icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Teman tapi Khilaf

Bab 4 Foto Vulgar

Jumlah Kata:811    |    Dirilis Pada: 16/07/2023

aku turun aja deh. Urusan

epon saat mobilku berhenti, ya. Jangan sampai d

depan apartemen. Ponsel Gisca pun sudah tidak bergetar la

rsiap turun, tapi S

apa

dah tiba di apartemen, bilang aja kamu habis beli sesuat

Sebelum mengangkatnya, Gisca menarik napas sejenak. Berusah

mungkin. Biasa a

Saga. Ia memilih menggeser laya

sapa Sela di uj

a berusaha seten

belum

uat Gisca yakin tema

ulang?" Lagi, Gisca

au dibeliin sesuatu? Jajanan malam

" Gisca tidak bisa menyem

a. "Eh tunggu, tapi kamu lagi di luar ya? Soalnya sam

, ia terpaksa mengatakan apa yang Saga sarankan tadi. Lagian Sela telanjur mendengar bun

unggu kamu pulang ... aku memutuskan cari angin k

aja ya. Sekitar lima menit lagi aku

Kebetulan aku ju

ka terputus, Gisca langsung me

lan dan minuman kaleng. Ia memang sudah mempersiapkannya dan sengaja diletakkan di kursi belak

kamu nggak bawa belanja

nyit. "Kamu

ipasi. Aku cuma waspad

an membuang-buang waktu, Gis

Saga. "Ah iya ... mulai sekarang kamu harus terb

i wanita itu bisa mendengar den

Saga secepatnya. Ia tidak boleh terlibat deng

Terakhir

ukur Saga langsung meninggalkan tempat itu. Mobi

idak selingkuh dengan Saga apalagi menjadi simpanan pri

an sebuah mobil yang Gisca yakini adalah mobil Se

mobil itu dan benar ...

uk,

tidak bisa Gisca jelaskan semaki

masuk dan duduk

ng aja belanjaann

katakan. "Pasti kamu capek banget

jajanan di tempat favoritku. Ah, kamu bakalan nyesel

Oh ya, katanya tempat jajannya di sekita

h cepat,"

t hangat kedatangannya. Wanita itu juga telah membantunya tanpa pamrih.

Saga sekarang juga. Ia harus mengakhiri semua kekonyolan ini,

lebih dulu mengirim chat. Tepatnya lima menit yang lalu

-beraninya bl

nomorku, coba lihat ini dulu sebelum

dan Saga di atas tempat tidur, dengan Saga memeluk mesra Gisca dari belakang. Dari pakaian

kapan foto ini di

h editan?

bagaimana bisa ad

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Teman tapi Khilaf
Teman tapi Khilaf
“Ketika rasa nikmat membuat dua insan terus menerus ketagihan untuk berbuat khilaf. Seperti orang kecanduan. Padahal mereka sama-sama sadar kalau hubungan ini belum tentu berakhir indah. Namun, rasa itu terus membuncah. Hubungan yang orang-orang katakan 'terlarang' ini seolah tidak ada habisnya menciptakan rasa saling menginginkan yang kuat. Menggebu-gebu tanpa peduli kalau kekhilafan ini hanyalah kenikmatan sesaat. Kalau sudah begini ... harus bagaimana lagi?”