icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

King Of King

Bab 3 Pertolongan dari Seorang Jenderal

Jumlah Kata:1016    |    Dirilis Pada: 24/07/2023

saja sudah seperti ini, apa lagi nanti. Makan daging panggang yang ras

nyonya ke empat memang kesakitan," ucap s

tanya ke arah si pelayan. Lalu katanya,

et, janganlah kamu seperti ini.

bahayakan janin kamu sendiri," ucap ADelia dengan suara yan

nya ia tidak kuat dan kembali jatuh. Perutnya menyentuh lanta

n keempat wanita itu tertawa dalam hati dan berkat

ka melihat darah keluar dar

mpai keguguran Elisabet. Bila kamu kegug

engan wajah marah. Tetapi ia tidak dapat berkata apa-apa kepada keempat wanita itu, karena ia tid

tinggalnya yang berada di depan. Jarak antara ruang perjamuan dengan tempat tinggal si s

ggalnya, tetapi ia tidak berani. Karena sudah banyak orang yang melihat dan tentu saja

akan ceritakan semuanya kepada Kaisar ketika ia kembali dari p

ya. Karena ia merasa, kalau itu terjadi, bukan saja si Jenderal yang di hukum mati. Dirinya pun akan di huk

u ia melepaskan pelukan maka junjungan-nya itu tidak akan sadarkan diri. Siapa yang akan

h Elisabet dengan suara berbisik

a di depan pintunya tertulis selir keempat bukan nama si perempuan. Pemberi

tubuh Elisabet. Benar saja, begitu ia melepaskan genggam

erkata, 'Syukurlah sudah

Orang itu berkata, kepada si jenderal, "Kenapa kamu diamkan saja di

ikan mata untuk memperhatikan dan mencoba mengenali-nya tetapi ia tidak ingat si

tempat tinggalnya. Ia pun merebahkan tubuh yang terkulai lemas itu ke atas tempat tidur. Lalu dengan penuh kasih sayan

kedua matanya, barulah si Jenderal

angannya sambil berkata, "Bukan berarti ak

irian. Padahal setelah agak jauh ia kembali kesitu dan mengintai serta mengawasi secara sem

dua orang wanita tua datang dan men

dur setelah kejadian tadi. Begitu ia membuka pintu kedua wanita tua tersebut segera menerobos m

engan memegang perut si selir keempat itu serta bagian bawah perut. Tak lama kemudian kedua wanita tua itu tampa

tua itu bergegas pergi tanpa mendeng

edua wanita tua itu dan siapa yang mengutu

lihat orang yang berbicara dengan kedua wanita tua itu. Karena terlalu jauh jaraknya si Jenderal Robert tidak da

si jenderal agak terkejut karena di ketahui oleh

pergi ketika di tatap olehnya. Tetapi tawanya tidak terde

pun melangkahkan kakinya menuju

dak mengangkat tangannya hendak mengetuk

ih baik-baik saja!" bentak Permaisuri itu dengan perasaan sedikit kecewa. Kecewa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
King Of King
King Of King
“Elisabet adalah selir ke-4 dari seorang Kaisar bernama Oro di negeri Awan. Ia berhasil melahirkan seorang putra bagi Kaisar. Putra itu diberi nama Starling. Pada saat itu muncul sebuah bintang besar di langit. Kaisar Oro ternyata mendapat hasutan dari seorang dukun kalau bayi itu hasil dari perselingkuhan dengan Jenderal Robert. Untuk itu bayi tersebut harus di jadilan Korban persembahan agar seluruh istana dan kerajaannya selamat dan bertahan selama-lamanya. Apakah Kaisar Oro berhasil melakukannya?”
1 Bab 1 Permaisuri dan yang Lain2 Bab 2 Bersengkongkol3 Bab 3 Pertolongan dari Seorang Jenderal4 Bab 4 Ulah si Dukun5 Bab 5 Lahirnya Putra Mahkota6 Bab 6 Permintaan Permaisuri yang Mengejutkan7 Bab 7 Kurban Persembahan8 Bab 8 Elisabet di sudutkan oleh Permaisuri dan Tiga Selir yang Lain9 Bab 9 Eva10 Bab 10 Semuanya Selamat11 Bab 11 Amarah Membuat Mereka Buta12 Bab 12 Kalau Ada Uang, Semua Urusan Lancar13 Bab 13 Si Dukun Mulai Beraksi14 Bab 14 Rencana yang Memuaskan15 Bab 15 Kalau Belum Waktunya Mati tidak Akan Mati16 Bab 16 Surat Takdir17 Bab 17 Tamu Tak Diundang18 Bab 18 Ulah Dukun Lagi19 Bab 19 Bagaikan Pahlawan20 Bab 20 Scorby dan Staring21 Bab 21 Staring dan Scorby Mulai Beraksi22 Bab 22 Semua Sudah Di Rencanakan23 Bab 23 Kelakuan si Pangeran24 Bab 24 Bara Api25 Bab 25 Permainan Baru Dimulai26 Bab 26 Staring Semakin Meyakinkan Kaisar27 Bab 27 Si Dukun Lagi28 Bab 28 Mengalami Siksaan Yang Beda29 Bab 29 Pada Akhirnya30 Bab 30 Kaisar Oro dan Jenderal Bruce31 Bab 31 Mempertaruhkan Jabatan32 Bab 32 Mulai Merasa Takut33 Bab 33 Peramal itu Merasa Takut