icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN

Bab 7 07. Ajakan Kencan

Jumlah Kata:725    |    Dirilis Pada: 23/05/2024

u di

kamar tidur Arsen masih rapi seperti biasa. Tetap

luar kamu!"

sandar di sekitar situ. Dia menahan tawa

ergi dari semalam, dia ad

amu lakukan

ukan

kemarin malah pergi dari rumah. Coba saja dia tetap

a menyambar kerah kemeja tidurnya. "Katakan pad

tah

rs

u, ini salahmu sendiri karena mingg

marah besar. "Katakan apa yang sudah kalian lakuk

malahan geli dengan cekikan tangan Leina.

an. "Oke, kamu memang brengsek. Kamu pasti jemput aku karena kamu

amu? Memangnya kamu

al lain, daripada tinggal dengan pri

pergi meninggalkan Arsen. Saat marah d

eina, menghentikan langk

dengan lirikan mata yang t

minta

aa

tidak melakukan apapun dengan Serena. Dia d

i Leina perlahan menyusut. Suara

eina hingga tubuh wanita

egangi dada Arsen, lalu mendo

bertautan. Hanya lewat pandangan mata i

as sama seperti dirinya. Perlahan, pipinya pun memerah. Po

karena mengambil klien tanpa bicara dulu denganmu. Kamu adalah asiste

angan. "Tidak, jangan minta maaf ... aku juga tahu kalau ini salahku,

g paling cocok m

kan dirinya dari Arsen. "Kamu ... kamu b

tahu kamu khawatir padaku, tenang saja- aku sudah berhenti jadi bodyguard Serena.

ner

ya

ersenyu

dak bisa mengendalikan betapa bahagia dirinya. Jad

kamu kemarin menangis?" Dia bertany

n. Dia bingung, ada apa dengan Arsen?

u. Sebagai permintaan maafku karena kemarin berkata kasar padamu, k

pa dia perhatian dan manis sekali?, Leina sama

ia menjawab, "kalau begitu h

erinding. Tak pernah dia bayangkan akan

tak bisa mengend

kencan denganku? Sekarang kamu tidak bisa

en menyembunyikan perasaan malu dengan memperlihatka

kecil. Tetapi, dia akan buktikan kalau peson

i- kita kencan. Aku akan buat sarapan dulu, lalu kita pergi,

senyum me

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
“"... Akui saja kalau suka padaku!" "Mana mungkin aku suka gadis ingusan sepertimu?" Sudah tiga tahun, Leina menjadi asisten Arsen, detektif yang biasa menangani kasus berat dimana polisi tak bisa ikut campur. Selama itu pula, wanita dua puluh tahun itu memendam rasa cinta. Tetapi, perbedaan usia yang cukup jauh selalu menjadi alasan Arsen enggan mengaku cinta kepada Leina. Dia juga sadar diri kalau memiliki banyak musuh akibat pekerjaan berbahayanya. Karena itulah, dia tak mau menjalin hubungan serius dengan siapapun. Leina tidak peduli dengan semua itu. Dia tetap ingin memperjuangkan cintanya. Namun, sikap Arsen yang terus-terusan menghindar membuatnya sakit hati. Di sisi lain, musuh-musuh juga mengetahui kelemahan Arsen yaitu Leina. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa yang akan dilakukan Arsen? Bagaimana hubungan mereka selanjutnya?”