icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Baaridul Hubby (Cinta Si Dingin)

Bab 5 Tamparan Untuk Aruni

Jumlah Kata:1058    |    Dirilis Pada: 18/06/2023

itu terdiam seribu bahasa. Dia bingung mau menjawab apa, pertanyaan Azizah sungg

i tak setuju! Tidak perlu ikut-ikutan, sudah banyak yang menyuarakan pastinya nanti akan bisa sampai ke dewan. Sebenarnya apa yang kamu cari Aruni? Fokuslah belajar, manfaatkan beasiswa yang t

m, Run?" ta

ti menamparku, Zah," u

eduanya lalu, "Jadi bagaim

iam, dia untuk sej

aja tentang beasiswa yang akan kamu dapatkan, Run. Bagi aku pribadi beasiswa itu sangat membant

tercabut, itu nanti sampai kelar kuliah, lho. B

i lagi pada kalian ya, jangan gegabah apalagi hanya sekedar ikut-ikutan, biarkan teman laki-laki kita saja yang me

gak ada kuliah. Semoga saja nanti nggak

ding kamu memutar aja lewat lemb

sih infonya," ujar Azizah m

" ujar Aruni kemudian bersalaman dengan Azizah gadis bercadar yang

atinya sedang bergejolak tentang solidaritas dan beasiswanya tetapi kata-kata Azizah t

n? Masih pi

tinya enggak deh, Sil. Aku m

gak ikut kalau lo

mau ikut, ikutan aja nggak papa

gue, Run," ujar S

i semanga

Sila sambil nyengir, "eh Run, tapi bener juga yang dibilang

ih dewasa dari yang aku kira,

saran dengan Azizah, asyik banget tadi

g ketutup gitu gimana cara ma

tanyain. Lo, nggak pe

an Aruni membuat Sila

... lewat bawah, kancing kanan kiri cadar di lepas sebela

erasa adem aja ngeliha

tapi lo no

, si*l bener gue hari ini. Udah 2 ora

, kita pulang sekarang a

berjalan keluar ruang kuliah yang mulai lengang karen

=

ila dan Aruni sangat terkejut ketika temen-temennya s

ngan demo besar

kayaknya

ita naik bus

g yuk, semoga

a berdiri dan berg

hutanan kondisi jalan masih aman-aman saja. Tetapi begitu memasuki Jalan Kaliurang bus kota yang ditumpangi Aruni dan Sila sudah mulai tersendat jalannya, mac

mereka turun dan berjalan ke arah timur dari Gedung Budaya. Beruntung mereka j

wa, sesampainya di bunderan mereka berjalan ke arah Santikara. Tetapi sesampainya di sana, terlihat ribuan mahasiswa dari universitas lain bergerak memblokir seluruh jalan ke arah barat bergabu

t Kampus aja?" tanya Sila dengan suara keras karena b

kin kita motong jalan ramai begi

, semoga di sana bisa untuk lewat, tapi kita haru

ewat sana terus kita ke se

p, y

ipun dengan susah payah akhirnya mereka bisa memotong jalan sampai depan Bank B*I. Keduanya kemudian berjalan ke

kir kendaraan roda dua dan empat yang tertahan tidak bisa melaju karena jalannya terblokir ribuan mahasiswa. Sun

r dari terjebaknya mereka di tengah-tenga

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Baaridul Hubby (Cinta Si Dingin)
Baaridul Hubby (Cinta Si Dingin)
“Tahun 1998, awal era reformasi banyak gejolak terjadi, terutama terjadinya gelombang demonstrasi dari kalangan mahasiswa seluruh Indonesia, terutama kota yang dikenal dengan pendidikannya atau kota pelajar. Sepenggal kisah ini hadir di tengah sejarah awal reformasi, kisah yang berawal ketika diam-diam dia mulai jatuh cinta dengan perubahan penampilan, saat hidayah itu menyapanya. Dia memang berbeda dan harus siap dengan banyaknya batu-batu tajam yang terhampar di perjalanannya, termasuk menghadapi kenyataan bahwa Ayahnya tidak menyukai perubahan dirinya, bahkan terkesan membencinya. Mampukah Aruni bertahan dengan cinta diam-diamnya dengan tetap berada pada jalan yang dia yakini benar? Bagaimana perjuangannya agar diterima keluarga terutama Ayahnya? Lalu apakah cinta untuk seseorang yang dia kagumi dari kejauhan pun hanya cukup untuk dirasa saja? Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata (true story), nama tokoh dan latar kejadian sudah author samarkan untuk menjaga keikhlasan pemilik kisah hidupnya.”
1 Bab 1 Cowok Aneh2 Bab 2 Dia Lagi!3 Bab 3 Namanya Hanif4 Bab 4 Panggilan Solidaritas5 Bab 5 Tamparan Untuk Aruni6 Bab 6 Sentilan Ibunya Aruni7 Bab 7 Mulai Terusik8 Bab 8 Temenku vs Sahabatku9 Bab 9 Tatapan Itu10 Bab 10 Mereka Belum Tahu11 Bab 11 Dingin12 Bab 12 Berharap13 Bab 13 Ganteng vs Cantik14 Bab 14 Dijodohkan15 Bab 15 Alhamdulillah16 Bab 16 Si Mata Kutub17 Bab 17 Cukup di Hati Saja18 Bab 18 Cinta vs Cemburu19 Bab 19 Patuh atau Bakti20 Bab 20 Beda Tipis21 Bab 21 Restu Ibu22 Bab 22 Ternyata23 Bab 23 Belenggu Rasa24 Bab 24 Buka Tutup25 Bab 25 Laki-Laki Pilihan Bapak26 Bab 26 Mencoba Istiqomah27 Bab 27 Tamu Tak Diharapkan28 Bab 28 Hanya Untukmu29 Bab 29 Kagum atau Suka 30 Bab 30 Rindu Tertahan31 Bab 31 Mencoba32 Bab 32 Amarah Sang Ayah33 Bab 33 Terbelenggu Asa34 Bab 34 Bersahabat dengan Rasa35 Bab 35 Halalkan atau Pupus36 Bab 36 Tawaran37 Bab 37 Amplop di Waktu Senja38 Bab 38 Selembar Kertas39 Bab 39 Ta'aruf (Perkenalan)40 Bab 40 Baris-Berbaris41 Bab 41 Tegang42 Bab 42 Bertahan43 Bab 43 Fitnah Penampilan44 Bab 44 Mimpikah Aku 45 Bab 45 Pelangi Senja