icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Keabadian yang Tertunda Dendam

Bab 5 Pertemuan Pertama

Jumlah Kata:994    |    Dirilis Pada: 09/06/2023

Sayang, apa yang dikatakan oleh Dokter Chen, sehingga membuat suasana ha

baik buatku. Mungkin dia sudah menemukan obat untuk

E

erdiri di tempat dan tertegun mendengar kabar dari s

rencananya akan rusak, bahkan terbongkar kalau

gobati tua bangka ini," kata Imelda dalam hati sambil berus

suaminya sambil pura-pura merapik

ba merasa tidak enak badan, bagaimana kalau kita pulang? Takutnya Dokter Chen juga tid

, kita ke bawah saja untuk mencari dokter untuk memer

an menjawab, "Kita pulang saja y

mintaan istrinya, Chen Sui ma

rena ada yang harus saya kerjakan di bawah," sapa Chen

ai masuk dia melihat ke sekel

mu tidak lupa saja. Apa sudah menemukan obat untuk penyakit aya

ulang saja sekarang.." sahut Imelda berusah

aja suruh dia untuk memeriksa kondisi kesehatanmu sa

idak mau pulang, aku pulang sendiri s

an. Di satu sisi dokter sudah datang untuk berkonsultasi meng

atan serba salah, Chen Sui berusaha untuk

k memeriksa kondisi kesehatan Nyonya, agar kal

suaminya diam saja, dia langsung marah.

u pintu untuk keluar dari ruang VIP itu. Waktu m

- geleng kepala meli

ini, Chen Sui mengalihkan pembicaraa

ar. Saya ingin mengenalkan Tuan Ye pada Nona ini. Nona W

kan nona ini untuk mengobati Ayahku?" tanya

na Wulan mengobati adiknya sendiri yang menderita penyumbatan pembuluh darah di otaknya. Hasiln

as dan ragu - ragu menden

an di belakang Chen S

Tapi tidak menghilangkan penyebabnya!" ujar Wulan s

pa

ntuk melihat ke arah Wulan.

mereka saling menatap saat ini, ada p

n pertama bagi

n Sui membuyar

an? Apa Nona mengetahui sesuatu?" tanya Ch

k menjelaskan ucapannya, tetapi W

awabnya de

u, Chen Sui tambah penasaran. Dia bertanya pada

ke arah Chen S

uk terlalu lama dalam hatinya. Ketika kondisi badan sudah tidak

a mulai tertarik dengan penjelas

karena makanan atau dari obat - obatan herbal, karena sela

u dugaan saya benar, ada yang menanamkan Kumbang E

RR

berapa langkah ke belakang dan ber

get, tapi dia cepat kem

an anda? " bisik Chen Sui dengan suara

Ijinkan saya untuk memeriksanya lebih dek

untuk meminta persetujuannya. Bagaiman

ntar, akhirnya Randi Ye memboleh

, Wulan berjalan ke ranjang Norman

an memeriksa nadi kakeknya. Ada luapan emosi sesaat dalam

dan berusaha untuk

a -

Syuut

a tiga buah jarum yang berkilat mele

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Keabadian yang Tertunda Dendam
Keabadian yang Tertunda Dendam
“Wulan dan Mulan adalah saudari kembar murid dari seorang petapa yang bernama Master Sun. Hari ini guru mereka mengirim mereka berdua untuk turun ke dunia. Pada saat itulah mereka baru tahu kalau ayah mereka masih hidup di dunia. Sedangkan Master Sun mengutus mereka dengan tujuan agar mereka bisa menjadi makhluk abadi seperti yang mereka inginkan dan mencari ayah mereka di dunia. Berbekal kultivasi selama 300 tahun dan berbagai ilmu yang diberikan guru mereka, akhirnya mereka turun ke dunia. Tapi setelah turun ke dunia dan bertemu ayah mereka, baru mereka mengerti maksud guru mereka sebenarnya. Mereka harus menentukan takdir mereka sejak itu, menjadi abadi dengan membalaskan dendam ibunya atau menjadi manusia dan tinggal di dunia dan melupakan keabadian yang mereka inginkan. Jalan hidup yang mana yang akan mereka tempuh? Silakan ikuti kisahnya.”
1 Bab 1 Wulan dan Mulan2 Bab 2 Teknik Sembilan Jarum Surgawi3 Bab 3 Tuan Ye4 Bab 4 Peristiwa 20 Tahun yang Lalu5 Bab 5 Pertemuan Pertama6 Bab 6 Surat dari Ibu7 Bab 7 Sumpah Wulan Ye 8 Bab 8 8. Siapa Kamu 9 Bab 9 9. Memurnikan Pil10 Bab 10 Memurnikan Pil Peremajaan11 Bab 11 Burhan Sen Sudah Siuman12 Bab 12 Hari Naas Sandy Ye13 Bab 13 Bencana Darah14 Bab 14 Keluarga Besar Selalu Penuh Drama15 Bab 15 Aku Tidak Boleh Gagal16 Bab 16 Kerasnya Hati Randi Ye17 Bab 17 Pengkhianatan18 Bab 18 Apa Keluarga Han Hebat 19 Bab 19 Senangnya Hati Norman Ye20 Bab 20 Rencana Han Zhou21 Bab 21 Meihua Yang Sombong22 Bab 22 Pengkhianatan Meihua23 Bab 23 Lin Murong Adalah Ibu Kami24 Bab 24 Kunjungan Han Zhou25 Bab 25 Keributan Di Restoran26 Bab 26 Lukisan Di Balik Lukisan27 Bab 27 Berburu Batu Giok28 Bab 28 Panen Banyak29 Bab 29 Kartu Hitam Ekslusif30 Bab 30 Pencegatan Alex Wang31 Bab 31 Ambisi Brian Wang32 Bab 32 Membuat Formasi Pengumpul Spiritual33 Bab 33 Rencana Licik Wulan34 Bab 34 Konferensi Keluarga Besar35 Bab 35 Tantangan Keluarga Wang36 Bab 36 Pertandingan yang Disepakati37 Bab 37 Yang Tidak Diharapkan, Malah bertemu38 Bab 38 Turnamen Dimulai39 Bab 39 Wulan Turun Tangan40 Bab 40 Wulan Mengusir Keluarga Wang41 Bab 41 Perjamuan