icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Poligraf

Bab 3 Saksi

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 20/06/2024

ang berbohong semalam. Ia tentu harus mengikuti prosedur untuk menjadikan kesaksian Kala sebagai alat bukti. Namun, siapa yang akan percaya jika Kila bila

k bersalah? Kila sadar tidak akan berani merebut risiko itu karena ia tahu seberapa ampuhnya kemampuan Kala mende

percaya, mungkin di dahi Kila akan terpahat tulisan "perusak rumah tangga orang". Makhluk berjakun breng

ila harus secepatnya mengambil tindakan untuk menyelesaikan kasus ini. Me

tok

enyilakan siapapun itu yang mengetuk pintu untuk masuk, muncullah Iba

ada di

ibawa Ibad, Kila mengangguk meminta I

yang belum berganti pakaian sejak semalam, hanya menanggalkan jaket bombernya,

gimana?

dan memberi Kila

usah ditanya, s

s lelah, mengiyaka

keadaan korban

alam untuk menjawab pertanyaan Kila. Ti

pi terkapar kesa

ukan saat melihat

nsa profesional karena Kila t

nya dia kenapa lalu meng

er

a kali. Waktu saya tanya siapa yang mel

erius menyima

ong, Kak. Saya

iraba, Kala akhirnya

caya sama

guk, tapi wa

kin sampein ke atasan kalo

terpe

n memang bo

atasan gue bakal percaya kalo gue

endadak tatapannya menukik ke meja, tepatnya pada kumpulan plastik. Kila yang melihat Kala ter

napa ada

yang ternyata berisi gantungan kunci mobil berbentuk

ukan penyisiran TKP, di semak

eserta kunci mobil itu kepada wanita yang berjalan terg

. Semalam jatuh di jalanan, gue a

la yang te

an agak jauh dari TKP?

nggelen

u nggak diterangi lampu jalan

oba berpi

an kuncinya kebe

menya

ana, pasti kotor kan? Tapi gue liat gantungan k

dan memelototi gantungan kunci itu. Benar kata Kala, gantungan kunci

ik gantungan kunci itu a

#

. Puluhan orang berpakaian hitam nampak duduk di kursi yang disediakan, sebagian lagi lesehan di lantai. Meski

is, menyaingi ibu almarhum. Sepertinya pria bernama

biarkan Lavi t

mbut panjang berkata sambil mengus

a Lavi bakal perg

ghapus air matanya y

juga,

mengutuk sambi

ang yang ngeracunin Lavi

ukannya Lavi te

Ta? Gue kira

mendengarnya lalu b

diri. Soalnya, kita mau

ura-pura sedihnya sambil tersedak-sedak meyakinkan sambil matanya gentayangan

hraga –mirip tampilan preman menurut Neta- itu sedang mengobrol dengan teman-temannya, yang

terlihat tertarik kepada Neta. Ia benci kalau ada yang memalingkan muka darinya, tak memberinya perhatian penuh. Neta sangat senang karena Lavi menunjuk Fatih sebagai pembunuh

upakan satu hal. Gantungan kunci mobilnya lenyap. Bagaimana kalau poli

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Poligraf
Poligraf
“Bagaimana jika sebuah kebohongan bisa dideteksi lewat sentuhan?”