icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

MISTERI RANJANG SUAMIKU

Bab 5 SEKALI LAGI, CALON MANTU MANA YANG IBU MERTUA MAKSUD

Jumlah Kata:992    |    Dirilis Pada: 24/02/2024

r

nita dengan jilbab orange itu menjulurkan napas panjang. Angin mulut berembus menampar wajah Inara. P

u dengan Ustadz itu?" Aina mendaratkan kembali bokongnya ke te

kalau sudah dekat hari H, ia juga yang akan direpotkan oleh Aina. Perempuan itu pernah meminta Inara untuk menjadi sal

cincin itu, yang jelas kami b

, Ai. Aku

Kamu cukup tunggu undangannya aja." Dan, Aina masih

, sementara di sisi lain merasa curiga. Seolah

gus trauma. Inara pun kembali ke kursi

ma aku ya, Ai!"

mukanya senantiasa di

a menengok rekannya dari haluan lain. Mene

seperti yang dulu? Kenapa sekar

*

a seseorang yang baru

kus menyantap sesuatu di atas piring. Pr

kskak abab

u itu makanannya." Inara terta

r di hadapan. "Maaf, Mi. Abi bilang,

" Inara mendekat. Duduk di sebelah Angga sam

yak nggak aneh, ya."

udnya

anda ini mas

pa e

asakan tetangga,

k! U

kenap

i sambil menunggu air putih yang sedang dituangkan oleh

sambil membantu Angga minum. "Du

uah tatapan yang sulit diartikan. Wanita yang

enapa,

asih sudah bantu Abi, ya. Kamu memang istri terbaik

adi." Setelah sekian lama, barulah Ang

umbunya, tekstur sayurannya, juga kerupuk ini... setahu Umi cuma Aina yang pakai." Inggit meme

mi. Faktanya ini ada y

Kapan-kapan bawa

u." Angga merengkuh pun

nahu apa yang suaminya lakukan sebelum kehadiran pecel tersebut. Namun,

arkan lauk pauk lain sebagai teman nasi. Kegiatan itu d

in Umi belanja, yuk!" pinta

ja apa

anan. Kan, sud

belum bisa deh, Mi. Abi harus jenguk temen yang lagi sa

jenguk temennya yang bes

inta, ya, tetapi usia se

emeni Aina sajalah. Nggak bisa nunggu besok juga, Bi. U

au begitu. Umi

membersihkan badan dan langsung

lama beberapa waktu. Aina hadir dengan p

Kamu mau

rgi, Inggit

n kamu belanja bulanan." Inara

a pula ini. Mau lihat se

, mengingat penampilann

a akhirnya melenggang ke rumah sat

anak bungsunya, sedang mengotak-atik sebuah laptop. Melihat k

lu kembali fokus

dah terlanjur bertatap muka

, Mb

sampai jam

eri. Inara menarik kesimpulan, kalau adik

anja, tetapi ya sudah deh, kamu jug

ngguk tanpa menata

eringat akan pengakuan Bu Dila tentang Ruby yang telah memiliki kekasih

atu?" Inara nyelonong dan du

menanti kalimat yang akan terlo

kamu sudah

belakang. "Pacar? Aku n

ana. Kalau Ruby tak punya pacar, sekali lagi, ca

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
MISTERI RANJANG SUAMIKU
MISTERI RANJANG SUAMIKU
“"Loh, kenapa ranjang ini basah?" Mata Inara melebar sempurna. Noda putih bertengger di atas ranjang. Baunya tak asing. Itu bukan cairan biasa. Aroma pandan membuat pikiran Inara melayang. Bukankah dia sudah mengganti sprei sisa tadi malam? Lalu, kenapa sekarang malah ada lagi? Bahkan, ranjang itu berantakan?”