icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasrat Terlarang Dalam Keluarga

Bab 9 Gara-gara Adikku, 9

Jumlah Kata:1366    |    Dirilis Pada: 14/02/2024

land merasa canggung, namun seiring dengan nafsu birahi yang mulai bangkit kembali, perlahan-lahan ia membelit dan mendekap tubuhku. A

penis yang sudah dalam keadaan kera

ong Land... Aaaaakh..."

vaginaku masih sempit. Mungkin juga kare

..." desahku yang sem

u pertama kali melakukan ini. Lalu dengan satu sentakan kuat penisnya be

at bangeett Laaa

ku tidak memikirkan lagi bahwa status Herland adalah mantan pacar adikku sendiri. Sudah kepalang tanggung pikirku, yang pasti saat

t terdengar cukup kencang suara penisny

menahan gerakan pinggul Herland, namun itu semua tidak dapat menghentikan terjanga

aat bangeeet Laaaand...!"

sa saat itu. Vaginaku yang sudah basah sekarang dimasuki

" aku berteriak menikmati so

ah tindihan tubuh Herland, keringat kami yang bercucuran menambah semangat gelora birahi kami. Selagi bersetubuh, lidah kami berdua sa

ih Teeh... Mauu dii luaaar... Apaaa di... daleeem?

.. Eengh... Ng-nggak apa-apaaa..." jawabku sa

mengerang kencang ketika spermanya menye

lama beberapa saat Herland membiarkan tubuhnya tetap menindih tubuh mulusku tanpa melepaskan penisnya dari vaginaku. Mungkin dia ingin m

nisnya lalu terduduk lemas menyender ke sofa. Akhirnya aku pun ikut bangkit dar

erland pengen banget ngentot sama T

angin gituan sama Teteh waktu masih pacara

sa... Beda banget sama Dewi yang masih kayak anak kecil... Mana Teteh suka pake celana pendek pas lagi di

dari Herland tadi me

ajar... Biar gimana juga kan Teteh

atin Herland walaupun nggak punya pikiran senakal kamu... Hihihi..."

rti sebelumnya. Sambil terus mengobrol tanganku meraih penis Herland yang sudah mel

asa menahan desahan demi desahan ketika tanpa b

enis Herland sementara dia memainkan

ku memanggil namanya di

h?" jawab

iii... Mau nggak?" pintaku lebih

ian Teteh yang di atas yah... Soalnya Herland masih capek nih.

mpatku dalam hati namun tet

hnya yang terlihat pasrah, lalu melebarkan kaki tepat di atas penisnya yang sudah dalam keadaan sangat te

rland tertanam sempurna d

aat berputar dan bergoyang. Di saat naik, otot-otot bagian dalam kewanitaanku mencengram dan menarik batang kemaluan Herland ke atas. Lalu pinggulku

aaahhhh...!!" Herla

utku yang basah oleh keringat ke arah belakang kemudian melanju

aaand...!!" aku m

snya ke atas saat belahan vaginaku merosot turun pada batang penisnya. Tubuhku tersentak-sentak turun naik di atas bat

hhhh...' terdengar suara berdecakan saat a

batang penisnya ke arah sebaliknya. Tangan Herland turut menambahkan kenikmatan dengan mengelusi payudaraku bagian bawah sebelum meremas-r

aliku. Tubuh Herland melengkung saat puncak k

bangeeeeet...! Penis Herland

nd... Juga nikmaat...!" aku ju

kuatan apa yang ada pada diri kami, kami masih saling memompa, merintih, melenguh, dan mengerang. Aku menghujamkan vaginaku berkali-kali dengan irama sangat cepat. Aku mera

agi keluar nih...!" erangn

u tidak sanggup lagi menahan gelombang

.!! Kita keluar sama-sama Land...!!" aku berter

.. Aaaaaahh...!!" Herl

ng berciuman sambil berpelukan erat. Kemudian kami berdua mengerang dengan

' aku dapat merasakan sperma Herlan

k, tanda aku sudah mencapai orgasme untuk yang kedua kalinya.

ah tidak peduli bila tetangga sebelah rumahku akan mendengarkan jeritan-jeritan kami. Kemudian Herland mencabut penisnya

banget Land...!" pujiku sembari mengis

k gini..." jawab Herland sambil mengecup keningku dengan mesra k

kayak tadi lagi tinggal

eh...!" jawab

a kita berdua ketahuan orang lain a

erland janji..." jawabnya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka