icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Menikah-Paksaan

Menikah-Paksaan

Penulis: Mentari.
icon

Bab 1 Perkenalan

Jumlah Kata:1009    |    Dirilis Pada: 16/08/2023

sedang berkumpul, mereka adalah Bu Fatma. Suly dan C

lagi, kau harus mau menikah! dengan Yusuf da

suami Citra. Gimana jadinya menikah sama orang yang tidak di k

anya akan terjamin juga. Tidak seperti sekarang atau yang sudah-sudah kita hidup susah, kau jug

gaimana pun ia tidak ingin menikah apa lagi dengan oran

uan Ikbal. Kita harus angkat kaki dari rumah ini, terus kita mau tinggal di mana ha. Apa kau tidak kasian sama Nene

"Citra akan berusaha mencari kerja dan

ua, cuma cukup buat makan dan kebutuhan lain saja. Lagi pula kau sudah cukup usia bahkan lebih cukup. Emangnya, kau mau jadi perawan tua seperti Tante mu. Ini, ha? buk

unya kekasih yang sangat dia cintai. Namun karena belum siap menikahi dirinya, masih santai dengan hubungan paca

a Cit ..." neneknya menatap lekat wa

yang selama ini merawatnya. Orang tuanya entah di mana dan e

mau." jawaban yang

arah dulu, mau gak sih kamu itu membahagiakan ka

kit menganggukkan kepal

ke rumah tuan Ikbal," suruh Sul

. kita tidur?" Citra menuntun Bu Fatma dari kur

setelah hilang di balik pintu, Suly pun m

selalu gagal dengan bermacam alasan. Makanya sering d

inarnya begitu hangat, embun yang menggenang di dedaun

riang hari yang penuh dengan harapan. Dimana setiap i

adanya kedua wanita itu bersiap untuk berkunjung ke rumah tuan Ikbal, seharusnya merekalah yang datang namun karena

cucu tercintanya, Bu fatma cuma memiliki dua putri ya itu Shera dan Suly,

terasa pusing, tubuhnya

a berpegangan pada dinding. "Aku harus kuat, ya,

*

n Citra tiba di sebuah rumah mewah,

erpenampilan rapi dan masih tampak cantik, di ajaknya masuk ke

gguk, dan duduk di ruang ta

num apa? tanya

ya ingin bertemu dengan tuan Ikbal,"

aja, oya suami saya lagi siap-siap

kebelakang untuk menga

tangannya. "Silakan diminum dan dicicipi kue nya

dag-dig-dug tak karuan. Datang lah seorang Bapak paruh baya

n menjabat tangan tuan rumah, s

t tamu terhormat nih. Apa kalian

yuman Tante Suly berkata.

ucap tuan Ikbal melirik istrinya

, Bapak gak akan salah memilih istri untuk

u dan merasa malu menerima se

apa maksud kedatangannya ke sini. "Maaf kedatangan kami

an anda sampaikan pada saya iya, kan?

saya menyetujui lamaran anda, Tuan," sam

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menikah-Paksaan
Menikah-Paksaan
“Citra Komala seorang gadis berusia 25 tahun, sudah ditinggal oleh kedua orang tuanya sejak kecil, dia tinggal bersama nenek dan tantenya. Beliau lah yang menghidupi Citra Komala dari kecil. Sampai akhirnya! Citra dijodohkan oleh tantenya, dengan seorang pria bernama Yusuf Akbar. Neneknya bernama Bu Fatma dan tantenya bernama Suly. Dengan terpaksa! Citra harus menerima perjodohan itu. Kalau menolak, mereka akan ditendang dari rumah. Sebab rumah yang selama ini mereka tempati. Akan pindah kepemilikan. Menjadi milik orang tua Yusuf. Pria yang akan menikahinya. Mau tahu kelanjutannya??”
1 Bab 1 Perkenalan2 Bab 2 Acuh3 Bab 3 Mana mungkin4 Bab 4 Gaun5 Bab 5 Adukan saja6 Bab 6 Tergoda7 Bab 7 Dingin8 Bab 8 Kesepian9 Bab 9 Berubah benci10 Bab 10 Hari H11 Bab 11 Malam pertama12 Bab 12 Tidak penting13 Bab 13 Sangat berharap14 Bab 14 Bakso15 Bab 15 Keindahannya16 Bab 16 Menghipnotis 17 Bab 17 Saya buktikan 18 Bab 18 Mau menikah19 Bab 19 Lusuh20 Bab 20 Ingat mantan21 Bab 21 Ketemu22 Bab 22 Tidak menyangka23 Bab 23 Takut kecoa24 Bab 24 Jangan khawatir25 Bab 25 Takut petir26 Bab 26 Bukan curiga27 Bab 27 Tidak kenal28 Bab 28 Histeris29 Bab 29 Bucin30 Bab 30 Bagai perangko31 Bab 31 Benci dan benci32 Bab 32 Menjadi candu33 Bab 33 Melihat berita34 Bab 34 Hampir menikah35 Bab 35 Meminta maaf36 Bab 36 Takut gelap37 Bab 37 Tukang gombal38 Bab 38 Kata sayang 39 Bab 39 Depresi 40 Bab 40 Pantai41 Bab 41 Jaga pandangan 42 Bab 42 Orang gila43 Bab 43 Cemburu44 Bab 44 Mengusir Citra 45 Bab 45 Pepes ikan46 Bab 46 Bidadari hati47 Bab 47 Bobrok48 Bab 48 Keanehan49 Bab 49 Di pukul ayah50 Bab 50 Sudah telat51 Bab 51 Bulan madu52 Bab 52 Sahabat lama53 Bab 53 Kurang sreg54 Bab 54 Sudah di madu55 Bab 55 Bau kebohongan56 Bab 56 Mau cerai 57 Bab 57 Pertama dan terakhir58 Bab 58 Sudah 6 minggu59 Bab 59 Tempat Citra60 Bab 60 Nasi menari61 Bab 61 Mau ke luar kota62 Bab 62 Bandung63 Bab 63 Pulang64 Bab 64 Melepas rindu65 Bab 65 Siapa tahu aja66 Bab 66 Bahagia