icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Salsa Meguno

Bab 6 Ditemukan Fosil Manusia Purba

Jumlah Kata:1035    |    Dirilis Pada: 02/04/2024

ang diri. Pendukung para penyerang dalam posis

rang mundur dan pergi begitu saja. Salsa tak mengerti apa yang sedang mereka lakuk

ang dan mundur tiba-tiba. Apa itu? Strategi baru kah? Kenapa saya belum pernah mendengarnya sebelumnya? Ayah belu

ebingungan, aku harus tetap tenang dan berpikir rencana untuk sela

nya. “Dasar kuda tidak setia. Aku berbaik hati menuntun jalan hingga sampai di sini

u membantu mereka? Tidak, sepertinya mereka sudah tak mampu bertahan lagi. Mereka akan tertangkap ....’ Ternyata ben

bukan untuk dirinya namun untuk sang adik. Akito tak merespon dan memalingkan wajahnya, ‘Maafk

ayah S

nusia yang berukuran besar. Ia terkejut dan ditebak kalau itu adalah mili

ujuan di hutan belukar. Jenderal Meguno dan para ba

aitu Meganthropus paleojavanicus. Memiliki ciri rahang yang kuat dan badannya tegap. Jenis makanan

ada monster yang bisa mereka ajak kerja sama. Karena bayi raksasa yang

eninggalkan jejak!” perintah Jenderal

, Jen

an perintah, “Bawa kembali fosil itu saat malam hari! Jangan membuat keributan, mengerti?”.

ran Kota

PRITT!

tertangkap. Para siswa pun memandangi seorang siswa gadis yang ternya

iswa yang masih bertahan dari serbuan dan serangan prajurit PPK. Pemenangnya berhak mendapatkan hadiah yan

ng dan tidur ...” celetuk Sal

nyaan dingin. “Kenapa kau di sini?” Salsa melirik dengan cuek. Laki-laki itu mencondongkan badan

adari kalau kuda itu telah mengakui pemiliknya, sehingga tiba-tiba menyerang dan membuat terpen

ma sekali tak peduli, ia menguap lelah. Sementara para siswa lain masih terkejut karena itu hanyalah

tama. Ketua Jimmy berdiri di sebelah Bu guru Diana untuk menyerahkan hadiah pada tujuh siswa. Nama perta

, Salsa menga

ya mana mungkin salah, itu nama teman terdekatnya. Saat mendengarnya dia jadi merindukannya

i dan sekarang nama yang tak asing. Siapakah ia sebenarnya?’ pikir Ketua Ji

ujuh bersama-sama memberikan “salut” kepada orang penting di hadapannya. Kemudian, penyerahan had

n pandangan masing-masing. Dalam hati Ketua Jimmy, ‘Salsa Meguno, walau kau gadis

hkan bingkisan padaku? Apa tangannya tak apa-apa? Haruskah aku sarankan untuk periksa ke dokter? Ah, tidak, tidak. Aku tidak mau berhubungan

atanya. Mereka masih kekeuh akan kemenangan dan tak mau berhenti. Ketua sendiri tak tahu kenapa dia bisa emosi karena

n nada rendah, “Ketua, kau periksakan dirimu ke dokter setelah pulang. Percayalah padaku. Selamat tinggal dan

ersenyu

RSAM

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka