icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

WETON (Santet Tiga Generasi)

Bab 5 Kajiman

Jumlah Kata:640    |    Dirilis Pada: 16/06/2023

a

dek

i Ratni? Pantas sedari tadi tak ter

tu timbul rasa penasaran bercampur khaw

ukurannya paling luas dari semua ruangan, Nyi Rat

s ning mburi bangunan iki," (Tempatnya bukan di situ, Yuk. Nanti kamu ke belakang. Ada

memberanikan diri menyambangi sekat

ka aku lewat. Campuran semen dan pasirny

idung seraya t

kulihat seantero dinding bergerak. Berger

h ini gangguan jin? Belum selesai perkara ini, aku kembali dikaget

amu iku loh kudu kuwat!" (Hahaha ... belum apa-

Ratni tiba-tiba bergema. Aku hany

kah lagi. Aku mengumpul semangat

ditebang. Disusun berjejer membentuk dinding panjan

itas

hluk terbang dari arah belakang dan h

u aku sadar, ternyata dialah makhluk yang s

masuk ke ruangan d

terdengar suara w

iso nembus pertahanane keluarga kuwi!" (Goblok, Kajiman! Kamu gagal lagi? Udah dua orang mati kon

ko mesti aku lego," (Andai tua bangka itu meng

. AAKK ...

. AAKK ...

anya lebih mirip teriakan burung gagak. Aku m

ng antar dinding dan membuat rusuh. Hingg

ek isih gagal!" (Cepat pergi, Kajiman! J

. AAKK ...

rbalik arah. Ia ke

ang. Menggantung di udara, mengepak-n

obek wajahku menggunakan gig

n, apalagi saat wajahnya yang h

r kendali. Membuat Kajiman tersen

k itu kini menampakkan diri ol

" lirihny

ah. Darah kering yang separuhnya telah menghitam. Rambut si wani

jakan Nyi Ratni dan wanita ini. Lalu kaitannya deng

Waluyo kagem mbantu Nyi Ratni." (Saya Yayuk. K

er. Mungkin kaki ini sudah b

ir. Berganti menelisik sekujur tubuhku dengan t

unu." (Bagus ya, Yuk. Tubuh kamu ma

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
WETON (Santet Tiga Generasi)
WETON (Santet Tiga Generasi)
“Keluarganya terlilit hutang, Yayuk terpaksa mendatangi Bi Zaenab yakni agen perekrut Asisten Rumah Tangga di dusunnya. Bi Zaenab lalu mengarahkan untuk bekerja pada keluarga Waluyo -- suatu keluarga bangsawan yang menangani proyek-proyek besar di negeri ini. Namun hanya wanita dengan Weton Sabtu Kliwon dan Rabu Pahing yang diterima. Yayuk yang kebetulan berweton Sabtu Kliwon akhirnya diterima dan diantar ke kediaman keluarga Waluyo. Di sanalah Yayuk mengetahui bahwa dirinya dipersiapkan bukan sebagai ART melainkan eksekutor santet yang dijalankan keluarga Waluyo. Mampukah Yayuk bertahan hidup?”