ini dengan cinta dan gairah yang akhirnya membuatku mengandung anaknya. Tapi semua ini bukan karena cinta, bukan karena nafsu. Ini tentang kekuasaan. Tentang balas dendam. Aku relakan tubuhku untuk mendapatkan kembali apa yang telah diambil dariku. Mereka mengira aku lemah, mengira aku hanya bagian dari permainan mereka, tapi mereka salah. Akulah yang mengendalikan permainan ini. Namun, semakin aku terjebak dalam tipu daya ini, satu pertanyaan terus menghantui: Setelah semua ini-setelah aku mencapai tahta-apakah aku masih memiliki diriku sendiri? Atau semuanya akan hancur bersama rahasia yang kubawa?”