icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Salsa Meguno

Bab 10 Masalah Yang Tambah Rumit

Jumlah Kata:1088    |    Dirilis Pada: 02/04/2024

encium lantai!” tukas Salsa tajam. Dua gadis di depannya saling memandang

Salsa. “Salsa Meguno, kau sudah buat aku sangat marah. Kau tahu itu, ‘k

e, “Semuanya telah kau rencanakan dengan baik. Sungguh langkah cerdik, tetapi bodoh dan ceroboh. Jika rencana licik ini orang lain yang mengal

Lalu bibirnya bergerak-gerak mengatakan sesuat

ari itu, mari kita bicara dengan tenang dan ciptakan suasana yang hangat. Kau tida

juga bekerja sama dengan kalian berdua?”

Raisa tersenyum lagi dan menyambut tang

erjalan dengan layu hingga badannya tampak bungkuk. Ia melihat beberapa siswa cewek sedang berkerumun, t

rkan pandangannya ke sekelilingnya. “Di mana lagi dia akan duduk kalau bukan

sama-sama. Tak ada seorang pun yang diizinkan pergi begitu saja. Termasuk Akito yang kerjaa

u pergi hari ini. Kau harus ikut bersama kami. Kau tak diizinkan

kali. Ayo

n mak

! G

eberapa hidangan makanan. Dari nasi, lauk dan hidangan lain. Ada beberapa orang berpakaian

bagaim

pada gadis rambut biru, tangannya agak gemetaran. Karena Mei tahu siapa gadis yang sedang bermasalah dengan Salsa, gadis

an orang lain. Makan saja

gang erat pegangan se

g datang dari pamitan ke toilet. Sepuluh menit dia telah menunggu, karenanya dia pun berpikir un

ara Mei yang berbicara dengan seseorang. Intinya, Mei diperintah orang itu untuk membuat masalah d

ggu di tempatnya tadi. Ia kembali

i Akasi, kau tahu mana pilihan terbaik, bukan?”

mnya. Dengan suara bergetar dia berta

penting kau harus tahu bagaimana keputusanmu selanjutnya.

h teman-temannya. Tidak ada seorang pun yang mau berteman dengan dia sel

erkata, “Cepatlah ambil keputusan! Aku tunggu keberanianmu, Mei Akasi.” Kemudian pe

*

suasan

lsa untuk menebak. Salsa

Bagaimana kalau kau katakan saja apa niatmu? Itu akan memotong waktu

bisa lulus kelas panah pertama? Apa itu keb

ak melawan, tetapi Raisa melirik tajam hingga mereka berhenti. Salsa tersenyum tipis dan melanjutkan, “Kenapa kau tidak

ang mendenga

ada?” Teman-teman Raisa dibuat berpikir. Dan Salsa sen

atapan tidak nyaman dan berpikir kalau Salsa lulus karena curang. ‘Ah, sepertinya aku menarik beberap

us curang itu tak ada. Jangan percaya sedikit pun yang

ata omong kosong. Kamus curang itu tidak pernah ada. Kau hanya mau menciptakan masalah untukku, bukan? Aku katakan padamu.

dak berguna? Coba kau

nyata bukan untuk menarik jebakan, tetapi membuat teman-temannya sebag

annya. Tetapi sebenarnya dia mau kami semua dipanggil oleh Bu guru karena bualan ya

ls

udah salah paham pada kami. Bukankah ka

.?” tanya Salsa sambil du

RSAM

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka