icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Perceraian: Jangan Berharap Kembali

Perceraian: Jangan Berharap Kembali

Penulis: Luigyhara
icon

Bab 1 Prolog : Malam yang indah

Jumlah Kata:1200    |    Dirilis Pada: 04/08/2024

yang tengah berkutat dengan buku resep buatannya itu begitu fokus. Hingga sua

mpuan itu, Tari, tersenyum senang melihat resep barunya berhasil.

tikn

u yang terinspirasi dari resep lainnya. Dia mempunyai sebuah toko kue yang dia bangun sendiri.

a, menyebut panggilan sa

elihat nama Oby tertera di layar. Dia melepas oven glove di tangann

apa

uara Deo, melainkan seorang pria yang tak Tari kenal. Alisn

?" tan

t dia tampil malam ini. Gue ambil hpnya buat hubungin lo kar

nga kanan. "Nadine? Kok bisa? Eh, nggak usah dic

ya

as apronnya, melipatnya asal. Kaki melangkah cepat,

acar orang. Pacarnya si uler lagi," gerutu

.

yang dia datangi adalah salah satu club terbesar di Jakarta, yang hanya bisa didatangi oran

ecil. Dia tak perlu membayar atau memesan dahulu. Pelanggan VIP kalau kata

ar

dalah teman SMA Tari dan Deo, Cloe namanya. Anak orang k

enggelengkan kepala, melihat

, mending ikut gue seneng-seneng yok! Ada bule di s

g. Dia tidak suka minuman yang memiliki rasa tajam itu. "Lo beneran nggak lihat Deo? K

. "Nadine ...? Oh! Iya, beb. Tadi ada Nadine

lis, sangat tahu tempat apa itu. Tempat para pasangan yang ingin menun

e sana se

kat di bahu Cloe. "Jangan minum lagi, pulang aja," nasih

ali mendengar dari Deo kalau Nadine sudah tidak pernah mabuk-mabukan di

n jauh ke dalam lorong temaram itu. "Gue ngapain

capa si penelpon yang berbeda dengan Cloe. Dia hampir saja kembali, tapi seorang pria

o. "Lo! Stoo!" Melangkah cepat, Tari menghampiri pria bertopi hitam itu. Tanp

setelah melihat wallpaper pons

"Deo ada di salah s

ar-kamar yang tertutup dengan alis me

ngangguk singkat. "No

arna-warni itu. Matanya menatap awas sampai menemukan papan bertulis angka 2

dinding, menekan saklar di dekat pintu. Seketika ruangan itu diterangi cahaya dari

pun busana di tubuh mereka. Si wanita mendongak menatap langi

u lagi, kalau tidak menangkap tato kupu-kupu di ba

deo

dengan Tari. Mulut Tari terbuka lebar, melihat wajah yang teramat familier itu.

ial! Apa

a ganti melihat pria bertopi yang hanya berdiri diam. Tangan Tari kembali men

ngs

jenak di samping pria bertopi yang kini menunduk. Tari baru bisa mengenali

ggak mau pu

melangkah bertambah cepat, membelah kerumunan orang yang makin ramai karena sudah ma

, menekan salah satu tombol hingga mobilnya berbunyi. Tari berlari m

alakan mesin mobil. "Ahh!" Tetapi, mesin tak juga menyala. D

terpasang terbalik, memukul-mukul kaca sambil berteriak memanggil Tari. Sekalip

ci mobilnya. Tari tak peduli, menambah kecepatan hingga mobilnya sampai d

mobil membunyikan klakson, membuat Tari terkejut dan menginjak rem. Klakso

ke kiri. Napasnya memburu, kepalanya terasa pening bu

i. Dia menggeram keras, mengertakkan gigi kuat. T

jendela, menatap beberapa pejalan kaki yang berjalan di tro

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perceraian: Jangan Berharap Kembali
Perceraian: Jangan Berharap Kembali
“"Bajingan, semoga kalian hidup bahagia selama-lamanya." -Tari [Hari perceraian] Setelah diselingkuhi-melihat suaminya bergelung panas dengan seorang wanita-dan bercerai, Tari melanjutkan hidup damainya sambil mengolah toko kuenya. Dia cantik, pintar, dan mandiri. Tekadnya untuk melupakan sang mantan suami-Deo si Disjoki bertato kupu-kupu-sangatlah kuat. Dia bahkan mendapat tetangga sekaligus pelanggan setia setelah pindah. Noah, yang akrab dipanggil Mas Noah. Namun, dua bulan pasca perceraian, sang mantan suami malah sering muncul di depan tokonya. Deo berusaha mendobrak kembali pintu hati Tari, yang sudah tertutup rapat. Lemparan kue pada wajahnya pun tak membuatnya menyerah. Namun, dia bukanlah satu-satunya yang sedang berusaha mendapatkan kasih Tari. 'Cinta pada pandangan pertama' Begitulah cara Noah memanggil Tari. Demi menghindari Deo, Tari pun memilih mengikuti permainan Noah. Hingga suatu hari, mereka berdua tiba-tiba terbangun di atas ranjang yang sama. Apa yang akan Tari lakukan, bila Noah bersikeras meminta pertanggung jawaban darinya?”
1 Bab 1 Prolog : Malam yang indah2 Bab 2 Hidup dengan baik3 Bab 3 Basah malam-malam4 Bab 4 Deo, baik-baik saja 5 Bab 5 Brownies spesial6 Bab 6 Mantan suami yang sedang ingin kue7 Bab 7 Tempat pelampiasan8 Bab 8 Vania9 Bab 9 Tidak mau jauh-jauh10 Bab 10 Belum terbiasa dengan status baru11 Bab 11 Sedikit cerita buruk tentang Deo12 Bab 12 Penyesalan yang datang terlambat13 Bab 13 Pelamar kerja14 Bab 14 Kejutan dari pegawai baru15 Bab 15 Nadine, dicampakkan 16 Bab 16 Menebar pesona17 Bab 17 Jangan biarin lalat ada di sekitar lo18 Bab 18 Apa dia menghindar 19 Bab 19 Deo adalah karyawan Tari20 Bab 20 Di mana menantu kita21 Bab 21 Hanya kali ini saja, tolong22 Bab 22 Sandiwara23 Bab 23 Sebuah rencana bodoh24 Bab 24 Kapan hamil25 Bab 25 Terungkapnya perceraian26 Bab 26 Sedikit menakutkan, tapi hasilnya lebih baik27 Bab 27 Pria bodoh28 Bab 28 Tatanan karyawan kembali ke semula29 Bab 29 Parti berdua30 Bab 30 Sama-sama mabuk31 Bab 31 Apa yang sudah terjadi semalam32 Bab 32 Permintaan pertanggungjawaban33 Bab 33 Mas, Diem!34 Bab 34 Hubungan kalian apa35 Bab 35 Ayo meresmikan hubungan36 Bab 36 Ingin berusaha kembali37 Bab 37 Dua fakta di satu waktu38 Bab 38 Kita ke KUA39 Bab 39 Sampah40 Bab 40 Apa kabar 41 Bab 41 Apa Tari menyesal mengenal Deo42 Bab 42 Yang dirindukan sudah kembali43 Bab 43 Jauhkan dari hama44 Bab 44 Pernyataan cinta