Megacecung
5 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Megacecung
Istri yang terbuang
Romantis Natasha tidak menginginkan pergi, tapi mereka yang menginginkannya pergi, suami yang sangat dihormati dan selalu ia agung- agungkan, mengusirnya di depan keluarga besar suaminya hanya karena masalah kecil, tapi disaat Dia pergi tidak adakah di antara suami, mertua dan keluarganya mencari, tentu jawabannya tidak, adakah di antara mereka menghubunginya,, tentu jawabannya masih sama, mereka tidak mencarinya.
Justru Natashalah yang menghubungi mereka, tapi apa yang didapatkan, tidak ada dari mereka menjawab sambungan teleponnya
Hingga disaat hujan turun dengan sangat derasnya, Natasha hanya berserah diri, meratapi pernikahan yang hancur, sampai ia memejamkan mata tak sadarkan diri dan menyebut sebuah nama yang selalu berada di hatinya
Bagaimana kisahnya? Akankah Natasha kembali Memaafkan Aiden suaminya? Three weeks in love
Romantis Ashley Gabriella Collins adalah gadis berusia 21 tahun. Dia harus menuruti permintaan ayahnya--Matthew Elardo Collin, untuk tinggal bersama seorang pria bernama Lucas Samuel Franklyn, yang tidak lain adalah anak dari sahabatnya sendiri.
Awalnya Ashley menolak tegas permintaan sang ayah, karena menurutnya tidak masuk akal. Namun,, berbagai macam upaya serta bujuk rayu Matthew membuahkan hasil. Putrinya--Ashley, mau menerima permintaannya dengan syarat: Tinggal bersama Lucas dalam kurung waktu 3 minggu.
Ashley tak menyangka, pria yang akan tinggal bersamanya adalah pria yang menabrak mobil barunya. Apalagi pria itu datang ke Mansion-nya lalu bertindak kurang ajar pada Ashley, yaitu telah mengambil ciuman pertamanya.
Sampai Ashley menendang aset pusaka miliknya. Karena tindakan kurang ajar Lucas telah membuatnya kesal dan emosi.
Namun, semuanya itu tak berselang lama. Lucas kembali mencium Ashley disaat di ingin membuat kesepakatan padanya. Sayangnya, Ashley menolak tegas kesepakatan itu. Bagi Ashley, semua itu tidak menguntungkan dirinya. Anda mungkin suka
Antara Kerja dan Kenikmatan
Juliana Kupejamkan mataku, dan kukecup bibirnya dengan lembut, dia menyambutnya. Bibir kami saling terpaut, saling mengecup. Pelan dan lembut, aku tidak ingin terburu-buru. Sejenak hatiku berkecamuk, shit! She got a boyfriend! Tapi sepertinya pikiranku mulai buyar, semakin larut dalam ciuman ini, malah dalam pikiranku, hanya ada Nita.
My logic kick in, ku hentikan ciuman itu, kutarik bibirku mejauh darinya. Mata Nita terpejam, menikmati setiap detik ciuman kami, bibir merahnya begitu menggoda, begitu indah. Fu*k the logic, kusambar lagi bibir yang terpampang di depanku itu.
Kejadian ini jelas akan mengubah hubungan kami, yang seharusnya hanya sebatas kerjaan, menjadi lebih dari kerjaan, sebatas teman dan lebih dari teman. Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Keely Alexis Aku menarik tunanganku dari sebuah kecelakaan mobil beberapa detik sebelum mobil itu meledak. Api meninggalkan punggungku penuh dengan luka bakar yang mengerikan, tapi aku berhasil menyelamatkan nyawanya. Selama empat tahun dia koma, aku menyerahkan segalanya untuk merawatnya.
Enam bulan setelah dia sadar, dia berdiri di atas panggung konferensi pers untuk kembalinya. Seharusnya dia berterima kasih padaku. Sebaliknya, dia membuat pernyataan cinta yang megah dan romantis untuk Stella, kekasih masa kecilnya, yang tersenyum dari bangku penonton.
Keluarganya dan Stella kemudian membuat hidupku seperti di neraka. Mereka menghinaku di sebuah pesta, merobek gaunku untuk memperlihatkan bekas lukaku. Ketika aku dipukuli di sebuah gang oleh preman yang disewa Stella, Adrian menuduhku mengarang cerita untuk mencari perhatian.
Aku terbaring di ranjang rumah sakit, memar dan hancur, sementara dia bergegas ke sisi Stella karena wanita itu "ketakutan". Aku tak sengaja mendengar dia mengatakan bahwa dia mencintai Stella dan bahwa aku, tunangannya, tidak berarti apa-apa.
Semua pengorbananku, rasa sakitku, cintaku yang tak tergoyahkan—semuanya tidak ada artinya. Baginya, aku hanyalah utang yang harus dia bayar karena rasa kasihan.
Di hari pernikahan kami, dia menendangku keluar dari limosin dan meninggalkanku di pinggir jalan tol, masih dalam gaun pengantinku, karena Stella pura-pura sakit perut.
Aku melihat mobilnya menghilang. Lalu aku memanggil taksi.
"Ke bandara," kataku. "Dan tolong lebih cepat."