icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tumbal Rumah Bersalin

Bab 2 Alasan Warni Bersekutu Dengan Siluman Ular

Jumlah Kata:1035    |    Dirilis Pada: 01/03/2024

pasien. Tidak hanya Ibu hamil. Tetapi juga para w

yelesaikan pekerjaan sebanyak ini," ucap

r aku yang mengambil alih tugasmu terlebih dahulu," pe

Warni yang baru saja keluar dari rumahnya terlihat berdiri di depan pint

a pasien akan semakin banyak yang d

h dia tunjukkan pada setiap pasien yang ada di tempat itu. Hingga akhirnya dia

, semoga saja dia melahirkan di waktu yang tepat," ba

. "Jika selesai di data, mereka sur

" jawab mereka s

*

rakhir. Setelah membersihkan mejanya dia segera berjalan ke arah rumahnya. Dia sengaja membuka

Surya yang melihat sang i

berapa? Ya pasti aku sudah pula

pkan makanan atau minuman," ujar Su

, aku bisa melakukannya sendiri!" bentak Warni sa

in?" tanya Su

pekerjaanmu yang tidak pernah menghasilkan uang banyak untukku!"

rumah bersalin kecil di rumah peninggalan almarhum orang tuanya. Namun, pasien yang dia harap akan datang dengan jumlah banyak justru tidak ada yang bersedia memeriksakan kandungannya k

arga luluh, pemikiran dan anggapan warga tentang anak petani miskin tidak pantas menjadi seorang bidan terus melekat di pikiran mereka. Warni yang kebingungan akhirnya mendatangi Nia sahabatnya yang tingga

Hal itu tentu membuatnya bingung, pasalnya sampai saat ini Warni belum juga mempunyai seorang pe

erlalu dengan begitu cepat. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk men

bajunya. Dengan cepat Warni pun mengambil ponselnya, terlihat nama Yuni ada di layar ponselny

rena ada hal yang lebih penting." War

r yang engap dan dengan penerangan yang seadanya terlihat sebuah ubo rampe seperti bunga tujuh rupa, dupa serta tempat untuk membakar kemenyan. Warni yang sudah gela

anggilku kemari?"

untuk bulan depan, Nyai bisa melihat wanita itu. Apa dia sesuai dengan pilihan

luman ular putih. Banyak dari warga Tlogo Ungu meminta bantuannya untuk mendapatkan kekayaan secara instan. Bahkan ada sebagian lak

ada rasa takut dalam diri Warni saat berhadapan dengannya. Namun, semua sek

ni?" tanya Nyi

ah. Saat saya periksa usia kehamilan sudah m

n dia tumbal. Sementara dia akan melahirkan 2 bulan la

nta bantuan agar Nyai melakukan sesuatu untuk membuatnya mel

ai ular terlihat berlenggak-lenggok di hadapan sang bidan desa. Tidak ada jawa

Apa jangan-jangan dia men

Baiklah, kalau begitu aku akan

alan keluar. Dengan langkah pasti dia mulai berjalan ke arah dap

bisanya dia tidak memasak makanan," g

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tumbal Rumah Bersalin
Tumbal Rumah Bersalin
“Warni adalah seorang bidan yang terkenal baik dan ramah di Desa Tlogo Ungu. Akibat keramahannya itu banyak wanita hamil yang merasa nyaman memeriksakan kehamilannya di rumah bersalin yang dibuka Warni 2 tahun yang lalu. Namun, siapa sangka di balik keramahan dan kebaikan yang diberikan Warni tersimpan sebuah rahasia yang tidak diketahui orang lain. Warni yang dulunya hanya putri seorang petani miskin di desa Tlogo Ungu kerap mendapat hinaan dari warga desa. Bahkan sampai dia berhasil menjadi seorang bidan pun warga desa masih tetap menganggapnya rendah, serta menolak memeriksakan kehamilannya kepada Warni. Mereka rela berjalan jauh ke kota demi memeriksakan kandungannya, bahkan tak jarang Warga desa menghadang pasien dari luar desa yang ingin ke tempat prakteknya. Warni yang sakit hati, serta khawatir jika usaha yang di bangunnya bangkrut memutuskan untuk melakukan pesugihan siluman ular putih dengan bantuan temannya yang bernama Romlah. Siluman ular putih yang kerap dipanggil Nyai Sukma bersedia membantu Warni dalam mendapatkan pundi-pundi kekayaan. Namun, Nyi Sukma meminta Warni untuk menyiapkan satu wanita yang melahirkan pada kamis malam jumat kliwon, serta untuk tumbal pertama Warni harus bersedia menyerahkan bayi yang baru saja dilahirkannya kepada Nyai Sukma sebagai pembukaan. Bersediakah Warni menyerahkan anak pertamanya sebagai tumbal, lalu apa saja yang dialami Warni setelah menyetujui perjanjiannya dengan Siluman ular putih tersebut?”
1 Bab 1 Tumbal Pertama 2 Bab 2 Alasan Warni Bersekutu Dengan Siluman Ular 3 Bab 3 Wanita di kursi reseptionis 4 Bab 4 Hantu Kamar Mandi5 Bab 5 Usaha Surya Menyadarkan Sang Istri6 Bab 6 Kematian Surya 7 Bab 7 Tumbal Berikutnya 8 Bab 8 Teror Rumah Bersalin9 Bab 9 Kematian Salah 10 Bab 10 Misteri Kucing Hitam 11 Bab 11 Teror Hantu Wanita 12 Bab 12 Pertemuan Warni Dan Bram13 Bab 13 Usaha Warni Untuk Mendapatkan Bram14 Bab 14 Sakit Misterius 15 Bab 15 Malam Pertama Yang Menyeramkan 16 Bab 16 Tipu Daya Siluman Ular 17 Bab 17 Warni Di Temukan Mengambang Di Kolam 18 Bab 18 Teror Hantu Wanita 19 Bab 19 Suara Misterius 20 Bab 20 Kembalinya Rumah Bersalin Warni 21 Bab 21 Kepindahan Warni dan Bram