icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

WETON (Santet Tiga Generasi)

Bab 4 Nyi Ratni

Jumlah Kata:554    |    Dirilis Pada: 16/06/2023

a

r seorang wanita tua sedang menunggu di sana. Ia berdiri

iikuti membuka pintu mobil. Geg

an lantas mengikuti langkah mereka. Nampak keduanya

bertanya namaku dan memperkenalkan namanya juga. Se

idak sesakti perkiraanku. Kaki kanannya

lah cacat bawaan lahir. Wanita tua ini seper

. Lalu pada mata yang rusak, bola matanya sudah

seko mburi," (Orang kaya raya tidak pernah sendiri, Yuk. Selalu ada orang pi

ngar pengakuan Nyi Ratni, sementara aku ha

irip tempat khusus untuk membe

u beralih ke sudut ruangan. Kulihat ada

iau pernah berpesan. Jika melihat ada boneka jerami

h penganut ilmu hitam. Dan boneka itu dijadi

aluyo dan Bu Agni kini berpamitan pulang. Nampak

i. Hanya suara angin yang sesekali mendesau. R

alah satu ruangan di rumah Pak Waluyo. Sangat remang. Setelah

tan dengan kep

n goib? Utawi dipunsukani ayahan benten ugi?" (Apa Nyi hanya bertugas mem

tni kembali duduk. Mulut

k?) balas Nyi Ratni dengan nada yang sengaja dibuat tenang. Pad

ebaya kutu baru yang ukurannya lebih besar dari tubu

, 'kan?" tanyanya tanpa memandangku. (Sebelum ke

engan

e, dadi nurut wae supaya perkoro iki rampung." (Yayuk, seharusnya kamu gak banyak bertanya

ginep ning vila iki!" ungkap Nyi Ratni yang membuatku membelalak kaget. (Lagian kamu gak berd

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
WETON (Santet Tiga Generasi)
WETON (Santet Tiga Generasi)
“Keluarganya terlilit hutang, Yayuk terpaksa mendatangi Bi Zaenab yakni agen perekrut Asisten Rumah Tangga di dusunnya. Bi Zaenab lalu mengarahkan untuk bekerja pada keluarga Waluyo -- suatu keluarga bangsawan yang menangani proyek-proyek besar di negeri ini. Namun hanya wanita dengan Weton Sabtu Kliwon dan Rabu Pahing yang diterima. Yayuk yang kebetulan berweton Sabtu Kliwon akhirnya diterima dan diantar ke kediaman keluarga Waluyo. Di sanalah Yayuk mengetahui bahwa dirinya dipersiapkan bukan sebagai ART melainkan eksekutor santet yang dijalankan keluarga Waluyo. Mampukah Yayuk bertahan hidup?”
1 Bab 1 Aku dan Ibu2 Bab 2 Firasat yang Tak Bagus3 Bab 3 Diantar ke Villa4 Bab 4 Nyi Ratni5 Bab 5 Kajiman 6 Bab 6 Laras si Eksekutor7 Bab 7 Media Santet8 Bab 8 Fira yang Malang 9 Bab 9 Nyi Ratni jadi Anjing10 Bab 10 Pasak Jagor11 Bab 11 Petrus si Bodyguard12 Bab 12 Rajah13 Bab 13 Diculik14 Bab 14 Leherian Santoso15 Bab 15 Pernyataan Kajiman16 Bab 16 Sisi Lain Nyi Ratni17 Bab 17 Bertapa18 Bab 18 Sundari19 Bab 19 Yayuk Kerasukan 20 Bab 20 Di Kamar Nyi Ratni21 Bab 21 Mira Pingsan22 Bab 22 Yayuk Dikirim ke kediaman Santoso23 Bab 23 Khodam Milik Leherian Santoso24 Bab 24 Ambisi Waluyo25 Bab 25 Meninggalnya Nyonya Santoso26 Bab 26 Rian dan Tania27 Bab 27 Kajiman Cemburu28 Bab 28 Jangan Pergi Study Tour29 Bab 29 Mulih Wae, Nduk!30 Bab 30 Yayuk Dipecat31 Bab 31 Sundari Kena Bentak32 Bab 32 Hutang yang Tidak Dilunasi33 Bab 33 Lenyapkan Saja34 Bab 34 Kematian Robert Tan35 Bab 35 Berakhirnya Santet Tiga Generasi 36 Bab 36 Yayuk Prihatin pada Bu Waluyo37 Bab 37 Rooftop38 Bab 38 Petrus Tersipu39 Bab 39 Kelicikan Nyi Ratni40 Bab 40 Melewati Hutan yang Sama41 Bab 41 Sakit yang Bukan Penyakit42 Bab 42 Petrus Menyukai Yayuk43 Bab 43 Jeheskiel Santoso44 Bab 44 Sundari Sakit Jiwa45 Bab 45 Tanah Ulayat46 Bab 46 Meninggalkan Kediaman 47 Bab 47 Yayuk Diculik48 Bab 48 Selamat Tinggal Waluyo!49 Bab 49 Bonus