icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasrat Terlarang Dalam Keluarga

Bab 5 Gara-gara Adikku, 5

Jumlah Kata:1218    |    Dirilis Pada: 14/02/2024

rasa vaginaku berdenyut dan merinding. Vaginaku rasanya sepert

k bangeeeeet Maaar!! Teteh mauu keluaaaaar

erit aku melepaskan rasa nikmat

banget Teeeeh...!" erang Amar menikmati penisnya di

ya dengan sekuat tenaga. Tiba-tiba dia mendorong tub

.... Oughhh...." kataku yang walaupun sudah

atnya ditekannya lama sekali ke arah vaginaku. Lalu badannya tersentak-sentak melengkung ke depan. Kurasakan ca

li, basah keringat menyiram tubuh ini. Kami saling melumat bibir

terus pegang pinggir bak mandi

?" aku sedikit bingun

kutin kata Amar aj

pantatku. Aku tahu adikku bisa melihat dengan jelas vaginaku dari belakang. Lalu dia mendekatiku dan memasukkan penisnya ke dalam vaginaku dari bel

Amaaaaarrr...!!" aku menjeritkan nama adikku saa

biasa kenikmatan yang diberikan oleh adikku. Kontraksi otot-otot kemaluanku membuat adikku merasa semak

et Teh...!" bisiknya sambil

sekan penis Amar di kemaluanku benar-benar membuat nikmat. Aku

h daleeeem...!!" pintaku walaupun aku sad

yelusuri belahan pantatku dari atas hingga ke bawah belahan vaginaku. Gerakan

ut menggerakan pinggulnya menyambut genjotan adikku. Rasanya lebih nikmat dibanding sebelumnya. Rasa nikmat itu leb

keraaaas bangeeeet...!! Eehhh... Eenaaakkk M

, sehingga hanya tinggal setengahnya saja yang masih terbenam di dalam vaginaku. Hanya bersel

Mar...!!! Enaaaaakkk...!!!" aku

n menggerakkan pantatku ke depan dan belakang hingga akhirnya dia b

aaah... Tu-tungguuu Teteeeh...!!" aku ber

bersamaan dengan teriakan Amar, dapat kurasakan vaginaku mengejang beberapa kali. Tubuhku menggelinjang diiringi dengan deng

enguh panjang sambil menekan dalam-dala

tan, aku dengan agresif memainkan lidahnya di dalam mulut adikku, aku menyapu langit-langit mulutnya dan mendorong-dorong lidah adikku dengan lidahnya. Adikku pun terg

unyinya saat lidah kami saling mem

ulai menggosokannya ke seluruh tubuh Amar. Wajah adikku masih terlihat lelah ketika tanganku membelai tubuhnya, tapi yang jelas peni

unin Teteh yah..." ujarku seraya

enuh nafsu. Ketika sampai di bagian vag

ku mendesah sambi

iram dan membilas busa sabun di tubuh kami berdua. Amar mengelus dan mem

pada putingku. Kepalaku terus menengadah dengan mata terpejam. Sedang larut-larutnya

a klakson mobil Ayah...!

tanpa pikir panjang memakai kembali kaos dan celanaku yang dalam keadaan kotor. Lalu kami berdua keluar dari kamar ma

tok pintu nggak ada yang bukain? Jadinya Ayah bunyiin klakso

kamarnya. Makanya nggak ada yang denger Ibu ngetok pi

..." kata

nggak curiga..." pikirku

arinya saat orang tua dan adik-adikku yang lain sudah pergi tidur, aku mengetuk

semalam kami melakukannya hingga tiga kali! Biasanya Amar membiarkan pintu kamarnya tidak dalam keadaan terkunc

ak hanya di kamar adikku ataupun kamarku, namun juga di ruang keluarga, ruang tamu hingga kamar Ayah dan Ibu. Bahkan pernah juga ketika

p saja aku dan adik laki-lakiku terus melakukan hal tersebut hingga berulang kali. Tetapi sejak

ing-masing. Aku yang memang sedang tidak ada acara, bertugas untuk menjaga rumah. Darip

seneng deh..." pi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka