icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

IPARKU, CANDU SUAMIKU

Bab 4 Hamil

Jumlah Kata:1006    |    Dirilis Pada: 07/06/2023

dia menjadi istrinya. Askara ingin Nadia mengingat masa indah mereka b

ajak Askara lalu m

olak Nadia sambil m

Nadia," pinta As

uk ke restoran tersebut. Mereka kini berjarak hanya beberapa langkah. Askara menunggu Nadia

asa itu membuat Nadia semakin sakit. Cintanya mem

ara mengulas senyum saat

adia tega, saat ini juga dia akan menghajar wajah Askara hingga babak belur. Saya

g?" tanya Askara sete

aja," jawab N

" jawab Askara lalu memesanka

niat awal Askara mengajak Nadia jalan berdua. Nadia sendiri, sejak tadi enggan menatap menatap waj

gan bercerai," ujar Askara

ingin bercerai, silahkan tanda tangan

in kita kembali menjadi suami istri," ujar

ke sini hanya untuk meminta kita rujuk. Aku tidak mau, Mas. Aku tetap ingin

sudah datang. Nadia sempat akan meninggalkan tempat itu. Namun

ih dahulu. Aku janji tidak akan memba

sa tidak tahan dengan bau tersebut. Nadia merasa pusing, lalu dia akan m

yang," ucap Askar

dar. Askara mengangkat tubuh Nadia dan membawanya pergi ke

kamu baik-baik saja," ucap Askara

idak akan memaafkan dirinya sendiri. Andai tadi Askara tidak memaksa Nadia untuk ikut bersamanya, mungkin Na

dia di luar ruangan. Merasa menjadi lelaki yang tidak berguna ba

melempar tan

senyum penuh kebahagiaan. Di mana Nadia kini mengandung anaknya. Buah hati yang selama hampir dua tahu

yum ke arah Nadia yang

api dia urungkan karena masih ada perawat di sana. Askara juga mencium kening Nadia,

a Nadia yang masih belum

akan punya anak," jawab

Nadia yang diiringi d

amil." Askara mengel

iambang perceraian, ternyata Tuhan berkehendak lain.

Aku akan tetap melanjutkan perceraian ki

tetapi Nadia sama sekali tidak mengindahkan ucapan Askara. Ada rasa bahagia dan juga sedih sa

cap Askara saat Nad

taksi ini." Nadia masuk ke dalam

selama hamil hingga melahirkan. Jika Nadia nanti tetap ingin bercerai, Askara akan menerimanya dengan lap

*

ujuk Nadia agar mengundurkan perceraian mereka hingga anak mereka lahir demi buah hati mereka. Nadia akhirnya meneri

aat Nadia Nadia menolak karena dia jug

kan naik taksi saja

ki hubungan kita?" tanya Askara

a. Jadi, berhenti membahas hal yang bisa membuatku mengi

a maaf," balas Ask

buru saat Nadia mengangkat telepon dan menjauh dari Askara. Bahkan rasa penasaran pun m

i saat Nadia bersama Askara, sekali saja Nadia tidak pe

ku dalam hatimu, Nadia?" Pertany

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
IPARKU, CANDU SUAMIKU
IPARKU, CANDU SUAMIKU
“Nadia Antika dan Askara Brahma mengarungi bahtera rumah tangga selama kurang lebih dua tahun. Hidup satu atap dengan mertua, membuat Nadia setiap hari harus menahan sakit akibat ucapan yang menyakitkan dari mulut ibu mertuanya tentang dirinya yang berasal dari keluarga miskin dan juga yatim piatu. Akan tetapi, kasih sayang yang tulus dari Askara membuat Nadia mampu bertahan dan yakin terhadap terhadap Askara. Namun, seiring berjalannya waktu, Nadia merasakan keanehan terhadap Askara. Di mana Askara yang selalu memanjakannya dan selalu terbuka, berubah menjadi lebih tertutup dan jarang berkomunikasi dengannya. Apa yang Askara sembunyikan dari Nadia? Mampukah Nadia mengungkap apa yang membuat Askara berubah? Apa yang Nadia lakukan setelah tahu suaminya bermain api dengan adik iparnya sendiri?”
1 Bab 1 Kepergok 2 Bab 2 Talak3 Bab 3 Cerai4 Bab 4 Hamil5 Bab 5 Rujuk6 Bab 6 Pilihan Yang Sulit 7 Bab 7 Kesal8 Bab 8 Kembali Datang 9 Bab 9 Menyesal 10 Bab 10 Hampir Keguguran 11 Bab 11 Fakta Baru12 Bab 12 Jujur Atau Bohong 13 Bab 13 Jengkel 14 Bab 14 Cinta Tak Salah 15 Bab 15 Seperti Sinetron 16 Bab 16 Terserah 17 Bab 17 Tertunda 18 Bab 18 Paket Misterius 19 Bab 19 Pertemuan Terakhir 20 Bab 20 Marah 21 Bab 21 Memutuskan Pergi 22 Bab 22 Sebuah Jebakan 23 Bab 23 Frustasi 24 Bab 24 Nasi Telah Menjadi Bubur25 Bab 25 Menuai Karma 26 Bab 26 Sekelebat Bayangan Wanita 27 Bab 27 Berubah Drastis 28 Bab 28 Hampir Bertemu 29 Bab 29 Rindu 30 Bab 30 Hampir Bertemu 31 Bab 31 Habis Tak Bersisa 32 Bab 32 Hati Tak Bisa Dibohongi 33 Bab 33 Berduaan 34 Bab 34 Tak Ada Harganya Dimatamu 35 Bab 35 Mayang Gila 36 Bab 36 Bertemu Askara 37 Bab 37 Aku Tidak Akan Mengalah 38 Bab 38 Fitnah 39 Bab 39 Kembali Baikan 40 Bab 40 Melahirkan 41 Bab 41 Bikin Baper 42 Bab 42 Bertemu Askara Langsung 43 Bab 43 Dicaci44 Bab 44 Damai45 Bab 45 Mulai Menerima 46 Bab 46 Mengungkapkan Rasa 47 Bab 47 Mendapat Restu 48 Bab 48 Rencana Pernikahan 49 Bab 49 Akhir Bahagia (Tamat)