icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hasrat Terlarang Dalam Keluarga

Bab 3 Gara-gara Adikku, 3

Jumlah Kata:1287    |    Dirilis Pada: 14/02/2024

u. Daging kecil sensitifku juga tidak luput dari sapuan lidahnya, kadang diselingi dengan hisapan pelan. Hal ini mem

aku merasakan sensasi luar bia

ti oleh adikku. Tubuhku mengejang setiap kali lidah Amar mengenai klitorisku. Rasanya seperti ada yang mau meledak dari dalam t

n oral seks. Lidah adikku menyapu bibir vagina dan menggeliti

kiiit lagiiii...!!" kataku terbata-bat

ahanku, Amar semakin ber

aaaahh..." aku melenguh nikmat saat a

uai di dalam kenikmatan, aku masih bisa berpikir untuk melihat ke arah adikku yang sedang menyeruput

kata adikku saat berhenti menyeruput dan meri

r. Sensasi bahwa yang sedang mengeluarkan cairan vaginaku adalah adik kandungku send

s yang menempel di tubuhku. Adikku mengangkat kaosku dengan terburu-buru, mungkin dia sudah tidak sabar untuk me

dah dan matanya terlihat seperti mau keluar memandang t

isa mengucapkan sepatah katapun, aku meraih tangannya dan meletakkannya pada payudaraku. Kemudian aku bimbin

ra Teteh, rasain putingnya mengeraaaas..." kataku sambi

-elus kepala adikku yang sedang menjelajahi setiap bagian dari kedua buah payudaraku. Aku memejamkan mata

ahh... Aaaaaaaaahh..

us terlihat semakin kempot. Lidahnya juga menyapu-nyapu putingnya menyebabkan aku semakin terangsang. Ak

iiiin yang satu lagiiii... Aa

engan buas menyebabkan benda itu semakin membengkak. Lidahnya terasa menari-nari dengan liar, membuatku semak

" aku meringis dan menjenggut rambut adik

uat adikku lupa diri hingga tidak terasa put

sih..." tidak dapat disangkal rasa nyeri itu turut berca

ngisepnya Teh...!" kata adikku lalu kembali m

p Amaar... Teruuuuus... Kayak gitu enaa

inaku lagi dan menggelitik bagian dalamnya. Aku menutup mataku dan mulai mendesah saat jarinya yang sekarang sudah cukup terlatih, menemukan klitorisku dan m

rak naik-turun di belahan bibir vagina sambil mengelus-

berikan pada payudara dan vaginaku, tiba-tiba adi

eteh apain?" jawabku

" katanya sambil tangannya menu

nnya. Aku pun menggenggam batang penis yang sudah sangat tegang tersebut dengan jari-jari kecilk

engan mudah aku bisa memaju-mundurkan tanganku mengocok penisnya. Tanganku mulai meng

enis Amar diginiin?"

kadang Amar ngelakuinnya sambil ngebayangin

ocok penis adikku hingga sudah sangat tegang. Kulihat tubuh adikku kadang-kadang tersentak ke depan saat tanganku sam

lenguh nikmat menerima koco

aaakk bangeeeet rasanya

rkata "Teh, sepongin penis Amar dong! Soalnya kata temen-temen Am

ikasih hati, sekarang mi

lutut di depan penis adikku dan mulai menggenggamnya. Adikku mulai mendesah dan tubuhnya berkelejotan ketika aku pertama kali mendaratk

ak adikku saat aku mulai

ti ujung kepala penis milik Amar. Dengan perlahan-lahan aku memainkan lidah

nyaku sambil memas

Teeeh...!" jawab Amar yang seka

penis itu pun kini mulai terlihat keluar masuk seiring kulumanku. Sesekali ditengah kuluman

u. Adikku mendesis merasakan hangatnya ludahku menyelubungi penisnya

engerang-erang mengeluh-eluhkan aku yang menjilati penisn

abis diemut-emut dan dijilat-jilat olehku, penis Amar pun menjadi bulan-bulananku. Sekitar peni

ilatan dariku..." pikirku yang memang suda

lirih adikku karena seluruh batang

penis Amaaaar... Aaahh... Aaahh..." perin

dikku menyeka rambut yang menutupi wajahku, rupanya dia ing

an Amar terdengar semakin kencang setia

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka