icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tumbal Rumah Bersalin

Bab 5 Usaha Surya Menyadarkan Sang Istri

Jumlah Kata:1079    |    Dirilis Pada: 01/03/2024

kamar mandi. Sekilas dia melirik ke arah kamar yang disebut gudan

idak pernah lihat Warni membuka kamar itu,"

ut. Dengan hati-hati dia mulai memegang gembok yang menggantung di p

bentak Warni yang tiba-tiba

tri. "Oh tidak. Aku, aku hanya ingin me

mu di rumah ini hanya untuk mencari nafkah. Bukan membuka at

ernah dibuka, jadi pasti dala

nku, lebih baik sekarang kamu pergi dari s

i ..

n membantahku!" bentak Warni yang

i tempat itu. Dia terlihat berjalan ke arah ruang tamu. Na

tu, tapi apa? Ya. Aku harus cari tahu apa yang ada d

itu sedang duduk di sofa tiba-tiba merasa ada yang berbisik di telinganya. Warni yang me

uk bersilah. Setelah membaca mantra, membakar dupa dan kemenyan tidak lama sosok wanita bertub

ukma sambil melempar sebu

i?" tanya War

kal

i ini, Nyai?" tanyanya yang

letak di atas mejanya. Tatapan jijik terlihat je

utang tumbal bulan ini dan aku akan memberikanmu harta

sa memakan janin ini, rasanya juga pasti aneh," bati

janin itu, atau aku yang akan memakanmu!" bentak Nyi

, Nyi

, "Cepat makan janin itu sampai h

janin yang berukuran kecil tersebut, aroma anyir pun menusuk ke dalam hidung hingga membuatnya ingin mengeluarkan

ni. Kamu memang pengikutku yan

h janin tersebut. Darah segar yang berasal dari janin tersebut terlihat jelas di mu

h itu terlihat beberapa buah emas batangan, serta bertumpuk-tumpuk uang ada di hadapan Warni. Warni yang melihat har

embuktikan kesetiaanmu dan pengabdianmu kepa

a dan mengabdikan diri saya kepada Nyai selamanya,

benda jatuh dari luar. Warni yang terkejut langsung melihat ke arah pintu. Dia bar

Warni dari dalam kamar,

a yang sudah melihat kita!" p

rdiri dari tempat duduknya dan

tapi siapa?" batin Warni sambil meliha

mengatakan kepada Nyi Sukma jika suara tersebut berasal dari seekor tikus yang tidak sengaja menjatuhkan barang. Nam

rdengar suara teriaka

ang sebenarnya terjadi. Terlihat sang suami sudah dalam lilitan tubuh Nyi Sukma

rnya terjadi?" ucap Warni sambil menat

ita, Warni. Jadi laki-laki ini harus mati ditangank

s?" tanya Warni de

alah jalan, Dek. Mas mohon hentikan apa yang kamu lakukan sekarang!" t

u. Apa kamu akan terus setia padaku atau kamu justru ingin meninggal ber

mbah, bukan Siluman ini. Dia hanya akan membuat hidupmu menderita d

Surya. Namun, dia sadar jika suami yang selama ini dia benci begitu tulus mendampinginya dan sabar menghadapi sikapnya

aan laki-laki miskin ini." Nyi Sukma tiba-tiba membe

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tumbal Rumah Bersalin
Tumbal Rumah Bersalin
“Warni adalah seorang bidan yang terkenal baik dan ramah di Desa Tlogo Ungu. Akibat keramahannya itu banyak wanita hamil yang merasa nyaman memeriksakan kehamilannya di rumah bersalin yang dibuka Warni 2 tahun yang lalu. Namun, siapa sangka di balik keramahan dan kebaikan yang diberikan Warni tersimpan sebuah rahasia yang tidak diketahui orang lain. Warni yang dulunya hanya putri seorang petani miskin di desa Tlogo Ungu kerap mendapat hinaan dari warga desa. Bahkan sampai dia berhasil menjadi seorang bidan pun warga desa masih tetap menganggapnya rendah, serta menolak memeriksakan kehamilannya kepada Warni. Mereka rela berjalan jauh ke kota demi memeriksakan kandungannya, bahkan tak jarang Warga desa menghadang pasien dari luar desa yang ingin ke tempat prakteknya. Warni yang sakit hati, serta khawatir jika usaha yang di bangunnya bangkrut memutuskan untuk melakukan pesugihan siluman ular putih dengan bantuan temannya yang bernama Romlah. Siluman ular putih yang kerap dipanggil Nyai Sukma bersedia membantu Warni dalam mendapatkan pundi-pundi kekayaan. Namun, Nyi Sukma meminta Warni untuk menyiapkan satu wanita yang melahirkan pada kamis malam jumat kliwon, serta untuk tumbal pertama Warni harus bersedia menyerahkan bayi yang baru saja dilahirkannya kepada Nyai Sukma sebagai pembukaan. Bersediakah Warni menyerahkan anak pertamanya sebagai tumbal, lalu apa saja yang dialami Warni setelah menyetujui perjanjiannya dengan Siluman ular putih tersebut?”
1 Bab 1 Tumbal Pertama 2 Bab 2 Alasan Warni Bersekutu Dengan Siluman Ular 3 Bab 3 Wanita di kursi reseptionis 4 Bab 4 Hantu Kamar Mandi5 Bab 5 Usaha Surya Menyadarkan Sang Istri6 Bab 6 Kematian Surya 7 Bab 7 Tumbal Berikutnya 8 Bab 8 Teror Rumah Bersalin9 Bab 9 Kematian Salah 10 Bab 10 Misteri Kucing Hitam 11 Bab 11 Teror Hantu Wanita 12 Bab 12 Pertemuan Warni Dan Bram13 Bab 13 Usaha Warni Untuk Mendapatkan Bram14 Bab 14 Sakit Misterius 15 Bab 15 Malam Pertama Yang Menyeramkan 16 Bab 16 Tipu Daya Siluman Ular 17 Bab 17 Warni Di Temukan Mengambang Di Kolam 18 Bab 18 Teror Hantu Wanita 19 Bab 19 Suara Misterius 20 Bab 20 Kembalinya Rumah Bersalin Warni 21 Bab 21 Kepindahan Warni dan Bram